FF my angel

FF My angels

Main cast :

Kim yong mi (oc’s)

Lee dong hae (as himself)

Genre : romance

Length : oneshoot

Warning : typos, alur gaje.

Rating : General

Disclaimer : Lee Donghae adalah milik Tuhan,super junior, SM ent, dan ELF. but Oc’s is mine, this ff is mine, ga dapet keuntungan dari ff ini, ff ini hanya untuk hiburan semata. Its just ff

A/N : annyeong, kim okta here, ini ff ke dua aku . dan artinya masih perlu banget komentar dari para readers dan sunbae. Walau Cuma beberapa huruf/ kata, itu udah bikin aku seneng banget, ohiya kalo mau komen manggil nya bisa chingu, saeng, atau eonnie hehe, im born in 98. Ok just happy reading .

*Kim young Mi POV*

Aku baru pulang dari latihan taekwondo, lalu aku pergi ke tempat fitness fiuuh, aku ingin sekali langsung tidur di kasur ku yang empuk, rasanya tulangku mau retak, saat ini jam menunjukan jam 09.00. aku berjalan menuju apartemen ku, aku melewati gang yang sepi dan gelap. Namun beberapa saat aku mendengar suara seseorang “ tolong.. tolong.”. Aku mencari asal suara itu. Ternyata dia seorang namja yang sedang di pukuli oleh 2 namja berbadan lebih besar darinya.

*Lee Donghae POV*

Aku sedang menuju halte bus terdekat, Karena aku akan pergi ke suatu tempat. Namun tiba-tiba ada 2 namja yang berbadan besar, menghadangku, “mau apa kalian” kataku mencoba berani. “ jangan banyak bicara, serahkan barang-barang berhargamu! Palli !!” kata salah satu namja itu, sambil menarik kerah bajuku “shirreo!!” teriakku, namun aku salah, sebelum aku berhasil kabur, mereka sudah berhasil menghajarku, aku sudah tidak kuat lagi, aku merasakan darah keluar dari hidungku, “tolong.. tolong.” Aku meminta pertolongan, walau aku tidak tau apa ada yang mendengarku. Tiba-tiba ada seseorang datang dan dengan cepat menghajar preman-preman itu, oh tuhan mungkinkah dia adalah malaikat yang kau kirim untukku? setelah mereka pergi, dia mendekatiku, dan bertanya “gwaenchanayo?” tanyanya, sebelum aku menjawab aku merasa kepalaku sakit sekali. Karena aku merasa mulai tak sadarkan diri aku hanya bisa mengucapkan “gomawo” dan setelah itu, keadaan menjadi gelap…

*Kim young mi POV*

aku pun langsung menghajar kedua preman itu, dan berhasil, mereka melarikan diri, meninggalkan namja itu, kasian sekali dia, darah keluar dari hidungnya juga bibirnya, dia juga mendapat beberapa lebam di wajahnya. Akupun mendekati namja itu. “ gwaenchanayo” tanyaku, namun dia hanya berucap “gomawo” lalu dia tak sadarkan diri, sepertinya dia luka parah, langsung saja aku menelpon ambulan untuk menyelamatkan namja ini, sekitar 10 menit kemudian, ambulan datang, namja itu dibawa ke rumah sakit, entah mengapa aku khawatir pada namja itu, akhirnya aku ikut ke rumah sakit. Setelah sekitar setengah jam di ruang UGD akhirnya namja itu dibawa ke kamar rawat inap. Dia masih tertidur “untung kau menelpon ambulan dengan cepat agashi, karena kalau tidak dia bisa saja kehabisan darah” kata-kata dokter masih teringat di benakku. ‘huaahhmmm’ aku menguap, sudah jam berapa ini? Kulihat jam di dinding, waktu menujukan pukul 00.12, sudah malam ternyata, baiklah sebaiknya aku pulang ke rumah dan besok aku akan menjenguknya.

*Author POV*

cahaya matahari menembus jendela apartemen Young Mi dan berhasil membuat yeoja itu terbangun, ia melihat jam di ponsel nya, sekarang waktu menunjukan pukul 08.00 pagi, dia pun bergegas mandi. Karena hari ini dia tidak ada jadwal, jadi dia bisa beristirahat. Setelah mandi dia membuat sarapan, tiba-tiba ia mengingat sesuatu. ‘bagaimana keadaan namja itu?’ katanya dalam hati. Young mi memutuskan untuk menjengknya di rumah sakit.

*kim Young Mi POV*

Sesampainya di sana aku langsung memasuki kamar rawat inap nya, ‘ceklek’ saat kubuka pintunya dia masih tertidur, aku duduk di samping ranjangnya, beberapa menit kemudian datang seorang dokter dan suster, untuk memeriksa namja ini. “bagaimana keadaannya dok?” tanyaku pada dokter. “ dia baik-baik saja, sebentar lagi dia akan bangun” kata sang dokter, dan disambut senyuman ku “ khamsamnida dok” kataku sambil membungkuk hormat “ne, cheonman” kata dokter itu lalu pergi dari kamar ini. Beberapa menit kemudian namja ini sadar. “huh? Kau sudah sadar?wah syukurlah, aku akan memanggil dokter dulu ya” kataku senang, lalu aku beranjak dari samping ranjang itu, tapi aku merasa ada yang menarik tanganku, aku menoleh “gomawo” katanya sambil tersenyum, DEG apa yang terjadi pada hatiku? Kenapa perasaanku jadi tidak karuan seperti ini? “ah, ne cheonman, sekarang kau tiduran dulu, aku akan memanggil dokter dulu ” kataku, lalu pergi mencari dokter.

* Lee Donghae POV*

Aku membuka mataku, dimana aku? Ah sepertinya aku di rumah sakit, bagian atas kepalaku di perban dan tangan ku di infuse, pasti nya ini pemandangan rumah sakit, di sebelahku aku melihat seorang yeoja.dia pasti malaikat yang menolongku tadi malam.”huh? kau sadar? wah syukurlah, aku akan memanggil dokter dulu ya” katanya lalu dia beranjak pergi, sebelum ia pergi aku menarik tangannya, dia pun menoleh “gomawo” ucapku sambil menunjukan senyumku, aku sangat berterimakasih padanya, karena dia telah menyelamatkan nyawaku, dia melamun sebentar lalu berkata “ah, ne cheonman, sekarang kau tiduran dulu, aku akan memanggil dokter dulu ” katanya lalu pergi dari kamar ini. Tidak lama kemudian dia datang bersama seorang dokter, lalu dokter mulai memeriksa keadaan ku, setelah selesai, sang dokter pamit pergi dari ruangan ini. Akhirnya hanya kami berdua yang ada di ruangan ini.kami sama-sama diam, lalu aku ingat, kami belum berkenalan sejak tadi maka aku pun mengajaknya berkenalan.”hmm siapa namamu?” lalu yeoja itu tersenyum lalu menjawab pertanyaanku sambil berdiri, “Kim Young Mi imnida, kau?” lalu dia kembali duduk, “Lee Donghae imnida” jawabku, beberapa menit kemudian kami sudah tidak canggung seperti tadi. Selama 1 jam aku mengobrol panjang lebar dengan Young Mi,’ dia Yeoja yang manis dan menyenangkan’, ini kesanku

*kim Young Mi POV*

Setelah berkenalan, kami mengobrol tanpa canggung, entah kenapa bisa begini, bisa kuakui, senyuman namja ini, benar-benar mempesona. ‘Ah aku ini sedang memikirkan apa sih?’ rutukku dalam hati, eh? Kenapa dia melamun sambil menatapku, DEG! Perasaanku kan jadi tidak karuan, “yak! Donghae, wae?” tanyaku mengakhiri perasaan aneh ini. Dia Nampak terkejut “uh? Hmm aniyo” jawabnya. “oh ia ini waktunya kau istirahat, aku pergi dulu ya, nanti aku akan kesini lagi, Annyeong Donghae” kataku. “ne, hati-hati ya.” Donghae melambaikan tangannya, aku membalasnya dengan senyuman.

#few days later#

*Author POV*

Hari ini Donghae sudah di perbolehkan pulang, ia dijemput oleh keluarganya, namun ia belum sempat memberitahu Young Mi kalau dia sudah sembuh dan sudah di perbolehkan untuk pulang, dan juga rencana nya, Donghae akan menginap di Rumah orang tua nya di Mokpo selama beberapa minggu. Donghae ingin sekali memberitahu Young Mi tentang ini, tapi karena dia belum sempat menanyakan nomor ponsel Young Mi dan dia tidak tau alamat Young Mi, dia tidak bisa memberitahu Young Mi. “anakku, kau kenapa?” Tanya umma nya Donghae, melihat sang anak murung seperti itu “aniyo umma, gwaenchanayo” jawab Donghae bohong, padahal dia sedang memikirkan seorang yeoja, yaitu Yong Mi.lalu mereka pun berangkat ke Mokpo.

*Kim Young Mi POV*

Seperti biasa, setelah bekerja, aku menyempatkan pergi ke rumah sakit, untuk menjenguk Donghae, setelah sampai di rumah sakit, betapa terkejutnya aku melihat Donghae tidak ada di kamarnya, dan ruangan ini sudah bersih, seperti sudah di tinggal penghuni nya. Lalu aku memutuskan untuk bertanya pada seorang suster “Tuan Lee Donghae telah meninggalkan rumah sakit ini tadi pagi, agashi” Jawab suster itu, kenapa Donghae tidak memberitahu ku? Ah, bodohnya aku, aku kan tidak memberinya nomer ponsel ku, berarti.. aku… akh memikirkan nya saja sudah membuat ku kesal, aku kesal dengan fakta bahwa aku tidak bisa bertemu dengan Donghae lagi, hhhh sudahlah, aku pulang saja.

>>>5 month later<<>>20.55 waktu setempat<<>esoknya<<

*Lee Donghae POV*

Aku sudah siap untuk berangkat menjemput Yong Mi, aku memakai shirt putih polos dengan lengan pendek, dan celana panjang hitam. Aku akan membuatnya menjadi princess ku hari ini. Setelah aku menancap gas, mobil ku pun melaju ke apartemen Young Mi.

*Kim Young Mi POV*

Aku sedang bingung memilih pakaian apa yang cocok untukku, aku tidak mempunyai baju yang bermerk mahal, dan akhirnya aku hanya memakai shirt berwarna putih dengan lengan panjang berwarna hitam, dan untuk bawahan aku memakai hot pants, dan atasan nya ku padukan dengan syal hitam putih *bayangin G.Na pas di mv black and white* yah, lumayan lah, menurut ku tidak terlalu buruk, untuk make up aku hanya memakai make up natural. Dan selesai, aku meraih ponsel ku, ternyata ada 1 pesan.

From : Donghae

Young Mi, aku sedang perjalanan ke apartemen mu, tunggu aku ya.

Dan akupun membalas pesan nya.

To : Donghae

Ne, aku akan menunggumu.

Baru saat aku menekan tombol send, aku mendengar suara klakson di luar apartemen ku, ternyata mobil Donghae, aku pun langsung pergi menemui Donghae.

*Lee Donghae POV*

Sesampainya di depan apartemen Young Mi, aku mengklakson mobil ku agar dia tau aku sudah di depan apartemen nya, dan tak lama kemudian ia menghampiriku, aku pun keluar dari mobil untuk menyambutnya, aku menatapnya dari ujung kepala sampai ujung kaki, pakaian nya bukan pakaian yang mewah dan bermerk, tapi dia terlihat cantik sekali, benar-benar seperti princess. “yak, Donghae kau kenapa?” Tanya Young Mi tiba-tiba, sambil melambaikan tangan nya di depan wajah ku. “kau cantik” akupun tidak menyadari aku berbicara seperti itu, kata-kata itu keluar begitu saja dari mulut ku, dan kulihat wajah nya sedang bersemu merah.”hahaha gomawo, sudahlah, kajja” katanya mengalihkan pembicaraan, akupun membukakan pintu seperti biasanya, setelah kami memasang Savety belt, mobil pun mulai melaju di jalan raya seoul, yang kebetulan hari ini tidak terlalu padat. “kita mau kemana?” Tanya nya padaku “ aku ingin mengajak mu ke Lotte world saja, bagimana?” akupun balik Tanya, “ baiklah, kajja” katanya bersemangat. Mobil pun melaju ke tempat wisata.

*author POV*

30 menit kemudian akhirnya mereka sampai di Lotte World, sesmpainya disana, mereka mencoba banyak wahana, seperti roller coaster, dll. Setelah merasa lelah, mereka beristirahat di sebuah kursi. “Young mi, apa kau lapar?” Tanya Donghae membuka pembicaraan. “ ne, noumu gomapta” jawab Young Mi, “baiklah, ayo kita cari restoran, aku juga lapar, kau mau apa? “ kata Donghae sambil berdiri “ aku mau kimchi saja” lalu mereka pun berjalan menuju mobil donghae. Saat mereka berjalan tangan mereka saling bertabrakan, secara tiba-tiba Donghae menggandeng tangan Young Mi. “tangan mu terus menabrakku, daripada begitu lebih baik begini kan?”

*Kim Young Mi POV*

Saat kami berjalan menuju mobilnya Donghae, tiba-tiba dia menggandeng tangan ku, aku kaget dan menoleh kearah nya. “tangan mu terus menabrakku, daripada begitu lebih baik begini kan?” katanya menjelaskan, sambil tersenyum manis, dan kami lanjutkan saja perjalanan kami menuju mobil itu. Setelah sampai di parkiran, aku merasa ingin buang air kecil “Donghae, bisakah aku ke toilet sebentar? “ tanyaku, diapun mengangguk dan memilih masuk ke dalam mobil, dan dengan segera aku mencari toilet terdekat.

*Lee Donghae POV*

Hahha, sungguh lucu sekali ekspresinya saat kugandeng tangan nya, itu memang sengaja aku lakukan, sekarang Young Mi sedang ke toilet, aku memutuskan untuk mendengarkan music dari mobil ku, tiba-tiba ada 2 orang namja yang mengetuk kaca mobil ku, wajah mereka sangar, dengan agak gugup aku membuka jendela ku “hey kau! Cepat keluar!” kata namja itu kasar, sambil menodong(?) kan senjata tajam, akupun cepat-cepat menutup Kaca mobil ku. Entahlah, aku seorang namja pengecut atau apa, tapi aku trauma dengan kejadian seperti ini, dan kulihat mereka mengambil sebuah batu yang lumayan besar dan bersiap untuk memecahkan kaca mobil ku, aku hanya bisa diam di kursi ku, karena aku tidak tau apa yang harus kulakukan, saat batu itu hampir mengenai kaca mobil ku, tiba-tiba 2 namja itu ditendang oleh seorang Yeoja. BUGh!!! Dan yeoja itu menghajar mereka, hingga mereka terlihat minta maaf dan berlari tunggang langgang dari tempat ini, dan yeoja itu adalah, Young Mi!

*Kim Young MI POV*

Saat akan kembali ke mobil Donghae, aku melihat 2 orang namja sangar yang sedang memegang batu yang lumayan besar tampaknya akan digunakan untuk memecahkan kaca mobil, kulihat plat nomernya, ‘itu plat mobil Donghae!’ akupun langsung menendang mereka, dan menghajar mereka. Setelah mereka tidak berdaya mereka memohon maaf dan pergi, setelah aku melihat mobil Donghae, Donghae pun keluar dari mobilnya dan berlari kea rahku, wajah nya pucat sekali, aku yakin dia Shock sekarang, dan sekarang dia sedang memelukku. Dan tanpa sadar aku mengelus punggung nya, untuk menenangkan nya.“ gomawo Young Mi, you’re my angel” katanya saat masih di pelukan ku. Akupun hanya mengangguk. Akhirnya aku memutuskan aku yang akan menyetir mobil, karena kulihat Donghae masih pucat dan aku yakin dia pasti tidak bisa menyetir mobil dalam keadaan seperti ini. Setelah kami masuk ke mobil, dn memakai savety belt. Mobil pun melaju ke sebuah restoran yang Donghae saran kan padaku. Akupun hanya mengiyakan permintaan Donghae, beberapa menit kemudian Donghae tampaknya tidak terlalu pucat seperti tadi.

*Author POV*

akhirnya sampai di restoran yang dimaksud. Lalu mereka masuk kedalam restoran itu dan memilih tempat duduk, tak lama kemudian seorang pelayan datang dan menyodorkan daftar menu, setelah memesan, si pelayan pun pergi. Beberapa menit kemudian makanan yang mereka pesan sudah ada di meja dan siap untuk disantap, Young Mi pun menyiapkan sumpitnya “Jal Mokgetsemnida” kata nya, lalu melahap kimchi itu. Donghae hanya tersenyum melihat gadis itu, merasa diperhatikan Young Mi pun menoleh kea rah Donghae, “yak! Kenapa kau tidak makan? Tidak suka kah?” Tanya nya sambil sesekali mengunyah, “ ah aniyo, hmmm noumu mashida, Jal mokgetsemnida” Donghae akhirnya memakan kimchi itu. Setelah selesai. “wahh benar-benar kenyang” kata Young Mi, sambil tersenyum pada Dongahe “iya enak sekali, kapan-kapan kita kesini lagi ya?” Young Mi kembali tesenyum sambil mengangguik.”karena sudah selesai makan, ayo, aku ingin mengajakmu ke suatu tempat” kata Donghae, “eh? Mau kemana lagi kita?” young Mi heran. “ sudah kau ikut saja.” Kata Donghae sambil menggandeng tangan Young Mi. setelah membayar di kasir, Donghae dan YongMi kembali ke mobil untuk menuju tempat yang dimaksud Donghae. “ayolah Donghae, beitahu aku kita mau kemana?” pinta young Mi, tapi Donghae hanya tersenyum sambil berkata “shirreo, ini rahasia,” katanya sambil cekikikan (?) melihat Young Mi yang manyun seperti itu. Akhirnya mereka sampai di depan sebuah salon besar. “nah, kajja kita masuk.” Ajak Donghae sambil menggandeng tangan YoungMi.

*Kim Young Mi POV*

Mobil donghae, berhenti di depan sebuah salon besar. Wah salon ini pasti salon yang mahal. “nah, kajja kita masuk” katanya sambil menggandeng tangan ku. Setelah kami memasuki salon besar itu, Donghae menemui seseorang yang tampaknya seorang hairstylist, setelah 5 menit kemudian dia berjalan kearah ku. “sekarang kau ikuti saja noona itu.jangan nakal ya” katanya sambil terkekeh. Lalu akupun mengikuti noona yang ditunjuk donghae tadi. tibalah aku disebuah tempat untuk creambath, setelah selesai creambath, aku diajak lagi ke suatu ruangan. Sekarang aku sedang berada di ruang hairstyle dan make up. Lalu noona tadi menyuruhku duduk, dan dia mulai mensylist rambutku, entah seperti apa jadinya nanti, aku hanya menuruti kata-kata Donghae saja, aku juga tidak tau kenapa aku patuh pada Donghae. Setelah rambutku selesai, noona itu beralih ke wajahku, “ hm, wajahmu itu sudah cantik, tidak di make up pun kau sudah cantik” kata noona itu, kami pun tertawa kecil, “tapi aku akan tetap memberimu sedikit make up, agar kau lebih terlihat cantik.” kata noona itu, lalu mulai me make over ku, *karna author belom ngerti soal make up- me make up, jadi di skip aja ya, mian reader*. Setengah jam kemudian.. “selesai, silahkan buka matamu” kata noona itu, aku memandang cermin di depan ku, huh? Apa benar di cermin itu aku? Aku sendiri kaget melihat penampilan ku, rambutku digerai dengan sedikit ikal di bagian bawahnya, aku sudah seperti tuan putri kkk, tak kusadari ada seseorang dibelakangku, dia menatapku dari cermin.

*DOnghae POV*

Setelah Young Mi selesai di stylist dan di make over akupun berniat untuk melihatnya, dari cermin aku bisa melihatnya, dia sangat-sangat cantik. “kau benar-benar cantik Young Mi” kataku jujur. Diapun menoleh kebelakang, tepatnya kearahku. “ Gomawo Donghae” katanya. Lalu aku mengajaknya ke suatu ruangan, diruangan itu, sudah ada seorang designer, yang membawa dress-dress rancangan nya. Aku yang menyuruh nya, ya, dress itu akan dipakai Young Mi, setelah sampai di ruangan itu, Young Mi terlihat takjub. Tanpa menunggu lama akupun langsung memilih dress yang cocok untuk Young Mi, aku juga meminta pendapat dari designer itu. Young Mi masih terdiam, takjub melihat dress-dress ini. “ Young Mi, cobalah dress ini.” Kataku sambil menyodorkan dress selutut berwarna soft pink, dengan model kemben (?) dibalut dengan jaket pendek (?) *ngerti kan?* ini. Dia hanya mengangguk dan mengambil dress itu lalu masuk ke fitting room, beberapa menit kemudain, dia keluar dari fitting room, aku tertegun melihat Young Mi yang begitu cantik.aku pun mengganti pakaian ku, bukan mengganti sebenarnya, Cuma aku tambahkan dengan jas hitam saja. Lalu aku membayar dress itu pada si designer. Setelah selesai memilh baju, sekarang sepatu, hmm high heels adalah sepatu yang bagus, tak butuh waktu lama untuk menemukan high heels yang cocok untuk Young Mi, pilihan ku, jatuh pada high heels 6 centi berwarna serasi dengan dressnya. Setelah semua selesai, aku akan membawanya ke restoran Italian yang sudah aku pesan, sebentar lagi, aku akan menyatakan perasaan ku padanya.

*author POV*

Setelah sampai *tadi dimobilnya skip aja ya* di restoran yang telah dipesan Donghae, mereka masuk, ke dalam restoran itu. Setelah menu dipesan mereka mulai berbincang – bincang. “ Donghae, Gomawo” lagi-lagi Young Mi mengucapkan kata-kata itu. “cheonman, sudahlah jangan menyebut kata-kata itu terus, entah sudah keberapa kali kau mngatakan kata itu” kata donghae pura-pura ngambek. “ hahaha ne, aku tidak akan mengulanginya lagi. Gomawo” jawab Young Mi. “yak! Kau mengatakan itu lagi” kata Donghe pura-pura marah. Lalu mereka tertawa bersama.beberapa menit kemudian makanan datang, makan malam mereka diiringi dengan alunan music merdu. setelah memakan hidangan utama, mereka memakan makanan penutupnya, yaitu pudding coklat.

*Kim Young Mi POV*

Semua hidangan ini benar-benar enak,sekarang aku akan memakan hidangan penutup nya. pudding coklat, hmm benar-benar enak.sewaktu menyendok (?) suapan terakhirku, aku baru menyadari ada sebuah kotak coklat didalam nya, akupun menatap donghae seolah berbicara ‘apa ini?’ “buka saja. “ kata nya, akupun membuka kotak itu. Betapa terkejutnya aku, itu sebuah kalung , berliontin love, dan dibelakangnya ada huruf D&Y singkatan dari Donghae & Young Mi, lalu Donghae menggenggam tanganku. “di awal kita bertemu, kau adalah penyelamat hidupku, kau seperti malaikat yang dikirim tuhan untukku.” Dia menggantung kata-katanya. “ saranghe, my angel, Kim Young Mi” aku tidak bisa menahan air mata kebahagiaan ku. “na do saranghe Lee Donghae” kataku lalu memeluknya.

*Lee Donghae POV*

Aku senang sekali ketika mengetahui dia juga mencintaiku, aku benar-benar bahagia, aku tidak akan melepaskan mu Young Mi. saranghe My Angel.

~END~