Ngungsi Di Dorm SHINee

Tittle : Ngungsi di Dorm SHINee

Author : Kim Okta (킴 억타)  aka Sung EunKyung (성은 경)

Cast : Member Super Junior & SHINee

Genre : Comedy

Length : Oneshoot

Rating : G

A/N : eey annyeong~^^ kali ini Author bawa ff genre comedy ancur (?) ini ff pertama admin yang genre nya comedy, semoga kalian suka ya. Author juga gatau deh nih lucu apa enggak –a . seancur apapun ff author, author harap gaada Silent readers ya^^, oke, happy reading!

 

Baca lebih lanjut

FF Call me Oppa! (Oneshoot)

Call me oppa!

Tittle : Call me Oppa!

Author : Kim Okta (킴 억타)  aka Sung EunKyung (성은 경)

Cast  :                Kim Heechul (SJ) as Kim Heechul

Kim Hyuna (4Minute) as  Cho Hyuna

Support Cast :  Lee Chaerin aka CL (2Ne1)

Kim jongin aka Kai (EXO)

Lee Donghae aka donghae (SJ)

Genre : (masih tetep -_-) romance, comedy (gaje)

Rating : PG

A/N : Annyeonghaseyo! Kim Okta back! Maap ya banyak ff yg gantung -_- *dicekek reader* untuk permintaan maaf author karena lama banget gak publish serta ff nya pada gantung di tali jemuran *abaikan* author ganti dengan FF baru ini ._. sebenernya masih gaje, tapi yaudah yg rela baca aja (?) dan juga diharap coment nya ya ‘.’)/ gak coment? Ntar gak ketemu bias loh *angguk2 bareng choco* oke, happy reading^^

*Hyuna POV*

“aigoo~ kenapa kau berjalan sangat lambat?”namja itu berdiri di sampingku lalu megambil alih tas ku yg penuh dengan buku-buku pelajaran. “bukan aku yg lambat, tapi kau yg terlalu cepat berjalan babo” umpatku, aish dia selalu saja mengejekku. “huh itu kan hanya alasan mu, ppali sepertinya 3 menit lagi gerbang sekolah akan ditutup” dia menggandeng tangan ku dan berlari ke arah sekolah yg berjarak 2 km. tepat saat kami melewati gerbang bel berbunyi. Kami berhenti sejenak, “yak! Kau gila berlari secepat itu dan menggandeng tanganku sembarangan?!” tanyaku pada namja babo disebelahku. “harusnya kau berterimakasih padaku, pertama aku sudah berbaik hati membawakan tas mu yg sangat berat ini, kedua mengajak mu berlari dan hasilnya kita tidak terlambat” semua yg dia katakan benar. Dia melempar tas ku ke arah ku. “ambil ini dan cepat pergi ke kelasmu” ucapnya lalu berjalan santai kea rah kelas 12. Baca lebih lanjut

Saranghe Eunhyuk (Sequel of ‘Kajima’) Part 5 [END]

Saranghe Eunhyuk! ( Sequel of Kajima!) (Part 5)

Author : Kim Okta

Cast :

Eunhyuk / Lee Hyuk Jae. 은혁 (Super Junior)

Shin Gyo Rin  . 신겨린  (OC’s)

Choi Minho. 최민허  (SHINee)

Jung Ji Sun. 정지순 (OC’s)

And other cast

Genre : Romance

Length : Chaptered

Disclaimer : semua cast hanya milik Tuhan, sedangkan Oc’s dan FF ini, milikku. Aku tidak mendapat sesuatu dari FF ini.FF ini udah tersebar di banyak blog *caelah*, dan wp aku tentunya : https://sushinff2.wordpress.com. THIS JUST FF

Baca lebih lanjut

Saranghe Eunhyuk! (sequel ‘Kajima’) Part 4

Saranghe Eunhyuk! ( Sequel of Kajima!) (Part 4)

Author : Kim Okta

Cast :

Eunhyuk / Lee Hyuk Jae (Super Junior)

Shin Gyo Rin (OC’s)

Choi Minho (SHINee)

Jung Ji Sun (OC’s)

And other cast

Genre : Romance

Length : Chaptered

Disclaimer : semua cast hanya milik Tuhan, sedangkan Oc’s dan FF ini, milikku. Aku tidak mendapat sesuatu dari FF ini.FF ini udah tersebar di banyak blog *caelah*, dan wp aku tentunya : https://sushinff2.wordpress.com. THIS JUST FF

Baca lebih lanjut

FF the princess is my girlfriend

The princess is my girlfriend (Part 1)

Cast :

Lee Hye Eun (OC’s)

Lee Hyuk Jae/ Eunhyuk (Super Junior)

Choi Siwon (Super Junior)

And other super junior member

Genre : Romance, humor

Length : Twoshoot

Warning : typos, gaje

Rating : General

Disclaimer : Lee hyuk jae dan Member SJ lainnya, hanya milik Tuhan, super junior, SM ent, keluarganya, dan ELF. Sedangkan OC milik aku. FF ini hasil dari imajinasi otak aku, jadi kalo ada kesamaan alur, tokoh atau apa aja, tolong di maklumkan, hanya kebetulan semata. Aku gak menghasilkan uang dari ff ini, This just FF.

A/N : annyeong *bow*, Kim Okta back.. this my 3rd ff, dan tentunya masih perlu komen dan masukan dari para Sunbae dan reader skalian. Ok, happy reading..

*Author POV*

Lee Hye Eun adalah seorang anak dari pemilik SM ent, yaitu Lee soo man. Dan siapa yang tidak tau SM ent? SM ent adalah label tempat bernaungnya BB dan GB yang terpopuler di Asia, bahkan mancanegara, misalnya, Super Junior, SNSD, SHINee, f(x) dan lainnya. Lee Hye Eun dari kecil sudah terbiasa diperlakukan seperti Princess. Ya, Dia bisa mendapatkan apa saja yang dia mau. Kalau soal bertemu dengan artis-artis dibawah naungan SM ent. Sangat mudah bagi Hye Eun, ia tinggal datang sesuka hati nya. Hye Eun kuliah di Inha University, dia satu universitas dengan super junior’s Siwon. Dia Hoobae nya Siwon di Inha University.  Hye Eun mencintai Siwon, namun Siwon hanya menganggapnya sebagai dongsaeng saja. Yah bisa dibilang cinta Hye Eun bertepuk sebelah tangan. Tapi Hye Eun tidak menyerah, dia sering datang ke Dorm Super Junior untuk dekat dengan Siwon, namun tetap saja Siwon tidak menggubrisnya. Seperti saat ini.

*Lee Hye Eun POV*

Aku sedang menuju dorm super junior saat ini. Aku tahu hari ini mereka sedang tidak ada jadwal, maka aku berencana kesana dan membawa makanan yang cukup banyak. Setelah sampai di depan dorm suju, akupun memencet bel. Tak lama kemudian Siwon oppa membukakan pintu untukku. “oppa” kataku langsung memeluknya, diapun membalas pelukan ku. “ayo Hye Eun masuk ke dalam, eh? Kau membawa apa?” Tanya Siwon oppa, sambil menunjuk beberapa kantong yang dibawa asisten ku. “ah, itu hanya beberapa makanan untuk kalian “  kataku lalu masuk ke dalam dorm suju, aku sudah biasa ke sini. “annyeong oppadeul” kataku menyapa member suju, ya, di depan tv sedang ada Eunhyuk oppa, Donghae Oppa, dan Leeteuk oppa. “Hye Eun-ah. Annyeong” sapa mereka ketika menyadari kehadiran ku. “ kemana yang lain?” tanyaku sambil mencari keberadaan member lain “ah, Ryeowook sedang jalan-jalan bersama Yesung. Sungmin sedang di kamar mandi, Kyuhyun pastinya sedang berpacaran dengan PSP nya” jawab Donghae ringan, tiba-tiba Shindong oppa datang. “howah, Hye Eun kau membawa spaghetti ya?” kata Shindong oppa to the point. “ne” jawabku, “wah, gomawo Hye Eun, aku juga sedang lapar, karena wookie lagi jalan-jalan jadi ga ada yang masak deh, wah jeongmal gomawo” kata Shindong oppa girang, lalu membawa plastik-plastik itu ke meja makan. Akupun duduk di sofa, sambil menonton tv bersama yang lain. Disampingku ada Eunhyuk oppa. “Hye Eun aku pergi dulu ya, aku ada jadwal sebentar. Annyeong” kata Siwon oppa lalu pergi dari dorm ini. Hh, padahal tujuanku kesini ingin bersama Siwon oppa, tapi kalau aku pulang, aku bosan, lebih baik disini ber sama oppadeul.

*Siwon POV*

Aku malas kalau ada Hye Eun, pasti dia akan bermanja-manja dengan ku, aku tidak nyaman dengan kelakuannya itu. Lebih baik aku keluar saja, berpura-pura ada jadwal. “Hye Eun, aku pergi dulu ya, aku ada jadwal sebentar, annyeong” kataku sambil beranjak pergi dari Dorm.

*Lee Hye Eun POV*

Tiba-tiba handphone Leeteuk oppa bordering “yoboseyo?,……..” “ah, arra, tunggu ya” kata Leeteuk oppa sambil menutup pembicaraan di handphone. “ Ryeowook dan Yesung minta dijemput di kedai Handel and Greetels, aku pergi dulu ya” kata Leeteuk oppa. “ne hati-hati oppa” kataku, kulihat dibawah, Donghae oppa sudah tertidur, kami –aku dan Eunhyuk oppa-  saling bertatapan geli melihat Donghae oppa tertidur pulas, akhirnya Eunhyuk oppa beranjak dari duduk nya, dan menhampiri Donghae oppa. “yak Donghae, irreona, kalau mau tidur, di kamar saja, kau ini, lihat liurmu tesebar dimana-mana” kata Enhyuk oppa sambil menggoyang-goyangkan lengan donghae, dan berhasil,”ne aku pindah,” Dongahe oppa pindah ke kamarnya. Dan sekarang tinggalah aku dan Eunhyuk oppa. Setelah 10 menit menonton tv dalam diam seperti ini aku merasa bosan, eh? Kenapa EunHyuk oppa melihatku ? “kau bosan ya?” tanya Eunhyuk oppa, “ Ne, oppa. “ jawabku sambil cemberut. “Hye Eun jangan cemberut. Nanti cantiknya hilang loh?” kata Eunhyuk oppa sambil menjawil daguku. “hahahaha jinjja?”  kataku tertawa  “ jinjja. Kalau begitu ayo kita jalan-jalan. Kau mau kemana?” Eunhyuk oppa menawariku jalan-jalan. “ hmm, baiklah, kita ke mall ya, aku mau shopping.” Jawabku semangat. “ ok, khalkayo” kata Eunhyuk oppa.

*Lee Hyukjae POV*

Akhirnya aku bisa jalan-jalan dengan Hye Eun, ya, aku menyukai nya, bahkan aku menyayanginya. Bukan karena dia anak pemilik SM ent, tapi memang aku menyukainya. Meskipun aku tau dia menyukai Siwon, tapi aku tidak akan menyerah. Dan disinilah aku dan Hye Eun sekarang, di sebuah Mall di Seoul. Aku sudah memakai berbagai penyamaran seperti kacamata, dan syal yang menutupi mulutku. Yah memang harus kuakui, aku agak menyesal untuk mengajaknya jalan-jalan ke mall, kau tau? Dia seperti terhipnotis oleh barang-barang disini. Entah sudah berapa banyak barang yang sudah ia beli.”oppa, kau cape?”  tiba-tiba Hye Eun ada di depan ku. “eoh? Sebenarnya iya”  jawabku jujur. “hmm sudah kuduga, baiklah ayo kita balik ke dorm oppa, asisten Oh, taruh belanjaanku di mobil ya” katanya memerintah asistennya lalu menggandengku. Aku senang sekali “hmm,bagaimana kalau kita ke taman saja. Di Dorm kita pasti bosan” usulku, yah, kalo balik ke dorm, aku tidak bisa berduaan dengan nya lagi. “ hmm bukan ide yang buruk, kajja” katanya seraya berjalan. Hahaha dia benar-benar manis. Tak terasa aku tersenyum.

 # at Park #

“oppa, bolehkah aku bercerita padamu?” Tanya Hye Eun padaku, kini dia sedang menyenderkan kepalanya di bahuku. “ne, tentu saja, kau mau cerita apa?” tanyaku lembut. “kau tau oppa? Aku menyukai Siwon oppa, ah, ani, aku mencintai Siwon oppa, tapi sepertinya dia tidak.” Katanya sambil menunjukan wajah kecewa. “hmm, ne aku tau kau mencintainya. Siwon itu bukan tidak mencintaimu. Dia mencintaimu kok, tapi mungkin mencintai seperti oppa pada dongsaeng” kataku menjelsakan, lalu dia mengerutkan keningnya dan mengangkat kepalanya dari bahuku, dia duduk seperti biasa. “keunde oppa, aku mencintainya seperti yeoja pada namja” katanya menatapku. “ Hye Eun apa kau tau apa itu cinta?” dan ia tidak menjawab, dia malah termenung.

*Lee Hye Eun POV*

“ Hye Eun apa kau tau apa itu cinta?” Tanya Eunhyuk oppa padaku. Aku baru menyadarinya, aku tidak tau apa yang dimaksud cinta?  Dan yang aku pikirkan sekarang apa aku mencintai Siwon oppa? Diriku menjawab ‘ya’ tapi hatiku tidak yakin, entahlah,selama ini aku menyukai Siwon oppa karena dia tampan, tinggi, pintar, dan dia dari keluarga terpandang. Apa itu cinta? “ Hye Eun? Kenapa melamun?” Tanya Eunhyuk sambil mengibaskan tangannya di depan wajahku, “eoh? Gwaenchana oppa, aku baru menyadari betapa bodohnya aku, bahkan aku tidak tau apa itu cinta?” kataku jujur, lalu kembali menyenderkan kepalaku di bahu Eunhyuk oppa. “cinta adalah ketika kau menerima semua sifat yang ada pada diri seseorang, entah itu kebaikannya maupun keburukannya.” Kata Eunhyuk oppa, sambil menghela napas, dan melanjutkan perkataannya “ cinta bukan hanya melihat dari fisik atau status sosialnya, tapi semua yang ada pada dirinya, dirinya yang apa adanya” katanya lalu tersenyum padaku. Berarti perasaanku pada Siwon oppa bukan cinta? Lagi-lagi aku bertanya, ingin aku menanyakan jawaban dari semua ini, tapi hanya aku yang bisa menjawab pertanyaan ini. Tapi hatiku ingin sekali mendapatkan Siwon oppa. Akhirnya sebuah ide muncul di otaku. “oppa maukah kau membantuku?” tanyaku pada Eunhyuk oppa. “tentu, everything for you” katanya, akupun tersenyum. “ oppa, maukah kau menjadi namja-chinguku?” sudah kukira reaksinya akan seperti itu.

*Lee Hyuk Jae POV*

“ oppa, maukah kau menjadi namja-chinguku?” Tanya Hye Eun dengan wajah Innocent, ini seperti mimpi, tak terasa mataku membulat, dan mulutku menganga, aku shock sekaligus gembira. “iya, namja chiingu ku, tapi hanya namja-chingu bohongan, kita bersandiwara menjadi sepasang kekasih, aku ingin melihat apakah Siwon oppa akan cemburu padaku?” lanjutnya dengan wajah Innocent lagi. Setelah terbang ke langit  lalu terjun ke bumi dan masuk ke neraka. Itulah yang kurasakan, dan kurasa mataku memanas, oh andwae, jangan menangis di depannya pabo! Aku berteriak dalam hati, aku harus tegar, toh ini akan membuatnya senang. “n..ne, aku akan membantumu Hye Eun”. Dan dia langsung memelukku. “ gomawo oppa, saranghe” katanya padaku, ya aku tau kata ‘saranghe’ itu, seperti ucapan dari dongsaeng kepada oppa. aku rasa dia bahagia sekarang, meskimembantunya sama seperti mebunuh diriku sendiri secara perlahan, tapi, demi Hye Eun, aku akan melakukan nya.

# night at Dorm #

Aku sudah mengantar Hye Eun ke rumahnya, dan kini aku baru memasuki dorm dan langsung menuju kamarku dan Donghae. Namun kuurungkan ketika mencium bau makanan dari dapur “wookie, kau masak apa?” tanyaku dan wookie langsung menoleh padaku. “ah, hyung, kau sudah pulang? Aku sedang memasak Ramyeon”  kata wookie sambil melanjutkan masak nya. “aku mau juga dong wookie” kata Eunhyuk dan langsung duduk di meja makan. “ne chamkamman” kata wookie.

*Author POV*

 5 menit kemudian ramyeon ala Chef Wookie, sudah tersedia di meja makan “ jal makgetsemnida”. Eunhyuk langsung menyantap ramyeon itu tanpa ampun (?) , tidak sampai 5 menit ramyeon itu sudah habis  *buset dah,Hyukkie oppa, laper apa doyan?* sementara wookie, makan dengan tenang. “wookie, boleh aku bertanya?” Tanya Eunhyuk. Wookie hanya mengangguk. “ jika kau menyukai seorang yeoja, tapi yeoja itu menyukai orang lain, lalu dia meminta mu untuk membantunya mendekati namja yang ia suka, lalu kau membantunya, menurutmu bagaimana?” Tanya Eunhyuk bercerita panjang lebar. “hmm, jadi maksudmu cinta segitiga? Ah, kalau aku namja itu, aku tidak akan membantunya, tapi aku akan membuatnya mencintaiku, dan menyingkirkan namja itu.” Kata wookie santai. Lalu Eunhyuk menjitak wookie. “yak! Appo hyung! Aku kan menjawab pertanyaanmu” protes wookie. “ne kau memang menjawab tapi jawabanmu tidak bermutu, itu namanya egois kau tau?” Eunhyuk mulai menasihati wookie. “yang penting kan aku menjawabmu hyung” kata wookie lalu melanjutkan makannya, Eunhyuk pun menggelengkan kepalanya, dan memilih untukpergi ke kamarnya dan donghae. Ternyata di kamar, Donghae sedang membaca komik onepiece milik Eunhyuk. “hyukkie, selamat datang” kata Donghae menoleh pada Eunhyuk. “ne” kata Eunhyuk lalu langsung tiduran di ranjangnya, melihat ekspresi Eunhyuk yang agak murung donghae pun bertanya. “hyukkie? Waeyo? Ada masalahkah? Ceritakan saja padaku” kata donghae lalu duduk di sebelah ranjang Eunhyuk “aniyo, gwaenchana” kata Hyukkie, seperti biasa dia menolak untuk curhat pada couplenya ini. “hyukkie, kau selalu begitu, ayolah, akukan couplemu.” Kata Donghae menyenggol-nyenggol lengan Eunhyuk, dan akhirnya Eunhyuk pun menceritakan semuanya pada Donghae, termasuk tentang dia menyukai Hye Eun. “kau benar mencintainya hyuk?” Tanya Donghae tak percaya. “ ne, “ kata hyukkie sambil meanghela napas. “ ottohke?” katanya, “baiklah, ambil sisi positif nya hyuk, meskipun kau hanya menjadi namja-chingu bohongannya, kau bisa lebih dekat dengannya, anggaplah bahwa dia yeoja-chingu nyata mu. Dan berilah dia perilaku yang baik, hingga akhirnya dia akan luluh padamu, tunjukan kau lebih pantas dari Siwon.”jelas donghae, dan Eunhyuk megangguk setuju.

*Lee Hyuk Jae POV*

Donghae benar, semua yang dikatakan Donghae memang benar. “ kau benar hae,oh gomawo hae, kau memang couple ku” kataku kegirangan sambil memeluknya.

# Esoknya #

“jagiya, irreona, ini sudah siang.” aku mendengar suara Hye Eun, apa aku masih bermimpi? Akupun membuka mataku. Aku membelalakkan mataku, kenapa Hye Eun ada disini? “ Hye Eun apa yang kau lakukan disini?” tanyaku sambil duduk. “ untuk membangunkan mu tentunya” katanya sambil tersenyum. “sudahlah,oppa  mandi sana. Semua sudah di ruang makan, aku akan menunggumu di meja makan ya, ppali” katanya lalu pergi. Akupun pergi mandi, tetapi masih memikirkan kejadian tadi, mwo? Hye Eun memanggilku jagiya? Mungkin otakku sudah rusak pikirku, setelah mandi, aku bergegas ke meja makan, dan aku duduk bersebelahan dengan Hye Eun, di depan ku ada Siwon yang sedang makan dengan santai. Tiba-tiba Hye Eun berdiri. “oppadeul, aku ingin memberi pengumuman.” Kata Hye Eun, aku tak mengerti apa yang akan dia lakukan lalu dia menolehku dan mengedipkan 1 matanya. “mulai hari ini, aku dan Eunhyuk oppa adalah sepasang kekasih. “ katanya. Aku hanya melongo mendengar perkataannya. Hyungdeul dan dongsaengku langsung bersorak, dan satu-persatu mengucapkan selamat pada Hye Eun dan aku.

*Lee Hye eun POV*

. “mulai hari ini, aku dan Eunhyuk oppa adalah sepasang kekasih. “ kataku, dan oppadel bersorak, kulihat Eunhyuk oppa melongo, dan yang kulihat sekarang adalah Siwon oppa, dia terlihat teang-tenang saja, malah tampak tersenyum, aku kecewa, tidak ada raut cemburu di wajahnya, namun aku tidak menyerah sampai sini. “chukkae, hyuk. Wahhh, kau harus menjaga dongsaeng ku dengan baik ya” kata Siwon oppa pada Eunhyuk oppa, Eunhyuk oppa masih terlihat shock. Lalu setelah itu kami pun melanjutkan makan nya. aku pun masih penasaran dengan Siwon oppa. “oppa, aaaaa” kataku sambil menyuapkan bubur ke mulut Eunhyuk oppa, Eunhyuk oppa pun hanya menurut. “yaa, oppa, berantakan tuh” kataku sambil mengelap mulut nya dengan tisu. Dan aku kembali menoleh ke Siwon oppa. Tapi tetap saja, tidak terlihat raut cemburu di wajahnya, ia malah tertawa melihat tingkahku.setelah selesai makan akupun pergi ke sebuah taman dekat dorm suju. Saat sedang duduk sendiri, kata-kata Eunhyuk oppa kembali terngiang di telingaku. “Siwon itu bukan tidak mencintaimu. Dia mencintaimu kok, tapi mungkin mencintai seperti oppa pada dongsaeng”, hhh, aku menghela nafas, untuk menghilangkan rasa yang aku tidak tau ini. Tiba-tiba di depan ku berdiri seorang namja, akupun menolehkan kepalaku. “oppa” itu Eunhyuk oppa, ya, oppa yang selalu ada memang hanya Eunhyuk oppa. Lalu dia duduk di sebelahku. “apa yang kau lakukan?” Tanya Eunhyuk oppa. “aniyo, hanya mencari udara segar” kataku bohong. “ah, jadi menurutmu udara di dalam Dorm suju itu tercemar?” katanya sambil hamper terkekeh. “akan kuadukan ini pada Leeteuk hyung” kata Eunhyuk oppa. “hahaha aniyo, aku tidak bilang  begitu kau yang bilang oppa” kataku membela diri, yah, dekat dengan Eunhyuk oppa, bisa membuatku melupakan sejenak beban dipikiran ku. “ohya, yang tadi pagi itu hanya sandiwara ya?” Tanya Eunhyukoppa.”ne” kataku, lalu Eunhyuk oppa pun hanya ber oh ria sambil mengangguk.

*Lee Hyukjae POV*

sudah kuduga, ia hanya sandiwara. Daripada berada di taman seperti ini, membosankan. Lebih baik, jalan-jalan, tapi bukan shopping tentunya. “hei, kau mau es krim?.” Kataku. “eoh? Es Krim?? Aku mau.”  katanya, dan dia tersenyum. “ok, kajja” kataku, lalu dia menggandeng tanganku. Sebelumnya seperti biasa aku memakai alat penyamaranku, setelah selesai akupun memasuki kedai es krim itu, aku memesan rasa strawberry dan Hye Eun memesan rasa Coklat. Setelah mendapat es krim kami pun duduk di sebuah kursi dan menikmati es krim masing-masing. Setelah selesai memakan es krim. “hmm, jeongmal mashida” kata Hye Eun, haha lucu sekali dia, dia meninggalkan bekas es Krim di bibirnya. “hahahahahhahaa” tawaku memecah. “wae oppa?” Tanya Hye Eun Innocent. Akupun mengambil tisu dan mengelap bibirnya “kau meninggalkan sisa es krim di bibirmu jagi” kataku. Kulihat wajahnya sedang memerah. Eoh? Memerah? Kenapa?

*Lee Hye Eun POV*

Kenapa Eunhyuk oppa tertawa? Apa yang lucu? Lalu ia mengambil tisu dan tangannya yang sedang memegang tisu menyentuh bibirku.   “kau meninggalkan sisa es krim di bibirmu jagi”  ternyata ada sisa es krim di bibirku, eh? Kenapa perasaanku ini? Kurasa wajahku memerah sekarang. “bagaimana bisa seorang princess, meninggalkan sisa es krim di bibirnya?, dan mengapa wajahmu memerah? hahahahaha” seperti nya Eunhyuk oppa berhasil menggodaku habis-habisan, kenapa dia ini? Apa dia tertular virus Evil Kyu oppa? Ck, menyebalkan. Aku pun pura-pura ngambek, “sudahlah oppa, hentikanlah tawamu itu, gusimu sudah kering tuh” kataku. “hahaha jinjja? Biar saja, hahaha aku berhasil menggoda seorang princess, aku memang hebat” katanya melanjutkan tawanya. “ne, ne , miyan jagi” kata nya setelah tawanya reda. “ne, aku memaafkan mu oppa” kataku, bagaimana pun juga, aku tidak bisa marah padanya. Dan anehnya aku tidak risih dipanggil dengan embel-embel ‘jagi’, aku kenapa? Na do molla. “oppa kita mau kemana lagi?” tanyaku. “bagaimana kalau ke Sungai Han, di sore hari pemandangan nya indah” kata Eunhyuk oppa. “baiklah.” Dan kamipun pergi  ke sungai Han. Sesampainya disana, benar saja apa yang dikatakan Eunhyuk oppa. Pemandangannya sangat indah, aku suka tempat ini, dan seperti biasa, setelah duduk, aku menyenderkan kepalaku di bahu Eunhyuk oppa, posisi ini membuatku nyaman. “oppa, penyamaran mu payah, kau pasti bisa langsung dikenali oleh para ELF, terutama Jewels.” Komentarku. “jinjja? Habis, tadinya kan tidak berniat jalan-jalan.” Katanya. “ oh ia” katanya mengambil beberapa akar, dan bunga cantik di sekitar sungai Han, lalu ia membuatnya menjadi sebuah gelang, cantik sekali gelang itu. Lalu diapunmemegang tangan ku, dan memasang nya di tanganku. “cantik sekali” katanya sambil tersenyum. Pipiku pun kembali bersemu merah. “yang cantik itu gelangnya” lanjut Eunhyuk oppa, dan membuatku memanyunkan bibirku, “hahaha iya, gelangnya dan Hye Eun cantik, dan kau lebih cantik dari semuanya” katanya sambil mengacak pelan rambutku. Akupun tersenyum, “ohya, mau kopi? Aku membeli kopi dulu ya di kedai itu” katanya sambil menunjuk sebuah kedai kopi kecil di dekat sini. “ok”  kataku.”tunggu disitu ya, jangan kemana-mana” kata Eunhyuk oppa lagi sambil berjalan mundur dan kemudian berjalan lurus ke arah kedai kopi itu. Akupun menikmati pemandangan disni, angin nya sejuk. Lalu datanglah 2 orang yeoja. “hey kau, kami tau yang tadi itu Eunhyuk oppa. Kau siapanya?” Kata mereka sambil melipat tangan di dada. “aniyo, itu bukan Eunhyuk,  dasar pabo” kataku berbohong sambil mengalihkan pandangan ke sungai. “ ya! Apa kau bilang ? pabo?” kata salah satu yeoja itu tak terima. “ne, kalian pabo, tadi itu bukan Eunhyuk.” Jawabku bersandiwara. “hey, dengar ya, kami adalah Jewels, jadi kami tau benar Eunhyuk oppa.” Kata mereka. “terserahlah” kataku lalu beranjak pergi dan, ada yang memegang tangan ku “dengar ya! Tidak ada yang boleh merebut Eunhyuk oppa dari kami!” katanya. Lalu aku pun menoleh, salah satu dari yeoja itupun menamparku, PLAK! “jangan pernah mendekati Eunhyuk oppa lagi” sebelum aku menjawab aku di dorong dan tercebur ke Sungai, oh tidak, aku tidak bisa berenang. Aku mencoba untuk bergerak ke permukaan, sambil sesekali berteriak “tolong!”.. ‘apa aku akan mati???’

~To Be Continued ~

FF my angel

FF My angels

Main cast :

Kim yong mi (oc’s)

Lee dong hae (as himself)

Genre : romance

Length : oneshoot

Warning : typos, alur gaje.

Rating : General

Disclaimer : Lee Donghae adalah milik Tuhan,super junior, SM ent, dan ELF. but Oc’s is mine, this ff is mine, ga dapet keuntungan dari ff ini, ff ini hanya untuk hiburan semata. Its just ff

A/N : annyeong, kim okta here, ini ff ke dua aku . dan artinya masih perlu banget komentar dari para readers dan sunbae. Walau Cuma beberapa huruf/ kata, itu udah bikin aku seneng banget, ohiya kalo mau komen manggil nya bisa chingu, saeng, atau eonnie hehe, im born in 98. Ok just happy reading .

*Kim young Mi POV*

Aku baru pulang dari latihan taekwondo, lalu aku pergi ke tempat fitness fiuuh, aku ingin sekali langsung tidur di kasur ku yang empuk, rasanya tulangku mau retak, saat ini jam menunjukan jam 09.00. aku berjalan menuju apartemen ku, aku melewati gang yang sepi dan gelap. Namun beberapa saat aku mendengar suara seseorang “ tolong.. tolong.”. Aku mencari asal suara itu. Ternyata dia seorang namja yang sedang di pukuli oleh 2 namja berbadan lebih besar darinya.

*Lee Donghae POV*

Aku sedang menuju halte bus terdekat, Karena aku akan pergi ke suatu tempat. Namun tiba-tiba ada 2 namja yang berbadan besar, menghadangku, “mau apa kalian” kataku mencoba berani. “ jangan banyak bicara, serahkan barang-barang berhargamu! Palli !!” kata salah satu namja itu, sambil menarik kerah bajuku “shirreo!!” teriakku, namun aku salah, sebelum aku berhasil kabur, mereka sudah berhasil menghajarku, aku sudah tidak kuat lagi, aku merasakan darah keluar dari hidungku, “tolong.. tolong.” Aku meminta pertolongan, walau aku tidak tau apa ada yang mendengarku. Tiba-tiba ada seseorang datang dan dengan cepat menghajar preman-preman itu, oh tuhan mungkinkah dia adalah malaikat yang kau kirim untukku? setelah mereka pergi, dia mendekatiku, dan bertanya “gwaenchanayo?” tanyanya, sebelum aku menjawab aku merasa kepalaku sakit sekali. Karena aku merasa mulai tak sadarkan diri aku hanya bisa mengucapkan “gomawo” dan setelah itu, keadaan menjadi gelap…

*Kim young mi POV*

aku pun langsung menghajar kedua preman itu, dan berhasil, mereka melarikan diri, meninggalkan namja itu, kasian sekali dia, darah keluar dari hidungnya juga bibirnya, dia juga mendapat beberapa lebam di wajahnya. Akupun mendekati namja itu. “ gwaenchanayo” tanyaku, namun dia hanya berucap “gomawo” lalu dia tak sadarkan diri, sepertinya dia luka parah, langsung saja aku menelpon ambulan untuk menyelamatkan namja ini, sekitar 10 menit kemudian, ambulan datang, namja itu dibawa ke rumah sakit, entah mengapa aku khawatir pada namja itu, akhirnya aku ikut ke rumah sakit. Setelah sekitar setengah jam di ruang UGD akhirnya namja itu dibawa ke kamar rawat inap. Dia masih tertidur “untung kau menelpon ambulan dengan cepat agashi, karena kalau tidak dia bisa saja kehabisan darah” kata-kata dokter masih teringat di benakku. ‘huaahhmmm’ aku menguap, sudah jam berapa ini? Kulihat jam di dinding, waktu menujukan pukul 00.12, sudah malam ternyata, baiklah sebaiknya aku pulang ke rumah dan besok aku akan menjenguknya.

*Author POV*

cahaya matahari menembus jendela apartemen Young Mi dan berhasil membuat yeoja itu terbangun, ia melihat jam di ponsel nya, sekarang waktu menunjukan pukul 08.00 pagi, dia pun bergegas mandi. Karena hari ini dia tidak ada jadwal, jadi dia bisa beristirahat. Setelah mandi dia membuat sarapan, tiba-tiba ia mengingat sesuatu. ‘bagaimana keadaan namja itu?’ katanya dalam hati. Young mi memutuskan untuk menjengknya di rumah sakit.

*kim Young Mi POV*

Sesampainya di sana aku langsung memasuki kamar rawat inap nya, ‘ceklek’ saat kubuka pintunya dia masih tertidur, aku duduk di samping ranjangnya, beberapa menit kemudian datang seorang dokter dan suster, untuk memeriksa namja ini. “bagaimana keadaannya dok?” tanyaku pada dokter. “ dia baik-baik saja, sebentar lagi dia akan bangun” kata sang dokter, dan disambut senyuman ku “ khamsamnida dok” kataku sambil membungkuk hormat “ne, cheonman” kata dokter itu lalu pergi dari kamar ini. Beberapa menit kemudian namja ini sadar. “huh? Kau sudah sadar?wah syukurlah, aku akan memanggil dokter dulu ya” kataku senang, lalu aku beranjak dari samping ranjang itu, tapi aku merasa ada yang menarik tanganku, aku menoleh “gomawo” katanya sambil tersenyum, DEG apa yang terjadi pada hatiku? Kenapa perasaanku jadi tidak karuan seperti ini? “ah, ne cheonman, sekarang kau tiduran dulu, aku akan memanggil dokter dulu ” kataku, lalu pergi mencari dokter.

* Lee Donghae POV*

Aku membuka mataku, dimana aku? Ah sepertinya aku di rumah sakit, bagian atas kepalaku di perban dan tangan ku di infuse, pasti nya ini pemandangan rumah sakit, di sebelahku aku melihat seorang yeoja.dia pasti malaikat yang menolongku tadi malam.”huh? kau sadar? wah syukurlah, aku akan memanggil dokter dulu ya” katanya lalu dia beranjak pergi, sebelum ia pergi aku menarik tangannya, dia pun menoleh “gomawo” ucapku sambil menunjukan senyumku, aku sangat berterimakasih padanya, karena dia telah menyelamatkan nyawaku, dia melamun sebentar lalu berkata “ah, ne cheonman, sekarang kau tiduran dulu, aku akan memanggil dokter dulu ” katanya lalu pergi dari kamar ini. Tidak lama kemudian dia datang bersama seorang dokter, lalu dokter mulai memeriksa keadaan ku, setelah selesai, sang dokter pamit pergi dari ruangan ini. Akhirnya hanya kami berdua yang ada di ruangan ini.kami sama-sama diam, lalu aku ingat, kami belum berkenalan sejak tadi maka aku pun mengajaknya berkenalan.”hmm siapa namamu?” lalu yeoja itu tersenyum lalu menjawab pertanyaanku sambil berdiri, “Kim Young Mi imnida, kau?” lalu dia kembali duduk, “Lee Donghae imnida” jawabku, beberapa menit kemudian kami sudah tidak canggung seperti tadi. Selama 1 jam aku mengobrol panjang lebar dengan Young Mi,’ dia Yeoja yang manis dan menyenangkan’, ini kesanku

*kim Young Mi POV*

Setelah berkenalan, kami mengobrol tanpa canggung, entah kenapa bisa begini, bisa kuakui, senyuman namja ini, benar-benar mempesona. ‘Ah aku ini sedang memikirkan apa sih?’ rutukku dalam hati, eh? Kenapa dia melamun sambil menatapku, DEG! Perasaanku kan jadi tidak karuan, “yak! Donghae, wae?” tanyaku mengakhiri perasaan aneh ini. Dia Nampak terkejut “uh? Hmm aniyo” jawabnya. “oh ia ini waktunya kau istirahat, aku pergi dulu ya, nanti aku akan kesini lagi, Annyeong Donghae” kataku. “ne, hati-hati ya.” Donghae melambaikan tangannya, aku membalasnya dengan senyuman.

#few days later#

*Author POV*

Hari ini Donghae sudah di perbolehkan pulang, ia dijemput oleh keluarganya, namun ia belum sempat memberitahu Young Mi kalau dia sudah sembuh dan sudah di perbolehkan untuk pulang, dan juga rencana nya, Donghae akan menginap di Rumah orang tua nya di Mokpo selama beberapa minggu. Donghae ingin sekali memberitahu Young Mi tentang ini, tapi karena dia belum sempat menanyakan nomor ponsel Young Mi dan dia tidak tau alamat Young Mi, dia tidak bisa memberitahu Young Mi. “anakku, kau kenapa?” Tanya umma nya Donghae, melihat sang anak murung seperti itu “aniyo umma, gwaenchanayo” jawab Donghae bohong, padahal dia sedang memikirkan seorang yeoja, yaitu Yong Mi.lalu mereka pun berangkat ke Mokpo.

*Kim Young Mi POV*

Seperti biasa, setelah bekerja, aku menyempatkan pergi ke rumah sakit, untuk menjenguk Donghae, setelah sampai di rumah sakit, betapa terkejutnya aku melihat Donghae tidak ada di kamarnya, dan ruangan ini sudah bersih, seperti sudah di tinggal penghuni nya. Lalu aku memutuskan untuk bertanya pada seorang suster “Tuan Lee Donghae telah meninggalkan rumah sakit ini tadi pagi, agashi” Jawab suster itu, kenapa Donghae tidak memberitahu ku? Ah, bodohnya aku, aku kan tidak memberinya nomer ponsel ku, berarti.. aku… akh memikirkan nya saja sudah membuat ku kesal, aku kesal dengan fakta bahwa aku tidak bisa bertemu dengan Donghae lagi, hhhh sudahlah, aku pulang saja.

>>>5 month later<<>>20.55 waktu setempat<<>esoknya<<

*Lee Donghae POV*

Aku sudah siap untuk berangkat menjemput Yong Mi, aku memakai shirt putih polos dengan lengan pendek, dan celana panjang hitam. Aku akan membuatnya menjadi princess ku hari ini. Setelah aku menancap gas, mobil ku pun melaju ke apartemen Young Mi.

*Kim Young Mi POV*

Aku sedang bingung memilih pakaian apa yang cocok untukku, aku tidak mempunyai baju yang bermerk mahal, dan akhirnya aku hanya memakai shirt berwarna putih dengan lengan panjang berwarna hitam, dan untuk bawahan aku memakai hot pants, dan atasan nya ku padukan dengan syal hitam putih *bayangin G.Na pas di mv black and white* yah, lumayan lah, menurut ku tidak terlalu buruk, untuk make up aku hanya memakai make up natural. Dan selesai, aku meraih ponsel ku, ternyata ada 1 pesan.

From : Donghae

Young Mi, aku sedang perjalanan ke apartemen mu, tunggu aku ya.

Dan akupun membalas pesan nya.

To : Donghae

Ne, aku akan menunggumu.

Baru saat aku menekan tombol send, aku mendengar suara klakson di luar apartemen ku, ternyata mobil Donghae, aku pun langsung pergi menemui Donghae.

*Lee Donghae POV*

Sesampainya di depan apartemen Young Mi, aku mengklakson mobil ku agar dia tau aku sudah di depan apartemen nya, dan tak lama kemudian ia menghampiriku, aku pun keluar dari mobil untuk menyambutnya, aku menatapnya dari ujung kepala sampai ujung kaki, pakaian nya bukan pakaian yang mewah dan bermerk, tapi dia terlihat cantik sekali, benar-benar seperti princess. “yak, Donghae kau kenapa?” Tanya Young Mi tiba-tiba, sambil melambaikan tangan nya di depan wajah ku. “kau cantik” akupun tidak menyadari aku berbicara seperti itu, kata-kata itu keluar begitu saja dari mulut ku, dan kulihat wajah nya sedang bersemu merah.”hahaha gomawo, sudahlah, kajja” katanya mengalihkan pembicaraan, akupun membukakan pintu seperti biasanya, setelah kami memasang Savety belt, mobil pun mulai melaju di jalan raya seoul, yang kebetulan hari ini tidak terlalu padat. “kita mau kemana?” Tanya nya padaku “ aku ingin mengajak mu ke Lotte world saja, bagimana?” akupun balik Tanya, “ baiklah, kajja” katanya bersemangat. Mobil pun melaju ke tempat wisata.

*author POV*

30 menit kemudian akhirnya mereka sampai di Lotte World, sesmpainya disana, mereka mencoba banyak wahana, seperti roller coaster, dll. Setelah merasa lelah, mereka beristirahat di sebuah kursi. “Young mi, apa kau lapar?” Tanya Donghae membuka pembicaraan. “ ne, noumu gomapta” jawab Young Mi, “baiklah, ayo kita cari restoran, aku juga lapar, kau mau apa? “ kata Donghae sambil berdiri “ aku mau kimchi saja” lalu mereka pun berjalan menuju mobil donghae. Saat mereka berjalan tangan mereka saling bertabrakan, secara tiba-tiba Donghae menggandeng tangan Young Mi. “tangan mu terus menabrakku, daripada begitu lebih baik begini kan?”

*Kim Young Mi POV*

Saat kami berjalan menuju mobilnya Donghae, tiba-tiba dia menggandeng tangan ku, aku kaget dan menoleh kearah nya. “tangan mu terus menabrakku, daripada begitu lebih baik begini kan?” katanya menjelaskan, sambil tersenyum manis, dan kami lanjutkan saja perjalanan kami menuju mobil itu. Setelah sampai di parkiran, aku merasa ingin buang air kecil “Donghae, bisakah aku ke toilet sebentar? “ tanyaku, diapun mengangguk dan memilih masuk ke dalam mobil, dan dengan segera aku mencari toilet terdekat.

*Lee Donghae POV*

Hahha, sungguh lucu sekali ekspresinya saat kugandeng tangan nya, itu memang sengaja aku lakukan, sekarang Young Mi sedang ke toilet, aku memutuskan untuk mendengarkan music dari mobil ku, tiba-tiba ada 2 orang namja yang mengetuk kaca mobil ku, wajah mereka sangar, dengan agak gugup aku membuka jendela ku “hey kau! Cepat keluar!” kata namja itu kasar, sambil menodong(?) kan senjata tajam, akupun cepat-cepat menutup Kaca mobil ku. Entahlah, aku seorang namja pengecut atau apa, tapi aku trauma dengan kejadian seperti ini, dan kulihat mereka mengambil sebuah batu yang lumayan besar dan bersiap untuk memecahkan kaca mobil ku, aku hanya bisa diam di kursi ku, karena aku tidak tau apa yang harus kulakukan, saat batu itu hampir mengenai kaca mobil ku, tiba-tiba 2 namja itu ditendang oleh seorang Yeoja. BUGh!!! Dan yeoja itu menghajar mereka, hingga mereka terlihat minta maaf dan berlari tunggang langgang dari tempat ini, dan yeoja itu adalah, Young Mi!

*Kim Young MI POV*

Saat akan kembali ke mobil Donghae, aku melihat 2 orang namja sangar yang sedang memegang batu yang lumayan besar tampaknya akan digunakan untuk memecahkan kaca mobil, kulihat plat nomernya, ‘itu plat mobil Donghae!’ akupun langsung menendang mereka, dan menghajar mereka. Setelah mereka tidak berdaya mereka memohon maaf dan pergi, setelah aku melihat mobil Donghae, Donghae pun keluar dari mobilnya dan berlari kea rahku, wajah nya pucat sekali, aku yakin dia Shock sekarang, dan sekarang dia sedang memelukku. Dan tanpa sadar aku mengelus punggung nya, untuk menenangkan nya.“ gomawo Young Mi, you’re my angel” katanya saat masih di pelukan ku. Akupun hanya mengangguk. Akhirnya aku memutuskan aku yang akan menyetir mobil, karena kulihat Donghae masih pucat dan aku yakin dia pasti tidak bisa menyetir mobil dalam keadaan seperti ini. Setelah kami masuk ke mobil, dn memakai savety belt. Mobil pun melaju ke sebuah restoran yang Donghae saran kan padaku. Akupun hanya mengiyakan permintaan Donghae, beberapa menit kemudian Donghae tampaknya tidak terlalu pucat seperti tadi.

*Author POV*

akhirnya sampai di restoran yang dimaksud. Lalu mereka masuk kedalam restoran itu dan memilih tempat duduk, tak lama kemudian seorang pelayan datang dan menyodorkan daftar menu, setelah memesan, si pelayan pun pergi. Beberapa menit kemudian makanan yang mereka pesan sudah ada di meja dan siap untuk disantap, Young Mi pun menyiapkan sumpitnya “Jal Mokgetsemnida” kata nya, lalu melahap kimchi itu. Donghae hanya tersenyum melihat gadis itu, merasa diperhatikan Young Mi pun menoleh kea rah Donghae, “yak! Kenapa kau tidak makan? Tidak suka kah?” Tanya nya sambil sesekali mengunyah, “ ah aniyo, hmmm noumu mashida, Jal mokgetsemnida” Donghae akhirnya memakan kimchi itu. Setelah selesai. “wahh benar-benar kenyang” kata Young Mi, sambil tersenyum pada Dongahe “iya enak sekali, kapan-kapan kita kesini lagi ya?” Young Mi kembali tesenyum sambil mengangguik.”karena sudah selesai makan, ayo, aku ingin mengajakmu ke suatu tempat” kata Donghae, “eh? Mau kemana lagi kita?” young Mi heran. “ sudah kau ikut saja.” Kata Donghae sambil menggandeng tangan Young Mi. setelah membayar di kasir, Donghae dan YongMi kembali ke mobil untuk menuju tempat yang dimaksud Donghae. “ayolah Donghae, beitahu aku kita mau kemana?” pinta young Mi, tapi Donghae hanya tersenyum sambil berkata “shirreo, ini rahasia,” katanya sambil cekikikan (?) melihat Young Mi yang manyun seperti itu. Akhirnya mereka sampai di depan sebuah salon besar. “nah, kajja kita masuk.” Ajak Donghae sambil menggandeng tangan YoungMi.

*Kim Young Mi POV*

Mobil donghae, berhenti di depan sebuah salon besar. Wah salon ini pasti salon yang mahal. “nah, kajja kita masuk” katanya sambil menggandeng tangan ku. Setelah kami memasuki salon besar itu, Donghae menemui seseorang yang tampaknya seorang hairstylist, setelah 5 menit kemudian dia berjalan kearah ku. “sekarang kau ikuti saja noona itu.jangan nakal ya” katanya sambil terkekeh. Lalu akupun mengikuti noona yang ditunjuk donghae tadi. tibalah aku disebuah tempat untuk creambath, setelah selesai creambath, aku diajak lagi ke suatu ruangan. Sekarang aku sedang berada di ruang hairstyle dan make up. Lalu noona tadi menyuruhku duduk, dan dia mulai mensylist rambutku, entah seperti apa jadinya nanti, aku hanya menuruti kata-kata Donghae saja, aku juga tidak tau kenapa aku patuh pada Donghae. Setelah rambutku selesai, noona itu beralih ke wajahku, “ hm, wajahmu itu sudah cantik, tidak di make up pun kau sudah cantik” kata noona itu, kami pun tertawa kecil, “tapi aku akan tetap memberimu sedikit make up, agar kau lebih terlihat cantik.” kata noona itu, lalu mulai me make over ku, *karna author belom ngerti soal make up- me make up, jadi di skip aja ya, mian reader*. Setengah jam kemudian.. “selesai, silahkan buka matamu” kata noona itu, aku memandang cermin di depan ku, huh? Apa benar di cermin itu aku? Aku sendiri kaget melihat penampilan ku, rambutku digerai dengan sedikit ikal di bagian bawahnya, aku sudah seperti tuan putri kkk, tak kusadari ada seseorang dibelakangku, dia menatapku dari cermin.

*DOnghae POV*

Setelah Young Mi selesai di stylist dan di make over akupun berniat untuk melihatnya, dari cermin aku bisa melihatnya, dia sangat-sangat cantik. “kau benar-benar cantik Young Mi” kataku jujur. Diapun menoleh kebelakang, tepatnya kearahku. “ Gomawo Donghae” katanya. Lalu aku mengajaknya ke suatu ruangan, diruangan itu, sudah ada seorang designer, yang membawa dress-dress rancangan nya. Aku yang menyuruh nya, ya, dress itu akan dipakai Young Mi, setelah sampai di ruangan itu, Young Mi terlihat takjub. Tanpa menunggu lama akupun langsung memilih dress yang cocok untuk Young Mi, aku juga meminta pendapat dari designer itu. Young Mi masih terdiam, takjub melihat dress-dress ini. “ Young Mi, cobalah dress ini.” Kataku sambil menyodorkan dress selutut berwarna soft pink, dengan model kemben (?) dibalut dengan jaket pendek (?) *ngerti kan?* ini. Dia hanya mengangguk dan mengambil dress itu lalu masuk ke fitting room, beberapa menit kemudain, dia keluar dari fitting room, aku tertegun melihat Young Mi yang begitu cantik.aku pun mengganti pakaian ku, bukan mengganti sebenarnya, Cuma aku tambahkan dengan jas hitam saja. Lalu aku membayar dress itu pada si designer. Setelah selesai memilh baju, sekarang sepatu, hmm high heels adalah sepatu yang bagus, tak butuh waktu lama untuk menemukan high heels yang cocok untuk Young Mi, pilihan ku, jatuh pada high heels 6 centi berwarna serasi dengan dressnya. Setelah semua selesai, aku akan membawanya ke restoran Italian yang sudah aku pesan, sebentar lagi, aku akan menyatakan perasaan ku padanya.

*author POV*

Setelah sampai *tadi dimobilnya skip aja ya* di restoran yang telah dipesan Donghae, mereka masuk, ke dalam restoran itu. Setelah menu dipesan mereka mulai berbincang – bincang. “ Donghae, Gomawo” lagi-lagi Young Mi mengucapkan kata-kata itu. “cheonman, sudahlah jangan menyebut kata-kata itu terus, entah sudah keberapa kali kau mngatakan kata itu” kata donghae pura-pura ngambek. “ hahaha ne, aku tidak akan mengulanginya lagi. Gomawo” jawab Young Mi. “yak! Kau mengatakan itu lagi” kata Donghe pura-pura marah. Lalu mereka tertawa bersama.beberapa menit kemudian makanan datang, makan malam mereka diiringi dengan alunan music merdu. setelah memakan hidangan utama, mereka memakan makanan penutupnya, yaitu pudding coklat.

*Kim Young Mi POV*

Semua hidangan ini benar-benar enak,sekarang aku akan memakan hidangan penutup nya. pudding coklat, hmm benar-benar enak.sewaktu menyendok (?) suapan terakhirku, aku baru menyadari ada sebuah kotak coklat didalam nya, akupun menatap donghae seolah berbicara ‘apa ini?’ “buka saja. “ kata nya, akupun membuka kotak itu. Betapa terkejutnya aku, itu sebuah kalung , berliontin love, dan dibelakangnya ada huruf D&Y singkatan dari Donghae & Young Mi, lalu Donghae menggenggam tanganku. “di awal kita bertemu, kau adalah penyelamat hidupku, kau seperti malaikat yang dikirim tuhan untukku.” Dia menggantung kata-katanya. “ saranghe, my angel, Kim Young Mi” aku tidak bisa menahan air mata kebahagiaan ku. “na do saranghe Lee Donghae” kataku lalu memeluknya.

*Lee Donghae POV*

Aku senang sekali ketika mengetahui dia juga mencintaiku, aku benar-benar bahagia, aku tidak akan melepaskan mu Young Mi. saranghe My Angel.

~END~