FF the princess is my girlfriend part 2 (END)

The princess is my girlfriend (Part 2 ) `END`
Cast :
Lee Hye Eun (OC’s)
Lee Hyuk Jae/ Eunhyuk (Super Junior)
Choi Siwon (Super Junior)
And other super junior member
Genre : Romance, humor
Length : Twoshoot
Warning : typos, gaje
Rating : General
Disclaimer : Lee hyuk jae dan Member SJ lainnya, hanya milik Tuhan, super junior, SM ent, keluarganya, dan ELF. Sedangkan OC milik aku. FF ini hasil dari imajinasi otak aku, jadi kalo ada kesamaan alur, tokoh atau apa aja, tolong di maklumkan, hanya kebetulan semata. Aku gak menghasilkan uang dari ff ini, This just FF.
A/N : annyeong *bow*, Kim Okta back.. ini lanjutan dari ff The princess is my girlfriend., dan tentunya masih perlu komen dan masukan dari para Sunbae dan reader skalian. Ok, happy reading..

*Lee Hye Eun POV*
“jangan pernah mendekati Eunhyuk oppa lagi” sebelum aku menjawab aku di dorong dan tercebur ke Sungai, oh tidak, aku tidak bisa berenang. Aku mencoba untuk bergerak ke permukaan, sambil sesekali berteriak “tolong!”.. kurasa nafasku mulai habis, dan semua menjadi gelap.
*Lee Hyuk Jae POV*
Setelah membeli kopi, dan melihat ke tempat Hye Eun, ternyata dia sudah tidak ada, aku melempar pandanganku, dan saat kulihat di sungai aku mendengar orang meminta pertolongan, dan sepertinya suara itu tidak asing lagi bagiku, itu suara Hye Eun! kulihat ia sedang menggapai-gapai permukaan, tanpa pikir panjang akupun langsung terjun ke Sungai. Aku berenang dan menggapai tangan Hye Eun, dan kubawa ia ke tepi sungai. Setelah sampai di tepi sungai akupun merebahkannya, dan Hye Eun pingsan. Akupun memutuskan untuk memberinya nafas buatan, perlahan-lahan wajah kami semakin dekat saat beberapa centi lagi ke wajahnya, tiba-tiba matanya terbuka.. “ommo!” tentu saja aku kaget dan langsung terduduk di tanah.
*Lee Hye Eun POV*
Saat aku membuka mataku, aku melihat wajah seseorang dekat dengan wajah ku, itu Eunhyuk oppa “ommo” dia sepertinya kaget, ia pun terjatuh dan duduk di tanah, tunggu, apa yang aku lakukan disini? Kejadian tadi pun terlintas dibenakku, dan entah mengapa aku sangat takut, akupun langsung memeluk Hyuk oppa. “Hye Eun ah, gwaenchana?” Tanya Eunhyuk sambil mengusap rambutku. “aku takut oppa.” Kataku. Ya, berada di dekatnya aku merasa tidak ada yang perlu aku khawatirkan.setelah ketakutan ku reda, Eunhyuk oppa mengantar ku pulang.
*Lee Hyuk Jae POV*
Setelah mengantar Hye Eun akupun kembali ke Dorm, saat kubuka pintu dorm aku hanya melihat Siwon yang sedang menonton TV. “oso oseyo hyung” kata Siwon, ya, dia memang namja yang baik, dan ramah, bisa kuakui dia lebih tampan dariku. Dan tidak bisa dipungkiri dia memang sempurna, terkadang aku berpikir Hye Eun lebih pantas bersama Siwon, tapi hatiku menolak untuk menyerahkan Hye Eun padanya, aku tidak rela. Akupun duduk di sebelah Siwon. Beberapa menit kami saling diam. “siwon, menurutmu Hye Eun bagaimana?” tanyaku padanya. “eoh? Bagaimana apanya?” Tanya Siwon polos, hhh terkadang dia memang pabo. “maksudku bagaimana perilakunya menurutmu” kataku menjelaskan pertanyaanku. “hmm, Hye Eun? Eoh, menurutku dia yeoja yang baik, polos, glamour, tapi aku tidak suka sifatnya yang suka bermanja seperti itu” jawab Siwon. Yang ada dipikiranku, ‘apa dia mencintai Hye Eun?’. “lalu kau menganggapnya apa?” aku bertanya lagi. “aku kan sudah pernah bilang padamu Hyung, aku hanya menganggapnya sebagai dongsaeng.” Kata Siwon menjelaskan. “tenang saja Hyung, aku tidak akan merebut yeoja-chingu mu itu,” lanju Siwon sambil terkekeh. “ne aku tau” kataku. Mendengar pengakuan Siwon aku sedikit lega karena tau perasaan Siwon pada Hye Eun.
~Esoknya~
Sekarang aku sedang latihan bersama Member lainnya, fiuh melelahkan aku pun meminum minuman ku. saat sedang istirahat,pintu ruangan latihan terbuka, dan seorang Yeoja masuk kedalam nya, itu Hye Eun. “annyeong oppadeul” kata Hye Eun sambil agak membungkuk. “annyeong Hye Eun, ada apa kesini? Pasti mencari Eunhyuk ya? Tuh dia ada disana. “ kata Leeteuk oppa ramah pada Hye Eun sambil menunjuk ku. “ne khamsamnida Oppa” kata Hye Eun lalu menghampiriku. “oppa, kau pasti lelah ya” kata Hye Eun dan dia duduk di sebelahku, lalu mengelap dahiku yang penuh keringat dengan sapu tangannya. “gomawo jagi” kataku. Kulihat pipinya memerah.mungkin dia kaget aku panggil jagi, yah sejak kejadian kemarin dia sudah jarang membicarakan Siwon, apakah ini tandanya dia mulai mencintaiku? Ahh, tidak mungkin kau terlalu percaya diri Eunhyuk.
*Lee Hye Eun POV*
Aku merasa ada yang aneh, hari ini tujuanku ke ruang latihan SJ adalah untuk menemui Eunhyuk oppa, biasanya aku ke Dorm ata ke Ruang latihan SJ untuk melihat Siwon oppa, tapi entah mengapa hari ini berbeda. “gomawo jagi” kata Eunhyuk oppa saat aku mengelap keringat di dahinya, DEG! Perasaan apa ini? Aku tidak tau, dan kurasa wajahnya sudah memerah.. kyaaa menyebalkan sekali. “ada keperluan apa ke sini Hye Eun?, jangan-janga kau merindukan ku ya?” Tanya Eunhyuk oppa, dan kurasa jarak wajah kami sudah dekat sekarang, ‘andwae!!’ aku tidak sanggup apa yang akan terjadi selanjutnya, akupun hanya memejamkan mataku saja. “yak! Eunhyuk kau mau apakan dongsaeng kami? Wha wah Eunhyuk, aku tau kau namja chingunya tapi bisakah kau melakukannya di lain tempat?” kata Heechul oppa tiba-tiba ada di depan kami. Aku pun langsung membuka mataku, dan Eunhyuk oppa hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu. “ani hyung, aku , hanya menggoda nya saja” kata Eunhyuk oppa membela diri. “tidak usah berbohong, aku tau apa yang akan kau lakukan hyung.” Kyuhyun oppa ikut-ikut menyerbu Eunhyuk oppa, Eunhyuk oppa pun menggeleng. Tiba-tiba ponselku bergetar. “yoboseyo..” “ne eomma”.. “arasseo, ne aku akan pulang” eomma menyuruhku pulang karena ada keperluan dan aku buru-buru. “ oppadeul aku harus pergi, annyeong oppa.” Kataku sambil beranjak pergi. Sebelum aku pergi Eunhyuk oppa menahan tanganku. “perlu kuantar?” katanya. “ani, aku sudah membawa mobilku.” Kataku.
@ Hye Eun’s House
“mwo? Ikut eomma ke New York? Shirreo” kataku pada umma, aku tidak ingin meninggalkan korea, tepatnya Eunhyuk oppa. Umma ingin aku ikut dengannya ke New York, walaupun hanya 2 minggu tapi bagiku itu lama. “ ayolah Hye Eun, kalau tidak eomma tidak akan membiarkanmu keluar dari rumah ini selama seminggu.” Ancam eomma ku. “asshhhh jinjja, baiklah aku ikut.” Kataku akhirnya. Setelah masuk ke kamar aku mengetik pesan pada Eunhyuk oppa tentang kepegianku.
To : Eunhyuk oppa
Oppa, ottohke? Aku harus pergi ke New York besok.
Lalu aku memencet tombol Send. Tak lama kemudian ada pesan masuk di ponselku.
From : Eunhyuk oppa
Wae? Kenapa tiba-tiba?
Akupun pun membalasnya
To: Eunhyuk oppa
Aku disuruh eomma ku. Hh menyebalkan sekali.
From Eunhyuk oppa
Baiklah, kau harus turuti permintaan eommamu,berapa lama kau di New York?
To : Eunhyuk oppa
2 minggu
From : Eunhyuk oppa
Lama sekali, aku pasti merindukanmu 
To : eunhyuk oppa
Na do oppa.
Aku mengetik pesan itu memang berdasarkan hatiku. Bahkan sekarang aku sudah menganggap Eunhyuk oppa adalah Namja-chingu asliku. Apa aku jatuh cinta pada Eunhyuk oppa? Akupun langsung menjitak kepalaku sendiri karena pikiran bodoh itu.
*Lee Hyuk jae POV*
From : Hye Eun
Na do oppa
Apa? Na do? Benarkah dia akan merindukan ku? Rasanya hatiku sedang melompat-lompat gembira sekarang. Aku tidak menduga ini. 2 minggu tidak bertemu Hye Eun, kurasa cukup berat bagiku. Walaupun aku hanya namja-chingu bohongannya, tapi aku sudah merasa dia Yeoja-chingu asliku. Aku pun berniat untuk bercerita pada Donghae. Kini Donghae sedang memandang laptopnya dan terkadang mengetik sesuatu. “ Donghae, apa menurutmu Hye Eun mulai mencintaiku?” tanyaku pada Donghae. “menurutku iya” jawaban Donghae membuatku menjadi senang. “jinjja” kataku kurang yakin. “jinjja, dari gerak-geriknya sepertinya dia sedang tidak berpura-pura.” Kata Donghae dengan wajah serius. “hyuk, sebaiknya kau nyatakan saja perasaanmu yang sebenarnya” kata Donghae memberi saran. Dan hatiku mengiyakan apa yang dikatakan Donghae. “tapi aku tidak tau caranya bagaimana menyatakan perasaanku padanya.” Lalu donghae pun membisikkan sesuatu padaku. “wah.. idemu benar-benar bagus. Gomawo Donghae” kataku sambil memeluknya, “yak! Sudah lah, lepaskan aku, aku tidak bisa bernapas. “ kata Donghae. “hehehe miyan.” Dan Donghae pun melanjutkan kegiatannya.
*Lee Hye Eun POV*
Ini sudah hari ke 7 aku ada di New York. Tak bisa kupungkiri aku merindukan Eunhyuk oppa, bukan Siwon oppa. Aku rasa aku mulai mencintai Eunhyuk oppa. Akupu mengetik pesan di ponselku.
To : eunhyuk oppa
Oppa, apa kabar? Bogoshippoyo
Lalu ku tekan tombol ‘send’, hampir setengah jam kutunggu balasan dari Eunhyuk oppa, namun hasilnya nihil, Eunhyuk oppa tidak membalas pesanku, dan ketika ku telfon, ponselnya tidak aktif. Hhh jinjja.
~one week later~
@Seoul
Aku baru saja pulang ke Korea, dan tujuanku langsung menuju Dorm SJ, aku sangat merindukan Eunhyuk oppa, dan sampailah aku di Dorm tujuanku. Saat sudah sampai di depan pintu Dorm aku mendengar suara Eunhyuk oppa dari luar “saranghe” begitu kata yang ku dengar. DEG! Mwo? Eunhyuk oppa mengucapkan kata Saranghe? Dan kudengar sebuah suara, dan sepertinya suara yeoja. “na do oppa, na do saranghaeyo”, tak terasa air mataku jatuh, aku merasa seperti ditusuk oleh pedang. Hatiku sangat sakit, dan tiba-tiba pintu itu terbuka, dan yang membuka pintu adalah Eunhyuk oppa. Dia membelalakkan matanya, ketika melihatku. “Hye Eun? “ katanya, dan tak lama kemudian keluarlah seorang yeoja. Dia kan,Sooyoung? Oh jadi dia yeoja-chingu baru nya. hatiku benar-benar sakit. “hmm miyan oppa, aku menganggu kalian annyeong” kataku lalu pergi.
*Lee Hyuk Jae POV*
Aku mengundang Sooyoung ke Dorm karena aku ingin latihan menyatakan perasaan ku pada Hye Eun, dan siapa sangka tiba-tiba Hye Eun ada di depan pintu, dan parahnya lagi dia mengira aku menyatakan perasaaanku pada Sooyoung. Ini semua salahku, aku lupa kalau hari ini dia akan pulang dari New York. “miyan oppa, karena aku, kau dikira berselingkuh.” Kata Sooyoung. “ah, aniyo, ini salahku, kau tidak perlu minta maaf.” Kataku. “baiklah oppa, aku harus kembali ke Dorm. Annyeong” kata Sooyoung. Akupun mencoba mencari Hye Eun, mungkin dia ada di Taman.
*Lee Hye Eun POV*
Tujuan ku adalah ke Taman. Setelah duduk di taman tempat biasa aku duduk, aku menangis, aku mengingat betapa baiknya Eunhyuk oppa padaku, dan bayangan kata-kata Sranghe Eunhyuk oppa kepada Sooyoung . aku kembali menangis, dan tiba-tiba ada seorang namja yang berdiri di depan ku, kuharap itu Eunhyuk oppa, setelah aku mendongakkan kepalaku, ternyata itu Siwon oppa. “ yak! Hye Eun apa yang kau lakukan? Hey, kau menangis?” katanya lalu duduk di sebelahku, akupun tidak bisa menahan air mataku “huweee” akupun memeluknya. Dan Siwon oppa mengelus rambutku. “siapa yang berani membuatmu menangis eoh? Eunhyuk hyung kah?” Tanya Siwon oppa, akupun melepas pelukannya lalu menangguk.” Sudahlah, uljima’ katanya sambil mengusap air mataku. “sekarang ceritakan masalahmu Hye Eun.” Kata Siwon oppa. Akupun menceritakan semua yang terjadi, setelah selesai, Siwon oppa malah tertawa, “wae oppa?” kataku. “kau ini, kau tidak tau? Sooyoung itu teman Eunhyuk waktu mereka TK, jadi mereka memang bersahabat. Dan setau ku, mereka tidak pernah ada rasa suka satu sama lain,sudahlah, kau dengarkan saja penjelasan Eunhyuk hyung, siapa tau kau salah sangka.” Kata Siwon oppa menasihatiku.dan kuharap iya. Setelah merasa baikkan aku pun pulang.
*Lee Hyukjae POV*
Tenyata benar dia ada di taman, tapi mengapa ada Siwon di sampingnya? Dan tunggu, mereka berpelukan? Hatiku sangat sakit melihatnya, dan akupun memutuskan pulang ke Dorm.
~night~
Siwon masuk ke Dorm. Dan dia menghampiriku lalu duduk di sebelahku. “hyung, sepertinya kau harus menjelaskan semua pada Hye Eun?” katanya dengan mimic wajah serius. “ne, aku memang akan melakukannya tapi kau datang duluan.” Kataku agak ketus. Dia malah tertawa. “jadi kau cemburu padaku hyung?hahhaha, sudahlah hyung, aku hanya menganggapnya sebagai dongsaeng.” Kata Siwon. “Jinjja?” kataku meyakinkan. “ne. jaga dia dengan baik ya hyung” katanya lalu pergi ke kamarnya. Sesampainya di kamar aku mengetik pesan di ponsel ku.
To : Hye Eun
Hye Eun, kurasa kita harus bertemu, kita harus bicara.
Beberapa menit kemudian ada pesan masuk
From : Hye Eun
Ne, onje? Odi?
To : Hye EUn.
Besok, jam 4 sore Di taman biasa saja, otthe?
From: Hye Eun
Baiklah. Jalljayo oppa
To : Hye Eun
Do jalljayo
Fiuhhh aku kira Hye Eun akan marah padaku. Akhirnya aku bisa tidur dengan tenang.
*Lee Hye Eun POV*
Setelah Siwon oppa, menjelaskan tentang Sooyoung dan Eunhyuk oppa, aku tidak marah lagi. Yah, ini memang salahku yang salah paham terhadap mereka. Sudahlah aku harus tidur sekarang.
~Morning~
@Park
Aku sedang menunggu EunHyuk oppa, di taman ini kami sering menghabiskan waktu bersama. Taman ini mempunyai banyak kenangan, saat mengingat kenangan ku bersama Eunhyuk oppa, tak terasa, aku tersenyum. Dan tiba-tiba ada yang menutup mataku dari belakang, namun kurasa aku tau tangan siapa ini.. “Eunhyuk opppa, sudah hentikan, aku tau ini kau” kataku. Dan tangan itu pun mulai terbuka (tidak menutupi mataku lagi). “woa, kau sudah hapal tangan ku ya” kata Eunhyuk oppa, kami pun terkekeh. “Hye Eun, aku mau menjelaskan yang kemarin. Yang kemarin itu kau salah paham. Sooyoung itu hanya Sahabatku, dan tidak lebih. Lalu pada siang itu aku sedang latihan untuk drama musical ku, karena kalau berlatih dengan namja rasanya aku kurang menghayati.” Katanya lalu tersenyum. “kau tidak marahkan jagi?” katanya sambil tetap tersenyum. “mwo? Aniyo, aku tidak marah, hey disini tidak ada Siwon oppa, tidak usah memanggil dengan kata ‘jagi’ “ aku memprotes, walau dalam hati aku senang hihihihi. Dan Eunhyuk oppa pu merangkulku. “jinjja? Lalu mengapa kemarin kau menangis” kata Eunhyuk oppa, aishh dia ini, kenapa suka sekali menggoda ku. “a..aniyo, itu tidak benar. Kemarin aku kelilipan” kataku berbohong.
*Lee hyuk Jae POV*
Aku berhasil mencari alas an untuk kejadian kemarin, sebenarnya bukan itu alas an nya, kemarin itu aku sedang berlatih untuk menyatakan perasaan ku pada Hye Eun, tapi aku tidak ingin dia langsung mengetahuinya. Dan rencananya malam ini aku akan berkencan dengan nya dan aku akan menyatakan perasaan ku padanya .akupun bersiap untuk memberitahunya.” Hahaha sudahlah, Hye Eun.” Aku memanggilnya. “hmm?” dia menoleh kea rah ku “ maukah kau kencan denganku malam ini?” dia pun tampak kaget, dan beberapa lama kemudian dia mengangguk, dan kulihat pipinya bersemu merah. “ baiklah nanti akan kujemput.” Akupun melihat jam tangan ku, hari ini aku ada siaran di Sukira. “ Hye Eun, aku ada siaran di Sukira, ingat ya nanti malam dandan yang cantik ok? Annyeong” kataku lalu pergi.
*Lee Hye Eun POV*
Aku senang sekali, Eunhyuk oppa mengajakku kencan. Aku ingin terlihat cantik malam ini, akupun langsung masuk ke mobil dan pergi ke Salon dan setelah itu aku akan pergi ke Butik-Butik mahal di seoul.
~night~
Aku sudah di rumah, dan aku sudah siap dijemput Eunhyuk oppa, kini rambutku diikat kesamping kanan dan dibuat ikal. Sedangkan untuk dress, aku memakai dress selutut berwarna blue sapphire dan sepatu highheels 5 cm. Yah aku mempersiapkan semua ini demi kencan ku malam ini. Dan kudengar klakson mobil di depan rumah ku, akupun langsung keluar dan menemui Eunhyuk oppa.
@Restaurant
*Lee Hyuk Jae POV*
Sesampainya disana aku menutup mata Hye Eun dengan sehelai kain. “oppa kenapa mataku ditutup?” Tanya Hye Eun, aku yang sedang sibuk mengikat kain itu menjawab “aku akan memberimu kejutan, jadi kututup matamu, kau hanya perlu menggenggam tanganku agar kau tau arah dan tidak terjatuh.” Lalu iapun mengangguk menuruti perintahku. Aku pun menggenggam tangannya menuju balkon atas Restaurant ini. Setelah sampai di ujung balkon, akupun bersiap membuka kain di matanya. “nah, kita sampai, sekarang aku akan membuka matamu. Kataku . lalu aku mulai menghitung. “hana.. dul.. set” dan kain itu terbuka.
*Lee Hye Eun POV*
“hana.. dul.. set” Eunhyuk oppa membuka kpenutup mataku, dan pemandangan yang kulihat adalah danau di bawah Restaurant ini dipenuhi dengan lilin – lilin yang membentuk kata ‘ ❤ Hye Eun’ ini benar-benar indah. Dan sangat romantic. Akupun menoleh kepada Eunhyuk oppa yang sedang tersenyum. Lalu dia menggenggam tanganku, dan tangan satunya lagi menggenggam setangkai bunga Mawar. “ Hye Eun, Saranghe. Maukah kau menjadi Yeoja chinguku, aku tak bisa hidup tanpamu, aku memang tidak lebih tampan dan kaya dari Siwon, tapi aku benar-benar mencintaimu Hye Eun.” Aku hanya bisa mematung mendengar pengakuannya. “ambil Mawar ini jika kau menerima ku, tapi jika tidak kau bisa membuangya. Tapi aku sangat berharap kau menerimanya.” Kata Eunhyuk oppa dan dia terlihat gugup menunggu jawabanku, kalian pasti sudah tau kan jawabanku? “miyan oppa” kataku mengambil mawar itu lalu membuangnya. Dan seketika ekspresinya berubah menjadi sedih. “aku tidak bisa..” kataku dan kulihat dia hampir menangis, oh,, andwae! “aku.. tidak bisa menolak mu.” Kataku, lalu akupun memeluknya. Dia langsung terlihat kaget “ jinjja, nan jeongmal saranghaeyo Hye Eun” kata Eunhyuk oppa. “na do saranghaeyo oppa.” Kataku sambil tetap memeluknya. “keunde, kenapa kau membuang mawarnya Hye Eun?” katanya. Lalu akupun tertawa. “hahahahaha oppa,aku tidak membutuhkan bunga mawar itu tapi aku hanya membutuhka cintamu.“ kataku. “tapi setidak nya kan kau bisa menyimpannya” melihat ekspresi Eunhyuk oppa seperti itu aku merasa bersalah padanya.
*Lee Hyukjae POV*
“tapi setidaknya kau bisa menyimpannya.” Kataku sedikit murung, lalu tiba-tiba Hye Eun mendekat dan
Cup!
Dia mencium pipi ku, lalu dia tersenyum malu. “miyan oppa.” Katanya, lalu dia pun berlari kecil sambil tertawa. “hey Hye Eun, kau sudah berani mencium pipiku.” Kataku sambil tertawa. “ biarlah, oppa kan namja chinginguku.” Katanya akupun mengejarnya lalu berhenti sebentar. “aku tidak suka dicium oleh mu” kataku. “wae?” tanyanya penasaran. “iya kenapa kau menciumku disini?” Tanya ku sambil menunjuk pipiku. “harusnya disini” kataku sambil menunjuk bibirku. Akupun tertawa. “Yak! Oppa yadong! Shirreo” katanya. Lalu kamipun berdiri di dekat balkon. Dan aku berteriak. “Hey semuanya!!! Princess ini adalah pacarku!!!” kataku lalu tersenyum lebar. “oppa, apa yang kau lakukan.?” Katanya. “tidak apa hanya memberi pengumuman bahwa kau milikku, dan tidak ada yang boleh merebutnya dariku” kataku. Lalu dia mendekat ke arahku. Dan
Cup!
Dai mencium ku lagi, tapi kali ini di bibirku, walaupun hanya Kisseu singkat “kenapa singkat sekali” protesku. “oppa, aku kan sudah menciummu masih saja protes” kata Hye Eun pura-pura marah. Akupun langsung memeluk nya dari belakang. “hahaha miyan, gomawo jagi, saranghaeyo” kataku sekali lagi mengucapkan kata itu. Dan akhirnya kamipun memakan makanan yang telah kupesan senelum kesini.
#EPILOG#
5 namja sedang serius menyaksikan Eunhyuk dan Hye Eun. Ya, mereka memang mengetahui rencana ini dari Donghae karena keceplosan. “wahh kenapa singkat sekali” kata Shindong saat menyaksikan adegan kisseu itu, “yak kau ini, memang mau berapa lama hah?” kata Siwon. “hey sudah diam nanti kita ketahuan.” Kata Leeteuk. Tanpa Eunhyuk sadari Hyung dan Dongsaengnya sedang menyaksikan mereka, dan mengetahi mereka baru menjadi sepasang kekasih hari ini. Dan penyebabnya adalah Couple nya sendiri. ‘Donghae’. “Hyuk miyanhe” kata Donghae dalam hati
~END~

Iklan

FF the princess is my girlfriend

The princess is my girlfriend (Part 1)

Cast :

Lee Hye Eun (OC’s)

Lee Hyuk Jae/ Eunhyuk (Super Junior)

Choi Siwon (Super Junior)

And other super junior member

Genre : Romance, humor

Length : Twoshoot

Warning : typos, gaje

Rating : General

Disclaimer : Lee hyuk jae dan Member SJ lainnya, hanya milik Tuhan, super junior, SM ent, keluarganya, dan ELF. Sedangkan OC milik aku. FF ini hasil dari imajinasi otak aku, jadi kalo ada kesamaan alur, tokoh atau apa aja, tolong di maklumkan, hanya kebetulan semata. Aku gak menghasilkan uang dari ff ini, This just FF.

A/N : annyeong *bow*, Kim Okta back.. this my 3rd ff, dan tentunya masih perlu komen dan masukan dari para Sunbae dan reader skalian. Ok, happy reading..

*Author POV*

Lee Hye Eun adalah seorang anak dari pemilik SM ent, yaitu Lee soo man. Dan siapa yang tidak tau SM ent? SM ent adalah label tempat bernaungnya BB dan GB yang terpopuler di Asia, bahkan mancanegara, misalnya, Super Junior, SNSD, SHINee, f(x) dan lainnya. Lee Hye Eun dari kecil sudah terbiasa diperlakukan seperti Princess. Ya, Dia bisa mendapatkan apa saja yang dia mau. Kalau soal bertemu dengan artis-artis dibawah naungan SM ent. Sangat mudah bagi Hye Eun, ia tinggal datang sesuka hati nya. Hye Eun kuliah di Inha University, dia satu universitas dengan super junior’s Siwon. Dia Hoobae nya Siwon di Inha University.  Hye Eun mencintai Siwon, namun Siwon hanya menganggapnya sebagai dongsaeng saja. Yah bisa dibilang cinta Hye Eun bertepuk sebelah tangan. Tapi Hye Eun tidak menyerah, dia sering datang ke Dorm Super Junior untuk dekat dengan Siwon, namun tetap saja Siwon tidak menggubrisnya. Seperti saat ini.

*Lee Hye Eun POV*

Aku sedang menuju dorm super junior saat ini. Aku tahu hari ini mereka sedang tidak ada jadwal, maka aku berencana kesana dan membawa makanan yang cukup banyak. Setelah sampai di depan dorm suju, akupun memencet bel. Tak lama kemudian Siwon oppa membukakan pintu untukku. “oppa” kataku langsung memeluknya, diapun membalas pelukan ku. “ayo Hye Eun masuk ke dalam, eh? Kau membawa apa?” Tanya Siwon oppa, sambil menunjuk beberapa kantong yang dibawa asisten ku. “ah, itu hanya beberapa makanan untuk kalian “  kataku lalu masuk ke dalam dorm suju, aku sudah biasa ke sini. “annyeong oppadeul” kataku menyapa member suju, ya, di depan tv sedang ada Eunhyuk oppa, Donghae Oppa, dan Leeteuk oppa. “Hye Eun-ah. Annyeong” sapa mereka ketika menyadari kehadiran ku. “ kemana yang lain?” tanyaku sambil mencari keberadaan member lain “ah, Ryeowook sedang jalan-jalan bersama Yesung. Sungmin sedang di kamar mandi, Kyuhyun pastinya sedang berpacaran dengan PSP nya” jawab Donghae ringan, tiba-tiba Shindong oppa datang. “howah, Hye Eun kau membawa spaghetti ya?” kata Shindong oppa to the point. “ne” jawabku, “wah, gomawo Hye Eun, aku juga sedang lapar, karena wookie lagi jalan-jalan jadi ga ada yang masak deh, wah jeongmal gomawo” kata Shindong oppa girang, lalu membawa plastik-plastik itu ke meja makan. Akupun duduk di sofa, sambil menonton tv bersama yang lain. Disampingku ada Eunhyuk oppa. “Hye Eun aku pergi dulu ya, aku ada jadwal sebentar. Annyeong” kata Siwon oppa lalu pergi dari dorm ini. Hh, padahal tujuanku kesini ingin bersama Siwon oppa, tapi kalau aku pulang, aku bosan, lebih baik disini ber sama oppadeul.

*Siwon POV*

Aku malas kalau ada Hye Eun, pasti dia akan bermanja-manja dengan ku, aku tidak nyaman dengan kelakuannya itu. Lebih baik aku keluar saja, berpura-pura ada jadwal. “Hye Eun, aku pergi dulu ya, aku ada jadwal sebentar, annyeong” kataku sambil beranjak pergi dari Dorm.

*Lee Hye Eun POV*

Tiba-tiba handphone Leeteuk oppa bordering “yoboseyo?,……..” “ah, arra, tunggu ya” kata Leeteuk oppa sambil menutup pembicaraan di handphone. “ Ryeowook dan Yesung minta dijemput di kedai Handel and Greetels, aku pergi dulu ya” kata Leeteuk oppa. “ne hati-hati oppa” kataku, kulihat dibawah, Donghae oppa sudah tertidur, kami –aku dan Eunhyuk oppa-  saling bertatapan geli melihat Donghae oppa tertidur pulas, akhirnya Eunhyuk oppa beranjak dari duduk nya, dan menhampiri Donghae oppa. “yak Donghae, irreona, kalau mau tidur, di kamar saja, kau ini, lihat liurmu tesebar dimana-mana” kata Enhyuk oppa sambil menggoyang-goyangkan lengan donghae, dan berhasil,”ne aku pindah,” Dongahe oppa pindah ke kamarnya. Dan sekarang tinggalah aku dan Eunhyuk oppa. Setelah 10 menit menonton tv dalam diam seperti ini aku merasa bosan, eh? Kenapa EunHyuk oppa melihatku ? “kau bosan ya?” tanya Eunhyuk oppa, “ Ne, oppa. “ jawabku sambil cemberut. “Hye Eun jangan cemberut. Nanti cantiknya hilang loh?” kata Eunhyuk oppa sambil menjawil daguku. “hahahaha jinjja?”  kataku tertawa  “ jinjja. Kalau begitu ayo kita jalan-jalan. Kau mau kemana?” Eunhyuk oppa menawariku jalan-jalan. “ hmm, baiklah, kita ke mall ya, aku mau shopping.” Jawabku semangat. “ ok, khalkayo” kata Eunhyuk oppa.

*Lee Hyukjae POV*

Akhirnya aku bisa jalan-jalan dengan Hye Eun, ya, aku menyukai nya, bahkan aku menyayanginya. Bukan karena dia anak pemilik SM ent, tapi memang aku menyukainya. Meskipun aku tau dia menyukai Siwon, tapi aku tidak akan menyerah. Dan disinilah aku dan Hye Eun sekarang, di sebuah Mall di Seoul. Aku sudah memakai berbagai penyamaran seperti kacamata, dan syal yang menutupi mulutku. Yah memang harus kuakui, aku agak menyesal untuk mengajaknya jalan-jalan ke mall, kau tau? Dia seperti terhipnotis oleh barang-barang disini. Entah sudah berapa banyak barang yang sudah ia beli.”oppa, kau cape?”  tiba-tiba Hye Eun ada di depan ku. “eoh? Sebenarnya iya”  jawabku jujur. “hmm sudah kuduga, baiklah ayo kita balik ke dorm oppa, asisten Oh, taruh belanjaanku di mobil ya” katanya memerintah asistennya lalu menggandengku. Aku senang sekali “hmm,bagaimana kalau kita ke taman saja. Di Dorm kita pasti bosan” usulku, yah, kalo balik ke dorm, aku tidak bisa berduaan dengan nya lagi. “ hmm bukan ide yang buruk, kajja” katanya seraya berjalan. Hahaha dia benar-benar manis. Tak terasa aku tersenyum.

 # at Park #

“oppa, bolehkah aku bercerita padamu?” Tanya Hye Eun padaku, kini dia sedang menyenderkan kepalanya di bahuku. “ne, tentu saja, kau mau cerita apa?” tanyaku lembut. “kau tau oppa? Aku menyukai Siwon oppa, ah, ani, aku mencintai Siwon oppa, tapi sepertinya dia tidak.” Katanya sambil menunjukan wajah kecewa. “hmm, ne aku tau kau mencintainya. Siwon itu bukan tidak mencintaimu. Dia mencintaimu kok, tapi mungkin mencintai seperti oppa pada dongsaeng” kataku menjelsakan, lalu dia mengerutkan keningnya dan mengangkat kepalanya dari bahuku, dia duduk seperti biasa. “keunde oppa, aku mencintainya seperti yeoja pada namja” katanya menatapku. “ Hye Eun apa kau tau apa itu cinta?” dan ia tidak menjawab, dia malah termenung.

*Lee Hye Eun POV*

“ Hye Eun apa kau tau apa itu cinta?” Tanya Eunhyuk oppa padaku. Aku baru menyadarinya, aku tidak tau apa yang dimaksud cinta?  Dan yang aku pikirkan sekarang apa aku mencintai Siwon oppa? Diriku menjawab ‘ya’ tapi hatiku tidak yakin, entahlah,selama ini aku menyukai Siwon oppa karena dia tampan, tinggi, pintar, dan dia dari keluarga terpandang. Apa itu cinta? “ Hye Eun? Kenapa melamun?” Tanya Eunhyuk sambil mengibaskan tangannya di depan wajahku, “eoh? Gwaenchana oppa, aku baru menyadari betapa bodohnya aku, bahkan aku tidak tau apa itu cinta?” kataku jujur, lalu kembali menyenderkan kepalaku di bahu Eunhyuk oppa. “cinta adalah ketika kau menerima semua sifat yang ada pada diri seseorang, entah itu kebaikannya maupun keburukannya.” Kata Eunhyuk oppa, sambil menghela napas, dan melanjutkan perkataannya “ cinta bukan hanya melihat dari fisik atau status sosialnya, tapi semua yang ada pada dirinya, dirinya yang apa adanya” katanya lalu tersenyum padaku. Berarti perasaanku pada Siwon oppa bukan cinta? Lagi-lagi aku bertanya, ingin aku menanyakan jawaban dari semua ini, tapi hanya aku yang bisa menjawab pertanyaan ini. Tapi hatiku ingin sekali mendapatkan Siwon oppa. Akhirnya sebuah ide muncul di otaku. “oppa maukah kau membantuku?” tanyaku pada Eunhyuk oppa. “tentu, everything for you” katanya, akupun tersenyum. “ oppa, maukah kau menjadi namja-chinguku?” sudah kukira reaksinya akan seperti itu.

*Lee Hyuk Jae POV*

“ oppa, maukah kau menjadi namja-chinguku?” Tanya Hye Eun dengan wajah Innocent, ini seperti mimpi, tak terasa mataku membulat, dan mulutku menganga, aku shock sekaligus gembira. “iya, namja chiingu ku, tapi hanya namja-chingu bohongan, kita bersandiwara menjadi sepasang kekasih, aku ingin melihat apakah Siwon oppa akan cemburu padaku?” lanjutnya dengan wajah Innocent lagi. Setelah terbang ke langit  lalu terjun ke bumi dan masuk ke neraka. Itulah yang kurasakan, dan kurasa mataku memanas, oh andwae, jangan menangis di depannya pabo! Aku berteriak dalam hati, aku harus tegar, toh ini akan membuatnya senang. “n..ne, aku akan membantumu Hye Eun”. Dan dia langsung memelukku. “ gomawo oppa, saranghe” katanya padaku, ya aku tau kata ‘saranghe’ itu, seperti ucapan dari dongsaeng kepada oppa. aku rasa dia bahagia sekarang, meskimembantunya sama seperti mebunuh diriku sendiri secara perlahan, tapi, demi Hye Eun, aku akan melakukan nya.

# night at Dorm #

Aku sudah mengantar Hye Eun ke rumahnya, dan kini aku baru memasuki dorm dan langsung menuju kamarku dan Donghae. Namun kuurungkan ketika mencium bau makanan dari dapur “wookie, kau masak apa?” tanyaku dan wookie langsung menoleh padaku. “ah, hyung, kau sudah pulang? Aku sedang memasak Ramyeon”  kata wookie sambil melanjutkan masak nya. “aku mau juga dong wookie” kata Eunhyuk dan langsung duduk di meja makan. “ne chamkamman” kata wookie.

*Author POV*

 5 menit kemudian ramyeon ala Chef Wookie, sudah tersedia di meja makan “ jal makgetsemnida”. Eunhyuk langsung menyantap ramyeon itu tanpa ampun (?) , tidak sampai 5 menit ramyeon itu sudah habis  *buset dah,Hyukkie oppa, laper apa doyan?* sementara wookie, makan dengan tenang. “wookie, boleh aku bertanya?” Tanya Eunhyuk. Wookie hanya mengangguk. “ jika kau menyukai seorang yeoja, tapi yeoja itu menyukai orang lain, lalu dia meminta mu untuk membantunya mendekati namja yang ia suka, lalu kau membantunya, menurutmu bagaimana?” Tanya Eunhyuk bercerita panjang lebar. “hmm, jadi maksudmu cinta segitiga? Ah, kalau aku namja itu, aku tidak akan membantunya, tapi aku akan membuatnya mencintaiku, dan menyingkirkan namja itu.” Kata wookie santai. Lalu Eunhyuk menjitak wookie. “yak! Appo hyung! Aku kan menjawab pertanyaanmu” protes wookie. “ne kau memang menjawab tapi jawabanmu tidak bermutu, itu namanya egois kau tau?” Eunhyuk mulai menasihati wookie. “yang penting kan aku menjawabmu hyung” kata wookie lalu melanjutkan makannya, Eunhyuk pun menggelengkan kepalanya, dan memilih untukpergi ke kamarnya dan donghae. Ternyata di kamar, Donghae sedang membaca komik onepiece milik Eunhyuk. “hyukkie, selamat datang” kata Donghae menoleh pada Eunhyuk. “ne” kata Eunhyuk lalu langsung tiduran di ranjangnya, melihat ekspresi Eunhyuk yang agak murung donghae pun bertanya. “hyukkie? Waeyo? Ada masalahkah? Ceritakan saja padaku” kata donghae lalu duduk di sebelah ranjang Eunhyuk “aniyo, gwaenchana” kata Hyukkie, seperti biasa dia menolak untuk curhat pada couplenya ini. “hyukkie, kau selalu begitu, ayolah, akukan couplemu.” Kata Donghae menyenggol-nyenggol lengan Eunhyuk, dan akhirnya Eunhyuk pun menceritakan semuanya pada Donghae, termasuk tentang dia menyukai Hye Eun. “kau benar mencintainya hyuk?” Tanya Donghae tak percaya. “ ne, “ kata hyukkie sambil meanghela napas. “ ottohke?” katanya, “baiklah, ambil sisi positif nya hyuk, meskipun kau hanya menjadi namja-chingu bohongannya, kau bisa lebih dekat dengannya, anggaplah bahwa dia yeoja-chingu nyata mu. Dan berilah dia perilaku yang baik, hingga akhirnya dia akan luluh padamu, tunjukan kau lebih pantas dari Siwon.”jelas donghae, dan Eunhyuk megangguk setuju.

*Lee Hyuk Jae POV*

Donghae benar, semua yang dikatakan Donghae memang benar. “ kau benar hae,oh gomawo hae, kau memang couple ku” kataku kegirangan sambil memeluknya.

# Esoknya #

“jagiya, irreona, ini sudah siang.” aku mendengar suara Hye Eun, apa aku masih bermimpi? Akupun membuka mataku. Aku membelalakkan mataku, kenapa Hye Eun ada disini? “ Hye Eun apa yang kau lakukan disini?” tanyaku sambil duduk. “ untuk membangunkan mu tentunya” katanya sambil tersenyum. “sudahlah,oppa  mandi sana. Semua sudah di ruang makan, aku akan menunggumu di meja makan ya, ppali” katanya lalu pergi. Akupun pergi mandi, tetapi masih memikirkan kejadian tadi, mwo? Hye Eun memanggilku jagiya? Mungkin otakku sudah rusak pikirku, setelah mandi, aku bergegas ke meja makan, dan aku duduk bersebelahan dengan Hye Eun, di depan ku ada Siwon yang sedang makan dengan santai. Tiba-tiba Hye Eun berdiri. “oppadeul, aku ingin memberi pengumuman.” Kata Hye Eun, aku tak mengerti apa yang akan dia lakukan lalu dia menolehku dan mengedipkan 1 matanya. “mulai hari ini, aku dan Eunhyuk oppa adalah sepasang kekasih. “ katanya. Aku hanya melongo mendengar perkataannya. Hyungdeul dan dongsaengku langsung bersorak, dan satu-persatu mengucapkan selamat pada Hye Eun dan aku.

*Lee Hye eun POV*

. “mulai hari ini, aku dan Eunhyuk oppa adalah sepasang kekasih. “ kataku, dan oppadel bersorak, kulihat Eunhyuk oppa melongo, dan yang kulihat sekarang adalah Siwon oppa, dia terlihat teang-tenang saja, malah tampak tersenyum, aku kecewa, tidak ada raut cemburu di wajahnya, namun aku tidak menyerah sampai sini. “chukkae, hyuk. Wahhh, kau harus menjaga dongsaeng ku dengan baik ya” kata Siwon oppa pada Eunhyuk oppa, Eunhyuk oppa masih terlihat shock. Lalu setelah itu kami pun melanjutkan makan nya. aku pun masih penasaran dengan Siwon oppa. “oppa, aaaaa” kataku sambil menyuapkan bubur ke mulut Eunhyuk oppa, Eunhyuk oppa pun hanya menurut. “yaa, oppa, berantakan tuh” kataku sambil mengelap mulut nya dengan tisu. Dan aku kembali menoleh ke Siwon oppa. Tapi tetap saja, tidak terlihat raut cemburu di wajahnya, ia malah tertawa melihat tingkahku.setelah selesai makan akupun pergi ke sebuah taman dekat dorm suju. Saat sedang duduk sendiri, kata-kata Eunhyuk oppa kembali terngiang di telingaku. “Siwon itu bukan tidak mencintaimu. Dia mencintaimu kok, tapi mungkin mencintai seperti oppa pada dongsaeng”, hhh, aku menghela nafas, untuk menghilangkan rasa yang aku tidak tau ini. Tiba-tiba di depan ku berdiri seorang namja, akupun menolehkan kepalaku. “oppa” itu Eunhyuk oppa, ya, oppa yang selalu ada memang hanya Eunhyuk oppa. Lalu dia duduk di sebelahku. “apa yang kau lakukan?” Tanya Eunhyuk oppa. “aniyo, hanya mencari udara segar” kataku bohong. “ah, jadi menurutmu udara di dalam Dorm suju itu tercemar?” katanya sambil hamper terkekeh. “akan kuadukan ini pada Leeteuk hyung” kata Eunhyuk oppa. “hahaha aniyo, aku tidak bilang  begitu kau yang bilang oppa” kataku membela diri, yah, dekat dengan Eunhyuk oppa, bisa membuatku melupakan sejenak beban dipikiran ku. “ohya, yang tadi pagi itu hanya sandiwara ya?” Tanya Eunhyukoppa.”ne” kataku, lalu Eunhyuk oppa pun hanya ber oh ria sambil mengangguk.

*Lee Hyukjae POV*

sudah kuduga, ia hanya sandiwara. Daripada berada di taman seperti ini, membosankan. Lebih baik, jalan-jalan, tapi bukan shopping tentunya. “hei, kau mau es krim?.” Kataku. “eoh? Es Krim?? Aku mau.”  katanya, dan dia tersenyum. “ok, kajja” kataku, lalu dia menggandeng tanganku. Sebelumnya seperti biasa aku memakai alat penyamaranku, setelah selesai akupun memasuki kedai es krim itu, aku memesan rasa strawberry dan Hye Eun memesan rasa Coklat. Setelah mendapat es krim kami pun duduk di sebuah kursi dan menikmati es krim masing-masing. Setelah selesai memakan es krim. “hmm, jeongmal mashida” kata Hye Eun, haha lucu sekali dia, dia meninggalkan bekas es Krim di bibirnya. “hahahahahhahaa” tawaku memecah. “wae oppa?” Tanya Hye Eun Innocent. Akupun mengambil tisu dan mengelap bibirnya “kau meninggalkan sisa es krim di bibirmu jagi” kataku. Kulihat wajahnya sedang memerah. Eoh? Memerah? Kenapa?

*Lee Hye Eun POV*

Kenapa Eunhyuk oppa tertawa? Apa yang lucu? Lalu ia mengambil tisu dan tangannya yang sedang memegang tisu menyentuh bibirku.   “kau meninggalkan sisa es krim di bibirmu jagi”  ternyata ada sisa es krim di bibirku, eh? Kenapa perasaanku ini? Kurasa wajahku memerah sekarang. “bagaimana bisa seorang princess, meninggalkan sisa es krim di bibirnya?, dan mengapa wajahmu memerah? hahahahaha” seperti nya Eunhyuk oppa berhasil menggodaku habis-habisan, kenapa dia ini? Apa dia tertular virus Evil Kyu oppa? Ck, menyebalkan. Aku pun pura-pura ngambek, “sudahlah oppa, hentikanlah tawamu itu, gusimu sudah kering tuh” kataku. “hahaha jinjja? Biar saja, hahaha aku berhasil menggoda seorang princess, aku memang hebat” katanya melanjutkan tawanya. “ne, ne , miyan jagi” kata nya setelah tawanya reda. “ne, aku memaafkan mu oppa” kataku, bagaimana pun juga, aku tidak bisa marah padanya. Dan anehnya aku tidak risih dipanggil dengan embel-embel ‘jagi’, aku kenapa? Na do molla. “oppa kita mau kemana lagi?” tanyaku. “bagaimana kalau ke Sungai Han, di sore hari pemandangan nya indah” kata Eunhyuk oppa. “baiklah.” Dan kamipun pergi  ke sungai Han. Sesampainya disana, benar saja apa yang dikatakan Eunhyuk oppa. Pemandangannya sangat indah, aku suka tempat ini, dan seperti biasa, setelah duduk, aku menyenderkan kepalaku di bahu Eunhyuk oppa, posisi ini membuatku nyaman. “oppa, penyamaran mu payah, kau pasti bisa langsung dikenali oleh para ELF, terutama Jewels.” Komentarku. “jinjja? Habis, tadinya kan tidak berniat jalan-jalan.” Katanya. “ oh ia” katanya mengambil beberapa akar, dan bunga cantik di sekitar sungai Han, lalu ia membuatnya menjadi sebuah gelang, cantik sekali gelang itu. Lalu diapunmemegang tangan ku, dan memasang nya di tanganku. “cantik sekali” katanya sambil tersenyum. Pipiku pun kembali bersemu merah. “yang cantik itu gelangnya” lanjut Eunhyuk oppa, dan membuatku memanyunkan bibirku, “hahaha iya, gelangnya dan Hye Eun cantik, dan kau lebih cantik dari semuanya” katanya sambil mengacak pelan rambutku. Akupun tersenyum, “ohya, mau kopi? Aku membeli kopi dulu ya di kedai itu” katanya sambil menunjuk sebuah kedai kopi kecil di dekat sini. “ok”  kataku.”tunggu disitu ya, jangan kemana-mana” kata Eunhyuk oppa lagi sambil berjalan mundur dan kemudian berjalan lurus ke arah kedai kopi itu. Akupun menikmati pemandangan disni, angin nya sejuk. Lalu datanglah 2 orang yeoja. “hey kau, kami tau yang tadi itu Eunhyuk oppa. Kau siapanya?” Kata mereka sambil melipat tangan di dada. “aniyo, itu bukan Eunhyuk,  dasar pabo” kataku berbohong sambil mengalihkan pandangan ke sungai. “ ya! Apa kau bilang ? pabo?” kata salah satu yeoja itu tak terima. “ne, kalian pabo, tadi itu bukan Eunhyuk.” Jawabku bersandiwara. “hey, dengar ya, kami adalah Jewels, jadi kami tau benar Eunhyuk oppa.” Kata mereka. “terserahlah” kataku lalu beranjak pergi dan, ada yang memegang tangan ku “dengar ya! Tidak ada yang boleh merebut Eunhyuk oppa dari kami!” katanya. Lalu aku pun menoleh, salah satu dari yeoja itupun menamparku, PLAK! “jangan pernah mendekati Eunhyuk oppa lagi” sebelum aku menjawab aku di dorong dan tercebur ke Sungai, oh tidak, aku tidak bisa berenang. Aku mencoba untuk bergerak ke permukaan, sambil sesekali berteriak “tolong!”.. ‘apa aku akan mati???’

~To Be Continued ~

FF my angel

FF My angels

Main cast :

Kim yong mi (oc’s)

Lee dong hae (as himself)

Genre : romance

Length : oneshoot

Warning : typos, alur gaje.

Rating : General

Disclaimer : Lee Donghae adalah milik Tuhan,super junior, SM ent, dan ELF. but Oc’s is mine, this ff is mine, ga dapet keuntungan dari ff ini, ff ini hanya untuk hiburan semata. Its just ff

A/N : annyeong, kim okta here, ini ff ke dua aku . dan artinya masih perlu banget komentar dari para readers dan sunbae. Walau Cuma beberapa huruf/ kata, itu udah bikin aku seneng banget, ohiya kalo mau komen manggil nya bisa chingu, saeng, atau eonnie hehe, im born in 98. Ok just happy reading .

*Kim young Mi POV*

Aku baru pulang dari latihan taekwondo, lalu aku pergi ke tempat fitness fiuuh, aku ingin sekali langsung tidur di kasur ku yang empuk, rasanya tulangku mau retak, saat ini jam menunjukan jam 09.00. aku berjalan menuju apartemen ku, aku melewati gang yang sepi dan gelap. Namun beberapa saat aku mendengar suara seseorang “ tolong.. tolong.”. Aku mencari asal suara itu. Ternyata dia seorang namja yang sedang di pukuli oleh 2 namja berbadan lebih besar darinya.

*Lee Donghae POV*

Aku sedang menuju halte bus terdekat, Karena aku akan pergi ke suatu tempat. Namun tiba-tiba ada 2 namja yang berbadan besar, menghadangku, “mau apa kalian” kataku mencoba berani. “ jangan banyak bicara, serahkan barang-barang berhargamu! Palli !!” kata salah satu namja itu, sambil menarik kerah bajuku “shirreo!!” teriakku, namun aku salah, sebelum aku berhasil kabur, mereka sudah berhasil menghajarku, aku sudah tidak kuat lagi, aku merasakan darah keluar dari hidungku, “tolong.. tolong.” Aku meminta pertolongan, walau aku tidak tau apa ada yang mendengarku. Tiba-tiba ada seseorang datang dan dengan cepat menghajar preman-preman itu, oh tuhan mungkinkah dia adalah malaikat yang kau kirim untukku? setelah mereka pergi, dia mendekatiku, dan bertanya “gwaenchanayo?” tanyanya, sebelum aku menjawab aku merasa kepalaku sakit sekali. Karena aku merasa mulai tak sadarkan diri aku hanya bisa mengucapkan “gomawo” dan setelah itu, keadaan menjadi gelap…

*Kim young mi POV*

aku pun langsung menghajar kedua preman itu, dan berhasil, mereka melarikan diri, meninggalkan namja itu, kasian sekali dia, darah keluar dari hidungnya juga bibirnya, dia juga mendapat beberapa lebam di wajahnya. Akupun mendekati namja itu. “ gwaenchanayo” tanyaku, namun dia hanya berucap “gomawo” lalu dia tak sadarkan diri, sepertinya dia luka parah, langsung saja aku menelpon ambulan untuk menyelamatkan namja ini, sekitar 10 menit kemudian, ambulan datang, namja itu dibawa ke rumah sakit, entah mengapa aku khawatir pada namja itu, akhirnya aku ikut ke rumah sakit. Setelah sekitar setengah jam di ruang UGD akhirnya namja itu dibawa ke kamar rawat inap. Dia masih tertidur “untung kau menelpon ambulan dengan cepat agashi, karena kalau tidak dia bisa saja kehabisan darah” kata-kata dokter masih teringat di benakku. ‘huaahhmmm’ aku menguap, sudah jam berapa ini? Kulihat jam di dinding, waktu menujukan pukul 00.12, sudah malam ternyata, baiklah sebaiknya aku pulang ke rumah dan besok aku akan menjenguknya.

*Author POV*

cahaya matahari menembus jendela apartemen Young Mi dan berhasil membuat yeoja itu terbangun, ia melihat jam di ponsel nya, sekarang waktu menunjukan pukul 08.00 pagi, dia pun bergegas mandi. Karena hari ini dia tidak ada jadwal, jadi dia bisa beristirahat. Setelah mandi dia membuat sarapan, tiba-tiba ia mengingat sesuatu. ‘bagaimana keadaan namja itu?’ katanya dalam hati. Young mi memutuskan untuk menjengknya di rumah sakit.

*kim Young Mi POV*

Sesampainya di sana aku langsung memasuki kamar rawat inap nya, ‘ceklek’ saat kubuka pintunya dia masih tertidur, aku duduk di samping ranjangnya, beberapa menit kemudian datang seorang dokter dan suster, untuk memeriksa namja ini. “bagaimana keadaannya dok?” tanyaku pada dokter. “ dia baik-baik saja, sebentar lagi dia akan bangun” kata sang dokter, dan disambut senyuman ku “ khamsamnida dok” kataku sambil membungkuk hormat “ne, cheonman” kata dokter itu lalu pergi dari kamar ini. Beberapa menit kemudian namja ini sadar. “huh? Kau sudah sadar?wah syukurlah, aku akan memanggil dokter dulu ya” kataku senang, lalu aku beranjak dari samping ranjang itu, tapi aku merasa ada yang menarik tanganku, aku menoleh “gomawo” katanya sambil tersenyum, DEG apa yang terjadi pada hatiku? Kenapa perasaanku jadi tidak karuan seperti ini? “ah, ne cheonman, sekarang kau tiduran dulu, aku akan memanggil dokter dulu ” kataku, lalu pergi mencari dokter.

* Lee Donghae POV*

Aku membuka mataku, dimana aku? Ah sepertinya aku di rumah sakit, bagian atas kepalaku di perban dan tangan ku di infuse, pasti nya ini pemandangan rumah sakit, di sebelahku aku melihat seorang yeoja.dia pasti malaikat yang menolongku tadi malam.”huh? kau sadar? wah syukurlah, aku akan memanggil dokter dulu ya” katanya lalu dia beranjak pergi, sebelum ia pergi aku menarik tangannya, dia pun menoleh “gomawo” ucapku sambil menunjukan senyumku, aku sangat berterimakasih padanya, karena dia telah menyelamatkan nyawaku, dia melamun sebentar lalu berkata “ah, ne cheonman, sekarang kau tiduran dulu, aku akan memanggil dokter dulu ” katanya lalu pergi dari kamar ini. Tidak lama kemudian dia datang bersama seorang dokter, lalu dokter mulai memeriksa keadaan ku, setelah selesai, sang dokter pamit pergi dari ruangan ini. Akhirnya hanya kami berdua yang ada di ruangan ini.kami sama-sama diam, lalu aku ingat, kami belum berkenalan sejak tadi maka aku pun mengajaknya berkenalan.”hmm siapa namamu?” lalu yeoja itu tersenyum lalu menjawab pertanyaanku sambil berdiri, “Kim Young Mi imnida, kau?” lalu dia kembali duduk, “Lee Donghae imnida” jawabku, beberapa menit kemudian kami sudah tidak canggung seperti tadi. Selama 1 jam aku mengobrol panjang lebar dengan Young Mi,’ dia Yeoja yang manis dan menyenangkan’, ini kesanku

*kim Young Mi POV*

Setelah berkenalan, kami mengobrol tanpa canggung, entah kenapa bisa begini, bisa kuakui, senyuman namja ini, benar-benar mempesona. ‘Ah aku ini sedang memikirkan apa sih?’ rutukku dalam hati, eh? Kenapa dia melamun sambil menatapku, DEG! Perasaanku kan jadi tidak karuan, “yak! Donghae, wae?” tanyaku mengakhiri perasaan aneh ini. Dia Nampak terkejut “uh? Hmm aniyo” jawabnya. “oh ia ini waktunya kau istirahat, aku pergi dulu ya, nanti aku akan kesini lagi, Annyeong Donghae” kataku. “ne, hati-hati ya.” Donghae melambaikan tangannya, aku membalasnya dengan senyuman.

#few days later#

*Author POV*

Hari ini Donghae sudah di perbolehkan pulang, ia dijemput oleh keluarganya, namun ia belum sempat memberitahu Young Mi kalau dia sudah sembuh dan sudah di perbolehkan untuk pulang, dan juga rencana nya, Donghae akan menginap di Rumah orang tua nya di Mokpo selama beberapa minggu. Donghae ingin sekali memberitahu Young Mi tentang ini, tapi karena dia belum sempat menanyakan nomor ponsel Young Mi dan dia tidak tau alamat Young Mi, dia tidak bisa memberitahu Young Mi. “anakku, kau kenapa?” Tanya umma nya Donghae, melihat sang anak murung seperti itu “aniyo umma, gwaenchanayo” jawab Donghae bohong, padahal dia sedang memikirkan seorang yeoja, yaitu Yong Mi.lalu mereka pun berangkat ke Mokpo.

*Kim Young Mi POV*

Seperti biasa, setelah bekerja, aku menyempatkan pergi ke rumah sakit, untuk menjenguk Donghae, setelah sampai di rumah sakit, betapa terkejutnya aku melihat Donghae tidak ada di kamarnya, dan ruangan ini sudah bersih, seperti sudah di tinggal penghuni nya. Lalu aku memutuskan untuk bertanya pada seorang suster “Tuan Lee Donghae telah meninggalkan rumah sakit ini tadi pagi, agashi” Jawab suster itu, kenapa Donghae tidak memberitahu ku? Ah, bodohnya aku, aku kan tidak memberinya nomer ponsel ku, berarti.. aku… akh memikirkan nya saja sudah membuat ku kesal, aku kesal dengan fakta bahwa aku tidak bisa bertemu dengan Donghae lagi, hhhh sudahlah, aku pulang saja.

>>>5 month later<<>>20.55 waktu setempat<<>esoknya<<

*Lee Donghae POV*

Aku sudah siap untuk berangkat menjemput Yong Mi, aku memakai shirt putih polos dengan lengan pendek, dan celana panjang hitam. Aku akan membuatnya menjadi princess ku hari ini. Setelah aku menancap gas, mobil ku pun melaju ke apartemen Young Mi.

*Kim Young Mi POV*

Aku sedang bingung memilih pakaian apa yang cocok untukku, aku tidak mempunyai baju yang bermerk mahal, dan akhirnya aku hanya memakai shirt berwarna putih dengan lengan panjang berwarna hitam, dan untuk bawahan aku memakai hot pants, dan atasan nya ku padukan dengan syal hitam putih *bayangin G.Na pas di mv black and white* yah, lumayan lah, menurut ku tidak terlalu buruk, untuk make up aku hanya memakai make up natural. Dan selesai, aku meraih ponsel ku, ternyata ada 1 pesan.

From : Donghae

Young Mi, aku sedang perjalanan ke apartemen mu, tunggu aku ya.

Dan akupun membalas pesan nya.

To : Donghae

Ne, aku akan menunggumu.

Baru saat aku menekan tombol send, aku mendengar suara klakson di luar apartemen ku, ternyata mobil Donghae, aku pun langsung pergi menemui Donghae.

*Lee Donghae POV*

Sesampainya di depan apartemen Young Mi, aku mengklakson mobil ku agar dia tau aku sudah di depan apartemen nya, dan tak lama kemudian ia menghampiriku, aku pun keluar dari mobil untuk menyambutnya, aku menatapnya dari ujung kepala sampai ujung kaki, pakaian nya bukan pakaian yang mewah dan bermerk, tapi dia terlihat cantik sekali, benar-benar seperti princess. “yak, Donghae kau kenapa?” Tanya Young Mi tiba-tiba, sambil melambaikan tangan nya di depan wajah ku. “kau cantik” akupun tidak menyadari aku berbicara seperti itu, kata-kata itu keluar begitu saja dari mulut ku, dan kulihat wajah nya sedang bersemu merah.”hahaha gomawo, sudahlah, kajja” katanya mengalihkan pembicaraan, akupun membukakan pintu seperti biasanya, setelah kami memasang Savety belt, mobil pun mulai melaju di jalan raya seoul, yang kebetulan hari ini tidak terlalu padat. “kita mau kemana?” Tanya nya padaku “ aku ingin mengajak mu ke Lotte world saja, bagimana?” akupun balik Tanya, “ baiklah, kajja” katanya bersemangat. Mobil pun melaju ke tempat wisata.

*author POV*

30 menit kemudian akhirnya mereka sampai di Lotte World, sesmpainya disana, mereka mencoba banyak wahana, seperti roller coaster, dll. Setelah merasa lelah, mereka beristirahat di sebuah kursi. “Young mi, apa kau lapar?” Tanya Donghae membuka pembicaraan. “ ne, noumu gomapta” jawab Young Mi, “baiklah, ayo kita cari restoran, aku juga lapar, kau mau apa? “ kata Donghae sambil berdiri “ aku mau kimchi saja” lalu mereka pun berjalan menuju mobil donghae. Saat mereka berjalan tangan mereka saling bertabrakan, secara tiba-tiba Donghae menggandeng tangan Young Mi. “tangan mu terus menabrakku, daripada begitu lebih baik begini kan?”

*Kim Young Mi POV*

Saat kami berjalan menuju mobilnya Donghae, tiba-tiba dia menggandeng tangan ku, aku kaget dan menoleh kearah nya. “tangan mu terus menabrakku, daripada begitu lebih baik begini kan?” katanya menjelaskan, sambil tersenyum manis, dan kami lanjutkan saja perjalanan kami menuju mobil itu. Setelah sampai di parkiran, aku merasa ingin buang air kecil “Donghae, bisakah aku ke toilet sebentar? “ tanyaku, diapun mengangguk dan memilih masuk ke dalam mobil, dan dengan segera aku mencari toilet terdekat.

*Lee Donghae POV*

Hahha, sungguh lucu sekali ekspresinya saat kugandeng tangan nya, itu memang sengaja aku lakukan, sekarang Young Mi sedang ke toilet, aku memutuskan untuk mendengarkan music dari mobil ku, tiba-tiba ada 2 orang namja yang mengetuk kaca mobil ku, wajah mereka sangar, dengan agak gugup aku membuka jendela ku “hey kau! Cepat keluar!” kata namja itu kasar, sambil menodong(?) kan senjata tajam, akupun cepat-cepat menutup Kaca mobil ku. Entahlah, aku seorang namja pengecut atau apa, tapi aku trauma dengan kejadian seperti ini, dan kulihat mereka mengambil sebuah batu yang lumayan besar dan bersiap untuk memecahkan kaca mobil ku, aku hanya bisa diam di kursi ku, karena aku tidak tau apa yang harus kulakukan, saat batu itu hampir mengenai kaca mobil ku, tiba-tiba 2 namja itu ditendang oleh seorang Yeoja. BUGh!!! Dan yeoja itu menghajar mereka, hingga mereka terlihat minta maaf dan berlari tunggang langgang dari tempat ini, dan yeoja itu adalah, Young Mi!

*Kim Young MI POV*

Saat akan kembali ke mobil Donghae, aku melihat 2 orang namja sangar yang sedang memegang batu yang lumayan besar tampaknya akan digunakan untuk memecahkan kaca mobil, kulihat plat nomernya, ‘itu plat mobil Donghae!’ akupun langsung menendang mereka, dan menghajar mereka. Setelah mereka tidak berdaya mereka memohon maaf dan pergi, setelah aku melihat mobil Donghae, Donghae pun keluar dari mobilnya dan berlari kea rahku, wajah nya pucat sekali, aku yakin dia Shock sekarang, dan sekarang dia sedang memelukku. Dan tanpa sadar aku mengelus punggung nya, untuk menenangkan nya.“ gomawo Young Mi, you’re my angel” katanya saat masih di pelukan ku. Akupun hanya mengangguk. Akhirnya aku memutuskan aku yang akan menyetir mobil, karena kulihat Donghae masih pucat dan aku yakin dia pasti tidak bisa menyetir mobil dalam keadaan seperti ini. Setelah kami masuk ke mobil, dn memakai savety belt. Mobil pun melaju ke sebuah restoran yang Donghae saran kan padaku. Akupun hanya mengiyakan permintaan Donghae, beberapa menit kemudian Donghae tampaknya tidak terlalu pucat seperti tadi.

*Author POV*

akhirnya sampai di restoran yang dimaksud. Lalu mereka masuk kedalam restoran itu dan memilih tempat duduk, tak lama kemudian seorang pelayan datang dan menyodorkan daftar menu, setelah memesan, si pelayan pun pergi. Beberapa menit kemudian makanan yang mereka pesan sudah ada di meja dan siap untuk disantap, Young Mi pun menyiapkan sumpitnya “Jal Mokgetsemnida” kata nya, lalu melahap kimchi itu. Donghae hanya tersenyum melihat gadis itu, merasa diperhatikan Young Mi pun menoleh kea rah Donghae, “yak! Kenapa kau tidak makan? Tidak suka kah?” Tanya nya sambil sesekali mengunyah, “ ah aniyo, hmmm noumu mashida, Jal mokgetsemnida” Donghae akhirnya memakan kimchi itu. Setelah selesai. “wahh benar-benar kenyang” kata Young Mi, sambil tersenyum pada Dongahe “iya enak sekali, kapan-kapan kita kesini lagi ya?” Young Mi kembali tesenyum sambil mengangguik.”karena sudah selesai makan, ayo, aku ingin mengajakmu ke suatu tempat” kata Donghae, “eh? Mau kemana lagi kita?” young Mi heran. “ sudah kau ikut saja.” Kata Donghae sambil menggandeng tangan Young Mi. setelah membayar di kasir, Donghae dan YongMi kembali ke mobil untuk menuju tempat yang dimaksud Donghae. “ayolah Donghae, beitahu aku kita mau kemana?” pinta young Mi, tapi Donghae hanya tersenyum sambil berkata “shirreo, ini rahasia,” katanya sambil cekikikan (?) melihat Young Mi yang manyun seperti itu. Akhirnya mereka sampai di depan sebuah salon besar. “nah, kajja kita masuk.” Ajak Donghae sambil menggandeng tangan YoungMi.

*Kim Young Mi POV*

Mobil donghae, berhenti di depan sebuah salon besar. Wah salon ini pasti salon yang mahal. “nah, kajja kita masuk” katanya sambil menggandeng tangan ku. Setelah kami memasuki salon besar itu, Donghae menemui seseorang yang tampaknya seorang hairstylist, setelah 5 menit kemudian dia berjalan kearah ku. “sekarang kau ikuti saja noona itu.jangan nakal ya” katanya sambil terkekeh. Lalu akupun mengikuti noona yang ditunjuk donghae tadi. tibalah aku disebuah tempat untuk creambath, setelah selesai creambath, aku diajak lagi ke suatu ruangan. Sekarang aku sedang berada di ruang hairstyle dan make up. Lalu noona tadi menyuruhku duduk, dan dia mulai mensylist rambutku, entah seperti apa jadinya nanti, aku hanya menuruti kata-kata Donghae saja, aku juga tidak tau kenapa aku patuh pada Donghae. Setelah rambutku selesai, noona itu beralih ke wajahku, “ hm, wajahmu itu sudah cantik, tidak di make up pun kau sudah cantik” kata noona itu, kami pun tertawa kecil, “tapi aku akan tetap memberimu sedikit make up, agar kau lebih terlihat cantik.” kata noona itu, lalu mulai me make over ku, *karna author belom ngerti soal make up- me make up, jadi di skip aja ya, mian reader*. Setengah jam kemudian.. “selesai, silahkan buka matamu” kata noona itu, aku memandang cermin di depan ku, huh? Apa benar di cermin itu aku? Aku sendiri kaget melihat penampilan ku, rambutku digerai dengan sedikit ikal di bagian bawahnya, aku sudah seperti tuan putri kkk, tak kusadari ada seseorang dibelakangku, dia menatapku dari cermin.

*DOnghae POV*

Setelah Young Mi selesai di stylist dan di make over akupun berniat untuk melihatnya, dari cermin aku bisa melihatnya, dia sangat-sangat cantik. “kau benar-benar cantik Young Mi” kataku jujur. Diapun menoleh kebelakang, tepatnya kearahku. “ Gomawo Donghae” katanya. Lalu aku mengajaknya ke suatu ruangan, diruangan itu, sudah ada seorang designer, yang membawa dress-dress rancangan nya. Aku yang menyuruh nya, ya, dress itu akan dipakai Young Mi, setelah sampai di ruangan itu, Young Mi terlihat takjub. Tanpa menunggu lama akupun langsung memilih dress yang cocok untuk Young Mi, aku juga meminta pendapat dari designer itu. Young Mi masih terdiam, takjub melihat dress-dress ini. “ Young Mi, cobalah dress ini.” Kataku sambil menyodorkan dress selutut berwarna soft pink, dengan model kemben (?) dibalut dengan jaket pendek (?) *ngerti kan?* ini. Dia hanya mengangguk dan mengambil dress itu lalu masuk ke fitting room, beberapa menit kemudain, dia keluar dari fitting room, aku tertegun melihat Young Mi yang begitu cantik.aku pun mengganti pakaian ku, bukan mengganti sebenarnya, Cuma aku tambahkan dengan jas hitam saja. Lalu aku membayar dress itu pada si designer. Setelah selesai memilh baju, sekarang sepatu, hmm high heels adalah sepatu yang bagus, tak butuh waktu lama untuk menemukan high heels yang cocok untuk Young Mi, pilihan ku, jatuh pada high heels 6 centi berwarna serasi dengan dressnya. Setelah semua selesai, aku akan membawanya ke restoran Italian yang sudah aku pesan, sebentar lagi, aku akan menyatakan perasaan ku padanya.

*author POV*

Setelah sampai *tadi dimobilnya skip aja ya* di restoran yang telah dipesan Donghae, mereka masuk, ke dalam restoran itu. Setelah menu dipesan mereka mulai berbincang – bincang. “ Donghae, Gomawo” lagi-lagi Young Mi mengucapkan kata-kata itu. “cheonman, sudahlah jangan menyebut kata-kata itu terus, entah sudah keberapa kali kau mngatakan kata itu” kata donghae pura-pura ngambek. “ hahaha ne, aku tidak akan mengulanginya lagi. Gomawo” jawab Young Mi. “yak! Kau mengatakan itu lagi” kata Donghe pura-pura marah. Lalu mereka tertawa bersama.beberapa menit kemudian makanan datang, makan malam mereka diiringi dengan alunan music merdu. setelah memakan hidangan utama, mereka memakan makanan penutupnya, yaitu pudding coklat.

*Kim Young Mi POV*

Semua hidangan ini benar-benar enak,sekarang aku akan memakan hidangan penutup nya. pudding coklat, hmm benar-benar enak.sewaktu menyendok (?) suapan terakhirku, aku baru menyadari ada sebuah kotak coklat didalam nya, akupun menatap donghae seolah berbicara ‘apa ini?’ “buka saja. “ kata nya, akupun membuka kotak itu. Betapa terkejutnya aku, itu sebuah kalung , berliontin love, dan dibelakangnya ada huruf D&Y singkatan dari Donghae & Young Mi, lalu Donghae menggenggam tanganku. “di awal kita bertemu, kau adalah penyelamat hidupku, kau seperti malaikat yang dikirim tuhan untukku.” Dia menggantung kata-katanya. “ saranghe, my angel, Kim Young Mi” aku tidak bisa menahan air mata kebahagiaan ku. “na do saranghe Lee Donghae” kataku lalu memeluknya.

*Lee Donghae POV*

Aku senang sekali ketika mengetahui dia juga mencintaiku, aku benar-benar bahagia, aku tidak akan melepaskan mu Young Mi. saranghe My Angel.

~END~

FF dream come true

Dreams come true

Tittle : Dreams come true

Cast:

Moon seung hye (OC’s)

Cho Kyuhyun (as himself)

Shin Cae Hyun (OC’s)

Lee Hyuk jae (as himself)

Seohyun (as Herself)

Author : Kim Okta

Genre : romance, humor

Rating : General

Disclaimer : semua Cast disini hanya milik tuhan dan dirinya sendiri kecuali OC’s its mine. Tidak mendapat keuntungan dari FF ini, its just FF.

Length : Oneshoot

Summary : dari khayalan menjadi nyata, dreams come true memang benar-benar terjadi!

Warning : Typos bertebaran diamana-mana, gaje mungkin (?), judul ga nyambung.

A/N : annyeong semua, Kim Okta imnida, ini ff pertama ku, jadi masih banyak banget kekurangan nya. mohon koment nya ya para readers and Sunbae, oh ia ini udah aku post juga di fb aku ‘Kim Okta Yesungclouds’dan juga di blog-blog lain,  buat admin please publish ya, khamsamnida. ok Happy reading

*Moon Seung Hye POV*

Hari ini, kulangkahkan kakiku menuju sekolah dengan lesu. Bukan karena sakit, tapi karena hari ini ada pelajaran yang aku benci. Yaitu Olahraga. “hey seung hye-ah, gwaenchanayo?” Tanya Cae Hyun sahabatku. “gwaenchana” jawabku malas. Aku mulai kesal pada sahabatku ini, padahal dia jelas-jelas tau kalau ada pelajaran yang aku benci aku begini, tidak dalam mood yang baik. Tiba-tiba di depanku lewatlah Cho Kyuhyun namja impianku eh? Anio, pangeran menurutku.  Mood ku langsung berubah jadi baik. “yak!! Seung hye, kau kenapa sih? Tadi cemberut sekarang tersenyum tak karuan, kau gila ya?” Tanya Cae Hyun “aniyo” kataku lagi sambil masih tersenyum menatap pangeran itu dari kejauhan. Kudengar Cae hyun mendesah menyerah bertanya padaku. Huh, biarkan saja aku tidak peduli, sebenarnya akhir-akhir ini aku mulai jatuh cinta sama dia. Tapi aku malu untuk menyatakan perasaanku padanya, jadi aku hanya bisa memendam perasaan ini sendiri. Dan..

teng..Teng..

suara bel pun terdengar. Hufftt saatnya pelajaran yang aku benci, aku bergegas mengganti pakaianku. Dan berlari ke lapangan. Saat sampai di Lapangan, aku melihat pangeranku. Dia sedang berlatih basket dengan teman-teman 1 tim nya. Yah agak aneh,berlatih basket saat jam pelajaran,  mungkin karena dia dan timnya akan lomba minggu depan makanya mereka diperbolehkan  Latihan di jam pelajaran seperti ini. Wah enak nya kalau setiap pelajaran olahraga begini, biarpun lelah tapi bisa melihat wajah kyuhyun, aku rela hehehe.namun tiba-tiba terdenghar suara “ ya Seung Hye !! Awas!!”, aku menoleh, namun seketika sesuatu menabrak wajahku BUUGKHHH!! . “Kyaaaaaa” aku menjerit, lalu semua gelap.

~Moon seung Hye POV End~

*Cho Kyuhyun POV*

Aku sedang men dribble bola menuju ring, yeah sedikit lagi aku akan meraih point, saat aku akan melempar bolanya pada Hyuk Jae, bola itu meleset, dan .. BUUGKHHH!!  Bola itu melesat ke wajah seorang yeoja. “kyaaaaaaa” dia menjerit, ommo.. sial sekali aku. Aku langsung berlari kea rah yeoja itu.dia pingsan lalu aku menggendongnya dengan gaya bridal style, menuju ruang UKS. Aku akan menunggu nya sampai ia siuman.sambil menunggunya aku duduk di samping ranjang tempat yeoja itu berbaring. Ku pandangi wajah yeoja ini, manis juga, lalu aku tersenyum sendiri.  1 jam kemudian, akhirnya dia Siuman. Fiuhhh aku lega sekali.

~Cho Kyuhyun POV End~

*Moon seung hye POV*

Aku membuka mataku, dimana aku? Aku melihat seorang namja duduk di samping ranjang ini. “aku dimana?” tanyaku masih agak pusing. “kau ada di UKS sekarang.” Kata namja itu, setelah benar-benar sadar, aku memperhatikan wajah namja itu, omona.! Itu Cho Kyuhyun, pangeranku. “ch..Cho Kyuhyun” kataku tak percaya. Ia terlihat agak kaget “huh? Kenapa kau bisa tau namaku, hahaha mungkin karena aku namja mempesona di sekolah ini, siapa yang tidak tau aku” katanya sambil membanggakan dirinya, ck, ternyata dia itu narsis sekali. “ hm, miyanhe, tadi bola yang kulempar mengenai wajahmu” katanya lagi. “ne gwaenchana” kataku. “oh iya siapa nama mu?” tanyanya. DEG! Dia bertanya namaku.. hahh benar-benar sebuah keajaiban. “ joneun Moon Seung hye imnida” jawabku sambil senyum-senyum. Hhh dari dekat dia terlihat lebih tampan. dia memandangku dengan heran. “wae?” katanya padaku. Aku tersadar dari lamunanku, “a..aniyo” jawabku.”baiklah, karena kau sudah sadar, aku pergi dulu ya, annyeong:” katanya lalu pergi. Wah hari ini hari keberuntunganku.

~Moon seung Hye POV End~

*Cho Kyuhyun POV*

Tiba-tiba aku ingat, aku ada janji dengan teman-temanku untuk latihan basket lagi. jadi aku memutuskan pamit untuk pergi padanya, tapi sekarang dia sedang melamun “wae?” kataku. “a..aniyo” katanya gugup, hahaha aku ingin tertawa melihat ekspresinya, lucu sekali. “baiklah, karena kau sudah sadar, aku pergi dulu ya, annyeong.” Kataku lalu pergi ke lapangan basket tempatku berlatih.

~Cho Kyuhyun POV End~

Esoknya..

*Moon Seung Hye POV*

“Seung hye-ah, kau yakin tidak istirahat dulu  hari ini?” Tanya Chae Hyun.”ne, aku yakin, aku kan kuat.” Kataku sambil tersenyum, sebenarnya hari ini aku masih merasa agak pusing, ya, mungkin dampak yang kemarin, tak apalah. Pelajaran pun dimulai, entah mengapa aku tidak konsen pada pelajaran, otakku malah memikirkan kyuhyun, kyaaaa aku ini kenapa. Aku terus menghilangkan pikiranku tentang Kyuhyun. Tapi hasilnya tidak bisa. “aarrgghhh” aku berteriak kesal, tanpa kusadari semua mata tertuju padaku, ‘akkhh neo pabboya seung hye’, rutukku dalam hati, “seung hye-ah, apa yang kau lakukan” bisik Chae Hyun padaku. Aku terdiam ketika Lee sonsaengnim sudah berada di depan mejaku. “Moon Seung Hye!! Pergi ke lapangan! Dan hormat pada bendera sampai jam Pelajaran ku berakhir!” kata Lee sonsaengnim, “ne sonsaengnim” jawabku Lesu, malu, itu yang kurasakan. Aku melangkahkan kaki ku ke depan tiang bendera, setelah sampai di dekat tiang bendera aku melihat seseorang. Namun aku tetap berjalan. Mwo?? “Cho Kyuhyun? Apa yang kau lakukan disini?” tanyaku heran, aku tak menyangka dia disini juga, wahh asik dihukum berdua sama Cho Kyuhyun, bakal betah kayanya hehe.

~Moon seung Hye POV End~

*Cho Kyuhyun POV*

Aku sedang berdiri di depan Bendera, ya, karena selama pelajaran Park Sonsaengnim aku memainkan PSP ku dibawah meja, dan ketahuan, selanjutnya? Pasti kau sudah tau, ya, aku dihukum. ‘asshhh Jinnja’. Lalu ku dengar ada seseorang yang kesini aku kira itu Park sonsaengnim yang sedang memeriksa ku. Tapi tiba-tiba.. “Cho Kyuhyun apa yang kau lakukan disini?” Tanya seseorang, siapa ya? aku sepertinya pernah melihatnya, hmmm, ah! Dia yang kemarin terkena bola basket. Duh siapa ya lupa namanya. “hmm aku? Aku sedang.. dihukum” kataku. Jujur saja aku malu, masa cowo yang paling mempesona dihukum? Merusak image saja. “hah? Dihukum? Jinjja? Hahahahaha” dia tertawa, cih, senang sekali dia. “ne, wae? Kau sendiri mengapa kesini? Bolos pelajarankah? Ahh aniyo, kau merindukanku ya??” Tanya ku sembari menggodanya.”mwo? merindukanmu? A..a.. aniyo, aku juga dihukum” jawabnya gugup, kali ini aku yang menertawainya. Lalu dia berdiri disampingku, sambil hormat ke bendera juga. Kami mempunyai nasib yang sama, ya, sama-sama dihukum. Setelah beberapa menit terdiam, akupun memulai pembicaraan “bagaimana keadaanmu? Kau tidak apa-apakan? Sehabis dicium bola basket kemarin?” tanyaku sambil sedikit tertawa. “ hmm ya aku baik-baik saja kok, aku kan kuat, hahaha” katanya, lucu juga dia. Saat dia sedang tertawa aku melihat darah keluar dari hidungnya. “yak, hidungmu” kataku padanya. “hah? Ada apa dengan hidungku?” katanya sambil menyeka darah yang keluar dari hidungnya. “ kau harus ke UKS sekarang” kataku. “ah, tidak perlu, aku baik-baik saja kok” katanya tenag. Namun tiba-tiba dia pingsan, sontak aku, menahannya.

~Cho Kyuhyun POV End~

*Moon Seung Hye POV*

Saat kami mebgobrol sambil bercanda, tiba-tiba “yak, Hidungmu” katanya. “hah? Ada apa dengan hidungku?” aku pun mulai menyadari ada darah yang keluar dari hidungku, ommo? Aku mimisan? Aku pun menyeka darah itu dengan tanganku.” Kau harus ke UKS sekarang “ kata Kyuhyun, aku tidak ingin membuatnya khawatir dan, lagipula aku tidak ingin melewati momen beruntung seperti ini, lalu akupun menolak, “ah tidak perlu,aku baik-baik saja kok” kataku mencoba tenang, namun tiba-tiba aku merasa pusing dan.. aku seperti terjatuh.

~Moon seung Hye POV End~

*Cho Kyuhyun POV*

Aku menggendongnya ke UKS, ini sudah keduakalinya aku menggendongnya. Saat itu dia mendapat pertolongan dari beberapa petugas kesehatan di sekolah. Entah mengapa aku merasa bersalah padanya. Jadi aku memutuskan untuk menjaganya disini. Setelah 30 menit kemudian dia sudah sadar. Akupun menghampirinya. “seung hye-ah, gwaenchanayo?” kataku. “gwaenchana” katanya sambil mencoba duduk. “ kau istirahat saja disini ya, kau jangan terlalu cape lagi. ok?” aku menasihatinya seperti seorang umma, hihi lucu juga rasanya. “ne arraseo, hei kau kenapa seperti umma ku? Cerewet sekali.” Komentarnya. “hmm molla, kalau berada di dekatmu aku berubah menjadi cerewet hahaha” kataku .”cih, enak saja.” Katanya pura-pura ngambek. “hmm mungkinkah kau mimisan  gara-gara terkena bola basket kemarin?” tanyaku, jujur saja aku khawatir dia begini karena kejadian kemarin. “molla, aku belum pergi ke dokter. Tapi aku merasa baik-baik saja kok” katanya menjelaskan padaku. Fiuuh sukurlah, kukira dia akan memburuk setelah kejadian kemarin.

  ~Cho Kyuhyun POV End~

*moon seung hye POV*

Dia bagaikan pangeran, dia baik sekali, perhatian juga, wah rasanya hatiku mau meledak karena dia peduli padaku. “ hey hobimu melamun ya? sepertinya aku sering sekali melihatmu melamun, apa yang kau lamunkan?” Tanya Kyuhyun, membuatku kaget.”a..anio, hmm jinjja? Tidak juga kok, mungkin perasaanmu saja” kataku mengelak, dia hanya mengangguk-angguk saja.”rumahmu dimana? Bagaimana kalau kita pulang bersama?” pertanyaan Kyuhyun membuat hatika benar-benar ingin melompat. Pulang bersama Kyuhyun? Wahh hanya orang bodoh yang tidak mau. Kataku dalam hati sambil tersenyum. “ tuhkan benar, aku yakin hobimu melamun, yak! Hentikan hobimu itu, melamun tidak baik loh” kyuhyun kembali menasihatiku. “ne.. ohya ini” kataku menyerahkan selembar kertas berisi alamat rumahku. “ eh, kau tinggal di perumahan ini ?” katanya setelah membaca kertas yang tadi kuberikan. “ne, wae?” tanyaku penasaran. “aku juga tinggal disana, tapi aku di nomer 22” jelasnya. “mwo? Jinjjayo? Kenapa aku tidak menyadari dari dulu ya?” aku pun bingung sendiri, kenapa aku tidak menyadari bahwa dia satu perumahan  dengan ku, huwahh tuhan memang sangat baik padaku. “ok kita pulang bersama nanti ya.” kata kyuhyun “ok, tunggu aku ya” kataku sambil tersenyum “ yasudah aku kembali ke kelas dulu ya, annyeong” kyuhyuun beranjak dari ruang UKS “ gomawo kyuhyun-ah, annyeong” kataku.    

~Seminggu kemudian…~

Aku dan Kyuhyun mengalami kemajuan yang pesat, kini kami sering terlihat bersama, senang sekali, oh ia dari kemarin dia mengajariku cara bermain basket, ya, kalian sudah tau kan? Aku membenci olahraga? Namun saat dekat dengannya aku menurut saja diajak main basket. Aneh bukan? Tapi itulah yang kualami. Saat sedang melamun, hp ku bergetar.

From : Cho Kyuhyun

Seung hye, cepat ke lapangan biasa, kita latihan basket, dan ada sesuatu yang harus kubicarakan. Ok? ppali, arra?

Cih namja ini, seenaknya saja menyuruhku. Mwo? Basket again? Ottohke? Aku tidak ingin bersentuhan dengan bola yang tidak higienis itu, tapi demi Kyuhyun aku rela. Akupun membalas pesannya.

To : Cho Kyuhyun

Ne, chamkamman, aku akan kesana sekita 10 menit ok?

Akupun bergegas ke lapangan tempatku biasa berlatih dengan Kyuhyun.

~Moon Seung Hye POV end~

*Cho Kyuhyun POV*

Sejak kejadian di UKS, aku menjadi dekat dengan Seung hye. Dia yeoja yang baik juga manis. Entah mengapa sejak dekat dengan nya, aku merasa nyaman. Aku merasa aku ikut menjadi ceria jika bersamanya. Beda saat aku bersama yeoja chinguku dulu. Ya namanya Seohyun dia hampir mirip dengan seung hye, tapi   saat bersama Seohyun aku tidak merasa senyaman bersama Seung Hye, jadi hari ini sudah kuputuskan akan menyatakan cintaku pada Seung Hye, aku mengiriminya pesan singkat dan dia akan kesini sekitar 10 menit lagi, sambil menunggu aku hanya bermain basket, tiba – tiba ada seorang yeoja yang memanggil ku, “Cho Kyuhyun” kata yeoja itu, sepertinya dia tidak asing, setelah kuperhatikan dia .. dia Seohyun, dia langsung memelukku, namun aku tidak menggubrisnya. “ Cho Kyuhyun, ayo kita ulang dari awal cinta kita, aku akan berjanji , menjadi yeoja yang kau inginkan” pintanya. “miyanhe seohyun, aku tidak bisa, aku sudah jatuh cinta pada yeoja lain” kataku jujur. Lalu dia menangis “anio, kau tidak akan berpacaran selain denganku,”  dia menangis sambil memelukku, mau tak mau akupun membalas pelukannya, hanya sekedar untuk menenangkan nya saja.

~Cho Kyuhyun POV End~

*Moon Seung Hye POV”

Saat sudah sampai di lapangan basket, tempat biasa aku latihan bersama Kyuhyun. Aku melihat Kyuhyun sedang memeluk seorang yeoja. Apakah yeoja itu yeoja chingunya Kyuhyun? Aku  seperti terjatuh ke dalam jurang, benar-benar sakit menyaksikan pemandangan seperti ini, aku tidak bisa menahan tangisku,  akupun berlari menjauh dari tempat ini, aku berlari sekencang-kecangnya, entah kemana arahku berlari, saat ini aku hanya ingin berlari sejauh-jauhnya dari pemandangan yang membuatku hampir mati itu. Teganya Kyuhyun menyuruhku datang kesana hanya untuk melihat mereka bermesraan seperti itu, jahat sekali dia. Aku terus menangis, namun aku mendengar suara memanggil namaku “Moon Seung Hye, tunggu aku” aku seperti mengenal suara itu, ah, itu suara kyuhyun. Untuk apa dia mengejarku namun, bodohnya aku, kakiku malah berhenti.

~Moon seung Hye POV End~

*Cho Kyuhyun POV*

sepertinya aku melihat seseorang, ommo! Itu Seung hye. Dia berlari, menjauh dari tempat ini. Akupun melepas pelukan Seohyun, aku tak peduli, saat ini fikiranku tertuju pada Seung Hye, pasti tadi dia melihat kami berpelukan, dan dia pasti salah paham.  Aku mengejarnya, sambil berteriak memanggil namanya “ Moon Seung Hye, tunggu aku” kataku, dan berhasil, dia berhenti berlari, akupun menghampirinya. “seung hye, kau jangan salah paham ya. yeoja itu adalah mantan yeoja chinguku, namun tadi tiba-tiba dia datang, dan mengajakku untuk kembali padanya, tapi aku menolak dan dia menangis, jadi aku hanya berusaha menenangkannya”. Kataku menjelaskan semua yang terjadi. “jinjja? Oh, tapi apa hubungannya denganku? Aku kan buka siapa-siapamu” katanya dingin, “ ok, Seung Hye hentikan semua ini, kau tau? aku akan mengatakan yang sebenarnya sekarang, dengarkan aku ya, aku tidak tau kau akan menerimaku atau tidak, tapi satu yang aku sadari.” Kataku, aku menarik napas. Setelah bersiap untuk melanjutkan pembicaraanku, namun kulihat dia sedang dalam posisi tertidur, ommo, apa dia pingsan? Saat kuperiksa napasnya, ternyata dia teridur, mungkin dia terlalu cape berlari sejauh ini. Haha lucu sekali dia, sempat-sempatnya dia tertidur, akupun menggendongnya (lagi?) ke sebuah taman kota dekat sini, sampai disana aku membaringkannya di sebuah bangku panjang sambil menunggunya bangun aku mendengarkan music dari mp3 player ku.

~Cho Kyuhyun POV End~

30 menit kemudian

*Moon Seung Hye  POV*  

Aku terbangun dari tidurku, dan aku melihat pemandangan taman kota? Sedang apa aku disini? Akupun merubah posisiku menjadi duduk, dan kulihat Kyuhyun sedang duduk disampingku. “ oh kau sudah bangun?” tanyanya padaku. Aku hanya menangguk, “eh, bagaimana aku bisa disini?” tanyaku penasaran, “ aku yang menggendong mu, kau ini berat tau, kenapa kau senang sekali pingsan atau tertidur di depanku sih? Kau sudah 3 kali ku gendong tau” katanya panjang lebar sambil pura-pura marah.”jinjja? hehe miyanhe, hah 3 kali? Iya ya aku baru menyadarinya.” Kataku malu.

~Moon seung Hye POV End~

*Cho Kyuhyun POV*

Dia terbangun akhirnya, setelah mengobrol sedikit dengannya, aku berlutut di depannya, dia nampak kaget, tapi aku akan meneruskan rencanaku. “ Moon seung hye, dengarkan aku, aku mohon jangan salah paham tentang aku dan Seohyun,dia hanya mantan yeoja chinguku, dan dia tidak lagi ada di hatiku, dia sudah digantikan oleh seseorang, yaitu kamu, aku tidak tau mengapa ini bisa terjadi tapi..” aku menggantungkan kata-kata ku untuk melihat reaksinya, dia Nampak penasaran “tapi apa Kyu?” tanyanya, lalu dengan mantap aku berucap “saranghe Moon seung Hye, maukah kau menjadi yeoja chingu-ku?” tanyaku. Ia menyembunyikan wajahnya yang kini memerah, lalu dia mengangguk “na do sarangheyo Cho Kyuhyun” katanya, aku meloncat senang,dan aku memeluknya.

~Cho Kyuhyun POV End~

*Moon Seung Hye POV*

  Aku  kaget, dan senang saat dia bilang “saranghe”, benar-benar seperti mimpi, dengan wajah malu memerah akupun menangguk dan menjawab “na do sarangheyo Cho Kyuhyun” dia meloncat senang dan memelukku. Akhirnya mimpiku terwujud. “ gomawo Seung hye” katanya, sebelum aku menjawab dia mencium keningku. “gomawo Kyu” kataku.

E N D

A/N : akhirnya selesai juga ni FF, gaje? Bingung? Tolong maklumin ya semuah., soalnya pertama kali bikin ff nih, komentar sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaatt dibutuhkan ok, gomawo ^_^

first posting

oso oseyo *bow*

annyeonghaseyo chingudeul, di blog ini rencananya aku akan, isi dengan FF yang cast nya member Super Junior dan SHINee, ya, karena aku ELF dan Shawol maka aku bkin FF yang castnya dari SJ ama SHINee. ohya. Kim Okta Imnida, miyan bukan nama asli ya, n salam kenal dan sering-sering main di sini ya…

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.