Because Of Yoogeun

Because Of Yoogeun

BYP

Author : Kim Okta (Kimokta06)

Cast :
Lee Taemin
Jung Yoonhee (OC’s)
Jung Yoogeun
Other SHINee member
Super Junior Member
Sistar Member + Kyumin
SNSD member + Kyungsan
MBLAQ member + leo, Lauren and Dayoung
Genre : Romance
Length : Oneshot
Warning : pastinya masih ada typos, dan gaje 😀
Rating : General
Disclaimer : Semua Cast yang ada disini hanya Milik Tuhan, sementara OC’s punya aku. FF ini dibuat hanya untuk menghibur, tidak menghasilkan uang dari FF ini. This just FF
A/N : annyeong, Kim Okta back (again????) hahahaha, jangan bosen ya baca FF ku *kaya ada yang baca*, meskipun udah FF ke 4, tapi masih butuh banget Koment dari para reader. FF ini, murni hasil imajinasi otak aku, ide ini muncul pas akulagi liat-liat foto Yoogeun (kalo yang ga tau Yoogeun, Yoogeun adalah anak yang diasuh oleh SHINee di variety show SHINee ‘Hello Baby’), terus aku mendadak kangen sama Yoogeun *peluk Yoogeun*,FF ini udah aku publish dimana-mana. jadi kalo ada kesamaan alur, tokoh, atau apa aja sama FF lain, mohon maklum, hanya kebetulan. Ok, just Happy Reading.

*Lee Taemin POV*
Hari ini Yoogeun menginap di Dorm kami, dia terlihat riang sekalibermain bersama Minho hyung dan Key hyung, ya, aku memang tidak terlalu dekat dengan Yoogeun. Entahlah, mungkin Yoogeun lebih suka bermain dengan yang lain.”Taem,besok pagi kau saja ya, yang mengantar Yoogeun ke TK nya” kata Onew hyung menghampiriku. “eoh? Wae Hyung? Besok aku kan libur aku ingin santai” kataku merengek, mungkin karena aku magnae aku jadi punya sifat manja seperti ini. “ne aku tau, justru karena kau libur, kau yang harus mengantarnya. kami semua punya jadwal taem” Onew hyung menjelaskan. Dan akhirnya aku hanya mengangguk. Dan disambut senyuman oleh Onew Hyung. Saat Yoogeun mau tidur, tidak biasanya dia minta ditemaniku. Dan akupun berbaring disebelahnya. “appa, aku punya noona, dia cantik sekali dia juga baik” kata Yoogeun. “eoh? Jinjja? Bolehkah appa berkenalan dengan noona mu?” kataku, namun aku tidak serius. “tentu saja boleh, besok kan Taemin appa yang mengantarku, jadi appa bisa bertemu dengan noona ku,” kata Yoogeun. Aku hanya mengangguk, dan beberapa lama kemudian dia tertidur. Dan akupun ikut tertidur.

~morning~
“yoogeunie, kajja berangkat.” Kataku pada yoogeun. “taem hati-hati ya” pesan Key hyung padaku. “ne tenang saja.” Aku membusungkan dadaku. “bagaimana kami bisa tenang? Kami menitipkan seorang anak kecil dengan seorang bocah ingusan sepertimu.” Kata Minho Hyung. Hh mereka selalu begitu, menganggap ku anak kecil, padahal aku sudah berumur 19 tahun. “aku bukan bocah ingusan hyung” kataku pada Minho. “sudahlah Taemin cepat antar Yoogeun.” Kata Jonghyun hyung. “baiklah, kami berangkat dulu, annyeong” kataku “annyeong appa” Yoogeun ikut melambaikan tangan nya. dan kami pun berangkat ke sekolah Yoogeun dengan Mobil. Sesampainya di gerbang TK, Yoogeun berlari.”eh, yoogeun kau mau kemana?” kataku sambil mengejar Yoogeun, tapi Yoogeun terus menghampiri seorang yeoja, siapa dia? “annyeong Sonsaengnim noona” kata Yoogeun pada yeoja itu, mwo? Sonsaengnim noona? Apa dia gurunya yoogeun? Tapi mengapa yoogeun menambahakan dengan kata noona? Hh, aku jadi bingung sendiri. Akupun menghampiri Yoogeun. “annyeong” kataku sambil tersenyum pada Yeoja itu. “annyeong” jawab Yeoja itu sambil tersenyum, “appa, dia noona yang kubicarakan padamu” kata Yoogeun menjelaskan. Oh dia noona nya, tapi kenapa memanggil sonsaengnim? “kau Taemin SHINee kan? Gomawo sudah mengantar Dongsaeng ku, aku Noona nya Yoogeun. Tapi aku bekerja di TK ini, jadi aku juga dipanggil Sonsaengnim oleh Yoogeun” katanya sambil mengelus rambut Yoogeun. Oh, jadi itu alas an nya dia dipanggil Sonsaengnim noona. “oh, Yoogeun sebentar lagi kau masuk, nanti appa jemput ya.kau jangan nakal ya, Annyeong Yoogeun” kata ku lalu beranjak pergi, Yoogeun dan noona nya pun pergi ke kelas.
~waktunya Yoogeun pulang~
Omo! Sudah jam berapa ini? Aku terlambat 30 menit, ashhh jinjja. Habisnya tadi aku ketiduran sih, langsung saja ku kemudikan mobil lebih cepat. Sesampainya di TK, aku melihat Yoogen bersama noona nya. “miyan Yoogeunie, appa terlambat menjemputmu” kataku pada Yoogeun sambil berjongkok, di sebelahnya ada noonanya. “ah, annyeong,”kataku padanya. “annyeong” katanya. “appa, noona adalah salah satu flamers, dia adalah fans Minho appa, bolehkah noonaku ikut?” Yoogeun membisikkan di telingaku. Aku mengangguk “baiklah ajak saja noona mu ke Dorm.” Kataku membalas membisikinya.

*Jung Yoonhee POV*
Apa yang mereka bicarakan ya? Pakai bisik-bisik segala. Ckckck. Lalu Yoogeun menarik tanganku. “yoogeun kita mau kemana? Kau kan sudah dijemput appa mu, noona mau pulang dulu” kataku. “aniyo, hari ini aku mau mengajak noona ke suatu tempat, noona pasti suka.” Kata yoogeun. Taemin hanya tersenyum, akhirnya aku menuruti permintaan Yoogeun. Saat aku membuka pintu belakang mobil Yoogeun menarik tangan ku lagi. “apa lagi Yoogeun?” kataku. “noona di depan saja. Yoogeun maunya di belakang” kata nya, aisshhh anak ini. Aku hanya pasrah, dan kini aku duduk di sebelah taemin yang mengemudi.”taemin-shi tak apakah aku duduk disini?” tanyaku ragu. “ah, gwaenchana,” “hmm siapa namamu?” Tanya Taemin, aku lupa belum berkenalan. “joneun Jung Yoonhee imnida” kataku. “ah, Yoonhee, sepertinya umur kita sama, kita tidak perlu memakai bahasa Formal” katanya sambil tertawa. “dan panggil aku Taemin saja ya” tambahnya. Selama di perjalanan aku berbincang-bincang dengannya. Dan tak terasa mobil ini sudah berhenti di tempat tujuan, loh? Bukankah ini… dorm SHINee? Aku memperhatikan bangunan ini, ya, ini memang DormSHINee, howaahhhh Dorm SHINee? Itu artinya aku akan bertemu Minho oppa? Kyaaa aku sangat senang, gomawo Yoogeuni…..

*author POV*
Setelah mereka bertiga masuk, mereka di sambut oleh Key. “oso oseyo, Yoogeuni, kau sudah pulang” kata Key berjongkok mencubit pipi Yoogeun dan mengambil tas nya. “eh? Kita kedatangan tamu, Nugu?” Tanya Key pada Yoonhee. “ah, hyung dia noona nya Yoogeun” kata Taemin. “annyeonghaseyo Kibum-shi, Jung Yoonhee imnida” kata Yoonhee sambil mebungkuk memberi hormat. “ah, noona nya Yoogeun.” Key melipat kedua tangannya di dada lalu memperhatikan Yoonhee dari bawah sampai atas. Dia mendekat. “ahh, kau imut sekali, kau juga mempunyai mata yang besar seperti Yoogeun, oso oseyo” kata Key, sambil mencubit-cubit pipi Yoonhee, Yoonhee pun agak heran dengan tingkah Key. “baiklah, sudah berkenalannya, dia capek hyung” kata Taemin. “ah, benar pasti kalian cape, silahkan duduk, anggap saja rumah sendiri” kata Key ramah.”appa aku lapar” kata Yoogeun pada Key. “uhhh, kasian, kajja kita makan, Yoonhee, mau ikut makan kah?” kata Key pada Yoonhee yang sedang duduk. “ah, baik aku akan menyusul, gomawo” kata Yoonhee, sambil tersenyum, lalu Key dan Yoogeun pergi ke ruang makan. “yoonhee, miyan yah, key hyung memang begitu, dia cerewet” kata Taemin sambil terkekeh. “ah, gwaenchana, dia sangat ramah kok.” .tiba-tiba ada seorang namja yang lewat sambil memainkan PSP nya. “Min, darimana saja kau?” Tanya Minho lalu mendekati Taemin, seketika dia bingung denganYeoja di samping Taem. “Taem, yeoja chingu mu kah?” kata Minho sambil menunjuk Yoonhee, reflex mereka berdua menggeleng. “aniyo” jawab mereka – Yoonhee dan Taemin- berbarengan. “Jung Yoonhee imnida, aku noona nya Yoogeun” Yoonhee menjelaskan, dengan nada sedikit gugup, bagaimana tidak? Ia bertemu dengan biasnya.

*Jung Yoonhee POV*
‘benar-benar tampan’ itu isi hatiku. Tapi apa ini? Dia mengira aku Yeoja chingunya Taemin. Akupun memperkenalkan diriku. “Jung Yoonhee imnida, aku noona nya Yoogeun.” Jawabku sedikit gugup, aku senang sekali. “oh, annyeong Choi Minho imnida” katanya. hh, matanya, hidungnya, wajahnya, mengapa begitu sempurna? Lama-lama memandangnya, bisa membuatku pingsan. “hey, Yoonhee, kau kenapa?” dia menyadarkan ku dari lamunanku. “ ah? Aniyo” jawabku, lalu dia pun pergi. “eh dimana Onew oppa?” tanyaku pada Taemin. “molla, mungkin sedang tidur di suatu tempat.” Kata Taemin, Taemin pun mengajakku makan, di ruang makan sudah ada Key oppa, Jonghyun oppa, Minho oppa, dan tentu saja Yoogeun. “noona, duduk di sini” kata Yoogeun padaku, akupun tersenyum. Lalu duduk di kursi yang kosong, bersebelahan dengan Taemin. “ah, jadi kau noona nya Yoogeun, kau cantik sekali.” Kata Jonghyun oppa, tentu saja aku jadi malu. TUK! Satu jitakan tepat di atas kepala Jonghyun oppa dari minho oppa. “hyung, ingat yeoja chingumu, semua yeoja kau bilang cantik” kata Minho menggeleng, aku pun tertawa melihat tingkah mereka. Dan datanglah namja bermata sipit,Onew oppa. Dan Yoogeun langsung menghampiri Onew appanya. “appa!!!” kata Yoogeun berlari lalu memeluk Onew oppa. “annyeong Yoogeun, ah kita kedatangan seorang tamu, siapa dia Yoogeun.” Tanya Onew oppa pada Yoogeun. “dia noona ku,, Yoonhee Noona” kata Yoogeun. “annyeong Yoonhee” kata Onew oppa, lalu duduk di kursi paling ujung. Dan kamipun makan siang bersama sambil berbincang-bincang. “Yoonhee, berapa umurmu?” Tanya Onew oppa. “19 tahun oppa” kataku, “wah, kau seumuran dengan Taemin.” Kata Minho. “hahha, kau benar, tapi kau jangan mau sama Taemin, soalnya walau umurnya 19 tahun, tapi dia seperti bocah bermur 9 tahun.” Kekeh Key oppa, semua tertawa. “yak! Sudahlah hyung, jangan mempermalukan ku di depan Yeoja.” Rengek Taemin ku akui, saat dia merengek seperti itu, dia terlihat imut, ash berpikir apa aku ini?! “Yoogeun sudah selesai makannya?” Tanya Key oppa, pada Yoogeun. “ne appa.” Dan selanjtnya giliran Minho oppa yang menjaga Yoogeun. “nah, Yoogeun, sekarang buka bukumu, tadi di sekolah belajar apa?” kata Minho sambil berjalan menuju kamarnya, sambil menggandeng Yoogeun. Hh, rasanya melihat semua ini, aku senang, karena banyak yang menyayangi Yoogeun . dan Yoogen terlihat Gembira di sini, hh, baiklah. Ini waktunya pulang. “Yoohee, kau mau kemana?’ Tanya Taemin. “aku mau pulang” kataku, “lalu dia mendekat padaku. “benar mau langsung pulang?, kau tidak mau meminta tanda tangan Minho hyung?” Tanya Taemin. “ommo! tau darimana kau, aku flamer? “ tanyaku penasaran. “dari dongsaengmu tentunya.” Katanya sambil terkekeh kecil,aku menjitak kecil kepala Taemin. Ia meringis sambil memegang kepalanya. “yak! Apphayo” katanya. Aku hanya mehrong. “awas kau ya!” terjadilah kejar-kejaran antara aku dan Taemin. Aku melihat kebelakang ternyata dia masih mengejarku, saat aku membalikkan kepalaku, aku melihat Yoogeun sedang berlari kearahku, aku terpaksa berhenti berlari, tapi sialnya dari belakang Taemin tidak sempat berhenti berlari “kyaaaaaaa!” Brukkk! Jadilah dia terjatuh tepat diatas ku. Mata kami saling berpandangan. DEG! Perasaan apa ini, 5 detik kemudian kami di kejutkan suara Yoogeun. “appa, kasian noona, appa kan berat” segera kami berdiri, dengan wajah malu. Dan datanglah Minho oppa. “hey kalian kenapa?” katanya. “ah aniyo hyung” kata Taemin.

*Author POV*
“ah, a..aku pulang dulu ya, semuanya terimakasih sudah mengijinkan ku main kesini annyeong” kata Yoonhee lalu beranjak pergi. “noona pulang sendiri?” Tanya Yoogeun. Yoonhee berjongkok. “ne Yoogeun, wae? Kau mau ikut noona pulang?” tanyaku. “aniyo, Yoogeun ga mau pulang.” “Taemin appa, bisakah kau antar noona ku pulang?” kata Yoogeun menyuruh appa nya. “Yoogeun kau tidak sopan, kau tidak boleh begitu pada appamu, sudah noona pulang dulu annyeong.” Kataku. Lalu Taemin menggandeng tanganku, “aku akan mengantarmu” katanya lalu berjalan keluar. Lalu aku melambaikan tanganku pada Yoogeun dan Minho oppa, sambil mensejajarkan langkah Taemin. “ck, bocah susu pisang itu” kata Minho sambil menggeleng. “appa, aku mau susu pisang.” Kata Yoogeun. “johayo, kita ambil saja susu pisang Taemin.” Kata Minho sambil tersenyum evil, Yoogeun hanya mengikuti appanya.
*Taemin POV*
“nah sudah sampai” kataku sambil mengerem mobilku di depan rumahnya. Ia pun keluar dari mobil lalu muncul kembali di dekat jendela. “Taemin, gomawo, juga miyanhe atas kejadian tadi” dan pipinya pun bersemu merah, lalu aku mencubit pipinya “aww, aphayo” katanya. “hahaha sudahlah, aku pulang dulu ya, annyeong Yoonhee” kataku, lalu melajukan mobilku, dan kembali ke Dorm.
~Morning~
“appaaaa!!!!!” terdengar suara Yoogeun menmbangunkan ku. *bayangin Yooguen pas lagi bangunin appanya di ‘SHINee Hello Baby* aku masih mengantuk. “apppaaaaaa!!! Irreona!!” katanya lagi lebih keras, lalu Yoogeun menciumku, aku tersenyum lalu memeluknya dia tertawa kecil. “wae Yoogeun? “ kataku. “appa, ayo kita jalan-jalan” katanya memohon. “mwo? Apa kau tidak sekolah?” kataku. “appa hari ini kan hari minggu” kata Yoogeun, omo, aku lupa hari ini hari minggu. “ayolah appa, sekalian ajak Yoonhee Noona” katanya sambil menarik-narik selimutku, seketika mataku terbuka ‘Yoonhee?’ aku pun tersenyum. “baik kita jalan-jalan ‘ keunde appa mandi dulu ya” kataku Yoogeun mengangguk dan pergi meninggalkan kamarku, akupun bergegas mandi.
~10 am~
Tiiin~ aku menklakson mobilku, dan Yoogeun keluar dari mobilku, dia juga menggandengku untuk masuk ke rumah nya. “umma” katanya saat memasuki rumahnya. “annyeong ajhumma” kataku pada wanita yang dimaksud ummanya. “ah annyeong” kata ajhumma itu ramah. Lalu Yoogeun memanggil seseorang “noona!!” katanya lalu keluar lah noonanya dari sebuah ruangan. “yoogeun kau sudah pulang.” Kata Yoonhee dia sangat cantik, dia memakai dress terusan berwarna kuning sangat cantik. “noona ayo kita jalan-jalan” kata Yoogeun menarik-narik tangan Yoonhee. “mwo? Kenapa tidak bersama appamu saja?” Tanya Yoonhee. “aku kan bersama Taemin appa, tapi aku juga ingin jalan-jalan sama Noona” kata Yoogeun mulai merengek. “baiklah, baiklah. Chamkamman, noona ambil tas dulu.” Kata Yoonhee. ‘horeeeee’ aku bersorak dalam hati. “Taemin, kau mau minum apa?” Tanya umma nya Yoogeun. “eoh? Terimakasih ajhumma, tidak perlu, kami akan pergi sebentar lagi.” Kata ku sambil tersenyum. Beberapa menit kemudian Yoonhee keluar dengan sebuah tas. “umma aku pergi dulu” kata Yoonhee, lalu pergi “annyeong” kataku sedikit membungkuk dan menggandeng tangan Yoogeun.

@Park
Kini kami hanya duduk-duduk di sebuah taman, yang ada taman bermain untuk anak-anak, Yoogeun kini sedang bermain dengan riangnya, sedangkan aku dan Yoonhee hanya terduduk di bangku taman. Aku memandang Yoonhee yang sedang melihat kea rah Yoogeun. Lalu dia menoleh kea rah ku “wae? Tidak usah menatapku seperti itu, aku tau aku cantik” katanya sambil terkekeh. “ne, kau memang cantik” kata-kata itu keluar begitu saja dari mulutku, dan kulihat wajahnya sedang merah merona. “hey, wae? Kenapa wajahmu memerah? “ kataku menggodanya.
*Jung Yoonhee POV*
“hey, wae? Kenapa wajahmu memerah? “ kata taemin, uhh dia menyebalkan sekali, kenapa dia harus menggodaku? “a..a..aniyo” kataku sambil mehrong. Lalu kembali menatap Yoogeun. “ohya, gomawo ya, atas kasih sayang kalian pada Yoogeun. “ kataku. “oh, cheonmaneyo, kami memang sangat menyayangi Yoogeun.” Kata Taemin, kalau sedang begini dia lebih dewasa. “appa, noona, kita makan es krim yuk” Yoogeun merengek pada kami. Dan kami pun menurutinya, sepanjang jalan kami bertiga bergandengan dan Yoogeun di tengah, tentu saja Taemin memakai penyamaran. Saat kami melihat tukang eskrim akupun memesan. “ajhumma, eskrim strawberry 1, es krim coklat 1, dan es krim pisang 1” kata ku, lalu duduk di tempat yang disediakan, kami bertiga mengobrol diselingi canda tawa, aku senang dengan suasana seperti ini, lalu datanglah seorang ajhumma yang membawa 3 buah es krim dan sebuah cake coklat berukuran sedang. “miyan ajhumma, tapi kami tidak memesan cake ini” kata Taemin. “ah, aniyo, ini bonus untuk sebuah keluarga yang dating di hari minggu” kata ajhumma itu lalu pergi. Aku dan Taemin saling berpandangan heran, sedangkan Yoogeun sudah asik memakan es krim strawberry nya. jadi aku dikira suami istri dengan Taemin?, hahaha lucu sekali. Lalu aku dan Taemin pun makan es krim itu. Sesudah selesai, aku memandang Yoogeun dan Taemin, kalau Yoogeun aku maklumi, dia masih kecil jadi makannya berantakan, sedangkan Taemin? Huhh dia ini, masa sudah besar masih berantakan begitu? Akupun mengelap sisa eskrim di sekitar mulut Yoogeun. “nah, sudah bersih” kataku sambil tersenyum. “yoonhee, aku juga berantakan, lapin (?) juga dong??” rengek Taemin manja,huh, kalau begini aku seperti mengurus dua anak kecil, tapi anehnya aku malah menuruti permintaan Taemin, aku mengelap sisa es krim yang ada di sekitar mulutnya. DEG! Perasaan ini muncul lagi, kami kembali saling bertatapan. Beberapa detik kemudian terdengar suara Yoogeun. “appa, noona, ayo jalan-jalan lagi.” Akupun melepas tanganku dari wajah Taemin. Aku dan Taemin tersipu malu. Lalu kami pun berjalan-jalan ke sebuah danau, pemandangannya sangat indah kami berfoto ria di sana. “appa, kemari kan kameranya,”kata Yoogeun pada Taemin yang sedang memegang kamera itu. Lalu memberikan kamera itu pada Yoogeun.”sekarang, aku yang memfoto appa, dan noona.” Kata Yoogeun polos. Kami pun berfoto ria, berbagai pose sudah kami lakukan, mulai dari membentuk ‘love’, membentuk v, dan ini yang terakhir. “appa noona, kimchi..” kata Yoogeun. “appa, bisakah kau lebih dekat lagi dengan noona?” kata Yoogen mengatur. Taemin pun mengikuti perintah Yoogeun, namun Yoogeun malah beranjak ke sebelah Taemin. “appa, kurang geser” katanya sambil mendorong Taemin, dan…

Chu~
Taemin mengecup pipiku. “omo!” kataku kaget lalu memberikan death glareku kepada namja ini. “Yak! Beraninya kau!” kataku lalu mengejar Taemin. “yak! Bukan aku, Yoogeun yang melakukannya.” Elak Taemin. Ya, tapi tetap saja dia yang menciumku, asshhh Jinjja! Akupun lelah mengejarnya. “miyanhe Yoonhee” kata Taemin mengajak berdamai. “baiklah, aku memaafkanmu” kata Taemin. “appa pulang yuk” kata Yoogeun. “ne, kajja, appa lelah” kata Taemin, lalu menggandeng tangan Yoogeun. Aku ditinggal deh. “yak! Aku tertinggal disini” kataku. Mereka berdua berbalik arah, lalu Taemin menggandeng tanganku.”kajja. kau jalannya lama sih.” Kata Taemin, sambil tersenyum. Kamipun pulang ke Dorm.

@Dorm
Ternyata di Dorm sedang kedatangan tamu, yaitu beberapa member Super Junior. “annyeong” kata kami bertiga. “howah, uri Taemin sudah besar ya? Dia sudah punya Yeoja chingu” kata Leeteuk oppa, mwo? Ini kedua kalinya kami dikira berpacaran, setelah kuselidiki, ternyata kami masih bergandengan tangan. Hh pantas saja, aku dan Taemin menggeleng. ‘aniyo hyung, dia noona nya Yoogeun.” Jelas Taemin.”tapi kalian serasi loh” kata Eunhyuk oppa sambil menyenggol lengan Taemin, dan berhasil membuat pipi kami bersemu merah. “hey, sudahlah, hyung. Lihat wajahnya sudah memerah” kata Sungmin oppa, dan disambut tawa dari semuanya Yoogeun langsung menghampiri eunhyuk oppa. “ajhussi” kata Yoogeun. “mwo? Ajhussi? Jangan panggil aku ajhussi Yoogeun, lebih baik kau panggil aku hyung saja, atau appa juga bagus.” Kata Eunhyuk oppa. “hyung tadi Taemin appa, mencium noona ku loh” cerita Yoogeun. Mwo?! Ommo Yoogeun terlalu jujur. Kami –aku dan Taemin- saling bertatapan, dengan arti tatapan otthohke? “mwo?!” semua terbelalak kaget. “jinjja Yoogeun?” kata eeteuk oppa tidak percaya. “jinjja,” kata Yoogeun sambil mengangguk. “aigo” kata Key oppa ikut-ikut, ottohke? Kami dalam situasi terjepit. “begini oppadeul, tadi itu Taemin bukan menciumku, tapi Yoogeun mendorong Taemin yang ada di sampingku, sehingga tidak sengaja ia mencium pipiku” jelasku. “wah Yoogeun kau pintar sekali” kata Jonghyun oppa. Ckckck mereka ini, kenapa malah memuji Yoogeun. “tapi tak apa Taem, aku mengijinkanmu kok” kata Onew oppa. “yak! Aniyo hyung” kata Taemin, setelah itu kami hanya mengobrol seperti biasa. Perbincangan kami mulai berganti topic, ternyata member SJ memang ramah-ramah. Mereka selalu bisa membuat suasana menjadi mengasyikkan. Dan tak terasa ini sudah malam. “baiklah Yoogeun, kita harus pulang, besok pasti appa mu ada jadwal, dan kau juga harus sekolah besok, kajja.” Kataku, Yoogeun hanya cemberut. “khamsamnida oppadeul. Annyeong” kataku, lalu menggandeng Taemin, kami menumpang di mobil Leeteuk oppa.

@Yoogeun home
Kini Yoogeun sedang tidur-tiduran di sampingku, kami sedang melihat-lihat foto-foto kami di danau tadi. “noona, taemin appa tampan ya?” kata yoogeun, huft dia masih polos, dia memang tidak berbohong, Taemin memang tampan, hey! Apa yang aku pikirkan?! “noona, iyakan?” Kata Yoogeun memaksaku untuk menjawab. “ne.” jawabku, lalu kami melihat foto-fotoku bersama Taemin, hasil dari Fotografer Yoogeun, hehehe. “noona, kau dan Taemin appa, terlihat seperti umma dan appa ya?” kata Yoogeun lagi, aisshhh anak ini, apa yang dia bicarakan?! “aniyo , kau ini, sudahlah, kau tidur sekarang.” Kataku pada Yoogeun, dan beberapa menit kemudian dia sudah tertidur pulas, aku pun pergi ke kamarku dan tidur.

~esoknya di siang hari~
Saat ini aku baru pulang dari TK bersama Yoogeun. “noona, buku ku ketinggalan di dorm appa” kata Yoogeun, haish “jadi mau bagaimana sekarang?” kataku mencoba bersabar. “kita ke Dorm appa saja” kata Yoogeun, akhirnya aku dan Yoogeun pergi ke Dorm SHINee dengan menggunakan taksi. Sesampainya di sana Onew oppa yang membuka pintu. “annyeong oppa” kataku. “a, annyeong, ayo masuk” kata Onew oppa ramah. “kami kesini ingin mengambil buku Yoogeun, dia meninggalkannya di sini.” Aku menjelaskan maksud kedatangan kami. Sdangkan Yoogeun berlari ke kamar Minho hyung “miyan oppa kalau mengganggu” kataku menambahkan. “ah gwaenchana, tidak usah sungkan kalau mau kesini, kami akan selalu menerima kalian kok. “ kata Onew oppa tersenyum dan membuat matanya semakin sipit, tiba-tiba lewatlah Taemin. “howah, hyung kenapa tidak bilang ada Yoonhee dan Yoogeun disini?” protes Taemin lalu bergabung dengan kami-aku dan Onew oppa-. “untuk apa aku bilang padamu?” Tanya Onew oppa innocent. Taemin tidak menjawab. “Yoonhee, apa benar lusa Yoogeun ulang tahun??” Tanya Taemin, ah aku lupa, lusa memang hari ulangtahun Yoogeun, aku saja lupa. “ne, kau benar.” Kataku. “ayo kita adakan pesta kecil-kecilan di Dorm ini” kata Taemin, hmm ide nya bagus juga, kini Key oppa dan Jonghyun oppa ikut rapat di ruang tengah ini, sedangkan Yoogeun sedang main sama Minho oppa. “jadi begini, nanti kita bikin acara, bla..bla..bla” Onew oppa membuat rencana, dan ada beberapa usul dari masing-masing. Dan akhirnya diputuskan, semua appa akan memakai kostum power rangers, tokoh kartun kesukaan Yoogeun. Kami pun menyusun rencana, mulai dari dekorasi, tamu yang akan diundang, dll. Tak terasa hari sudah malam. “baiklah besok kerjakan tugas masing-masing ya” kata Onew oppa. “nanti Minho akan kuberitahu” kata Taemin, ya, karena Minho oppa adalah couple Taemin. “Yoogeunie.. ayo pulang” aku memanggil Yoogeun, lalu datanglah Yoogeun bersama Minho oppa. “sudah kau temukan bukunya?” tanyaku. “ne, tadi ketinggalan di kamar Minho appa.” Kata Yoogeun. “minho oppa, gomawo sudah menemani Yoogeun, maaf kami merepotkan.” Kataku sambil tersenyum. “mwo? Merepotkan? Sama sekali tidak kok.” Kata Taemin sambil nyengir. “hey, ini sudah malam, lebih baik aku antar pulang ya?” kata Minho oppa. ‘diantar Minho oppa??? Kyaaa, aku mau oppaaaa’ seruku dalam hati. “hyung tidak usah repot biar aku saja yang mengantar, kajja” tiba-tiba Taemin merusak kebahagiaan ku.

*Taemin POV*
“hey, ini sudah malam, lebih baik aku antar pulang ya?” kata Minho hyung. Andwae! Aku yang akan mengantarnya pulang. “hyung tidak usah repot biar aku saja yang mengantar, kajja” kataku sambil menggandeng tangan Yoonhee dan Yoogeun. “e..eh? hmm, baiklah, biar dia saja, gomawo oppadeul, annyeong” kata Yoonhee, setelah berbalik menghadapku, dia memberikan death glarenya padaku. Sambil memberikan tatapan dengan arti ‘awas kau Taemin!’ aku hanya nyengir. Lalu akupun mengantar nya pulang.
~keesokan harinya~
Hari ini aku menjemput Yoonhee dan Yoogeun di rumahnya. Kami kebagian tugas untuk membeli semua perlengkapan dekorasi untuk ultah Yoogeun. Hh, gomawo onew hyung yang telah memberiku tugas menyenangkan seperti ini.
Tiin~
Aku mengklakson mobil ku, lalu keluar dari mobil, dan muncullah Yoogeun dan Yoonhee. “taemin appa” kata Taemin sambil tersenyum dan memelukku. “Taemin appa kita mau kemana?” Tanya Yoogeun. “Yoogen akan bermain bersama Jonghyun appa” kata ku. Yoogeun mengangguk. Lalu mobilku sudah sampai di Dorm, sesudah menyerahkan Yoogeun pada Jonghyun hyung, aku dan Yoonhee bergegas ke sebuah supermarket. Tidak lupa aku memakai perlengkapan penyamaran ku, aku tidak mau membuat keramaian di supermarket nanti. Sampailah kami di supermarket“taem menurutmu, lebih bagus ini, atau ini?” Tanya Yoonhee padaku, sambil menunjukan sebuah banner, yang satu bertuliskan ‘Happy birthday’, dan satu lagi bertuliskan ‘Saenghilchuka hamnida (pake hangul pura-puranya)’ “yang itu saja” jawabku sambil mengambil banner yang bertuliskan hangul. Dia mengangguk lalu memegang banner yang kupilih itu. “oke kajja” katanya lalu mengambil beberapa benda, kemudian membayar di kasir. Saat sudah selesai berbelanja kami kembali ke Dorm.

*Author POV*
@dorm.
Onew, Minho, dan Key sedang mebersihkan dorm mereka, “hyung, kenapa harus Taemin yang shopping?” kata minho. “ho’oh, kenapa tidak aku saja?” omel Key. “yahh sudahlah, kerjakan saja tugas kita dengan benar.” Kata Onew. Dan 2 dongsaeng itu hanya mengikuti perintah hyungnya. ‘hehehe, karena aku punya maksud tertentu’ kata Onew dalam hati sambil tersenyum. Sementara Jonghyun dan Yoogeun, sedang menyebarkan undangan kepada para tamu, yang diundang antara lain, member Super Junior, sistar dan Kyumin (anak asuh mereka di ‘Sistar & teuk Hello baby’), SNSD member dan Kyungsan (Kyungsan juga anak asuh SNSD di ‘SNSD Hello baby’), MBLAQ member dan 3 anak asuhnya yaitu Leo, Lauren dan Dayoung, dan juga T-ara member dengan anak asuhnya juga yang bernama Mason. Alasan Jonghyun mengundang para k-pops tar itu beserta anak-asuhnya adalah, agar Yoogeun ada anak-anak sebayanya yang ikut memeriahkan ulang tahunnya. Setelah selesai menyebar undangan Yoogeun dan Jonghyun kembali ke Dorm. Sesampainya di dorm Jonghyun ikutan ‘kerja bakti’ sama member lainnya, tak lama kemudian datanglah Yoonhee dan Taemin. “annyeong” kata mereka berdua.lalu seperti yang Jonghyun lakukan, Yoonhee dan Taemin ikut serta dalam ‘kerja bakti’ di dorm. Pada sore hari acara ‘kerja bakti’ itupun selesai. “nah, semua sudah bekerja keras, khamsamnida” kata Onew sang leader. Dan semua tersenyummelihat hasil kerja mereka yang bisa dibilang memuaskan. Lalu Yoonhee dan Yoogeun pulang namun kali ini mereka diantar Minho, karena Taemin sedang ada di Toilet.

*Taemin POV*
‘fuhh segar seklai habis mandi’ aku mengedarkan pandangan ku ke sekitar dorm, dan tak kulihat Yoogeun dan Yoonhee. “hyuung, kemana Yoogeun dan Yoonhee?” aku berta nya pada Onew hyung. “mereka sudah pulang.” Kata Onew hyung enteng. “eoh? Pulang? Mereka pulang sendiri?” tanyaku lagi. “aniyo, mereka diantar Minho” kata Onew hyung.’mwo!’ harusnya aku yang mengantrar mereka, oops! Aku ini kenapa? Aku tidak suka melihat Yoonhee dengan namja lain. Apa aku… aku… jatuh cinta pada Yoonhee? Aarggh aniyo! “taem, jujur saja padaku, aku hyungmu, aku tau kau menyukai Yoonhee kan?” kata onew hyung, membuatku kaget. “molla hyung” kataku sambil tertunduk. “aku lihat dari matamu, kau menyukainya Taem, tapi kau hanya malu saja mengakuinya” kata Onew hyung lagi. “kau harus cepat menyatakan perasaanmu sebelum ada yang lain” kata Onew hyung lalu dia berdiri dan beranjak ke kamarnya. Aku memikirkan kata-kata Onew hyung. Benar apa yang Onew hyung katakana, aku mencintainya, aku tidak akan membiarkan dia diambil yang lain.

*Yoonhee POV*
Aku tidak bisa tidur, aneh! Pikiranku selalu terbayang Taemin, apa aku mulai.. mulai.. ah?! Masa iya aku jatuh cinta pada bocah ingusan berumur 19 tahun yang bernama Taemin itu?! Sangat konyol. Akupun memutuskan untuk tidur.
~sore hari di hari Ulang tahun Yoogeun~
Ya, acara ulangtahun Yoogeun memang diadakan sore hari. Kini aku dan yoogeun sudah siap. Yoogeun memakai baju bergaya foxhunt dan sipadukan dengan jeans ketat, sangat imut. seangkan aku memakai mini dress tanpa lengan, bagian atas berwarna putih, sedangkan rok mengembangnya berwarna hitam, dibagian pinngang ada pita abu-abu dan dibagian samping ada bunganya untuk sepatu aku memakai highheels berwarna hitam. sedangkan rambutku hanya kusanggul keatas. Kamipun berangkat kesana dengan taxi. Kami tidak ingin merepotkan member SHINee.

*Taemin POV*
Aku dan Hyung-hyung ku sudah siap dengankostum kami. Kostum Power ranger, aku memakai kostum berwarna kuning, Minho hyung memakai warna hijau, Key Hyung memakai warna merah, Jonghyun hyung warna hitam, sedangkan Onew hyung warna putih. Dan para tamu juga sudah datang ada member super junior, sistar dan Kyumin, ada member SNSD dan Kyungsan, ada member MBLAQ dan 3 anak asuhnya, juga member T-ara dan Mason. Sudah kumpul semua, tinggal menunggu Yoogeun, beberapa menit kemudian datanglah Yoogeun dan Yoonhee, huwah, Yoonhee terlihat sangat cantik. terlihat raut kesenangan di wajah Yoogeun, dia mulai berkenalan dengan Leo, lauren dan Dayoung, mereka tertawa bersama sedangkan Yoonhee sedang berbincang-bincang dengan beberapa member SNSD dan Sistar. “oke, karena yang berulangtahun sudah datang, saatnya memulai acara” kata Onew hyung dan Leeteuk hyung selaku pembawa acara. Lalu acara pun dimulai. Saat acara tiup lilin “Yoogeun, ucapkan permintaanmu.”aku ingin Taemin appa jadi namja chingu nya Yoonhee noona” kata Yoogeun lalu meniup lilinnya, ‘Mwo!’ permintaanya Yoogeun aneh sekali, dan kata-kata Yoogeun membuat wajahku memerah. Semua terbahak. “hahaha lihat dongsaengmu sudah menyetujuimu, bersama Taemin” kata Hyorin ‘sistar’ pada Yoonhee yang berada di sebelahnya, dan membuat wajah Yoonhee semakin memerah.kurasa inilah saatnya, aku menyatakan perasaanku padanya. Aku akan menuruti saran yang diberikan Onew hyung. Saat acara sudah beranjak kea rah potong kue, Yoogeun memberikan kue pertamanya pada Yoonhee. Saat Yoonhee hendak memakan kue,”noona, suapi (?) kue ke Taemin appa ya??” pinta Yoogeun.

*Yoonhee POV*
Issshh, anak ini ada-ada saja. , kenapa dia harus menyruhku menyuapi kue ini ke Taemin. Aku kan malu >< , dan akupun mulai menyuapi Taemin, semua bersorak. Tiba-tiba Taemin memegang tanganku, kyaaa, apa ini??? “Yoonhee, kau tau? Aku sudah punya perasaan ini, semenjak aku melihatmu. tadinya aku tidak tau apa arti perasaan ini, setelah kuteliti, ternyata.. ini perasaan cinta. Saranghaeyo Yoonhee” katanya,aku hanya terpaku mendengar nya. semua yang ada disana juga terlihat kaget dengan kata-kata taemin. “nae do molla, aku tidak mengerti kenapa aku selalu memikirkanmu.” Kataku jujur. “dan kurasa, itu karena cinta. Na do saranghaeyo Taemin” kataku tersenyum dan memeluknya. Semua tamu bersorak. “hiks..hiks.. Uri Taemin sudah besar” kata Key oppa, terharu. “hey Taemin, kami tunggu traktirannya ya” kata eunhyuk dan Lee Joon MBLAQ. “kalian harus berterimakasih pada Yoogeun” kata Onew hyung. “iya, kan karena Yoogeun kalian bisa kenal, dan juga jadi saling mencintai seperti sekarang” kata Jonghyun hyung. Kami pun tertawa dan memeluk Yoogeun. “gomawo Yoogeun, na do saranghaeyo” kataku dan Taemin. “wah kalian sudah seperti keluarga ya?” kata Taeyon leader SNSD dan di sambut tawa oleh yang lain. Ya, semua ini karena Yoogeun.Yoogeun yang membuat aku dan Taemin bertemu. Gomawo Yoogeunie..

^^ END ^^
Gomawo buat yang udah baca FF abal-abal ini, maap kalo banyak Typos dan kata-kata yang gak dimengerti.

Iklan