Wind (Part 2 END)

cover ff Wind

Tittle : Wind (Part 2)

Author : Kim Okta (킴 억타)  aka Sung EunKyung (성은 경)

Cast : Lee Hyuk jae (SJ Eunhyuk)

Choi Jina (G.Na)

Genre : romance, comedy

Length : twoshoot

Rating : PG

 

“oppa~ kau ada di dorm kah?” tanyaku pada hyuk oppa lewat telpon “ne chagi, kau mau kesini? Kkk~ aku tidak bisa meninggalkan choco, dia sedang manja sekali padaku” ucapnya sambil cekikikan. “ne-ne, aku kesana tunggu aku oppa” jawabku sambil tersenyum.  Baca lebih lanjut

Iklan

FF the princess is my girlfriend

The princess is my girlfriend (Part 1)

Cast :

Lee Hye Eun (OC’s)

Lee Hyuk Jae/ Eunhyuk (Super Junior)

Choi Siwon (Super Junior)

And other super junior member

Genre : Romance, humor

Length : Twoshoot

Warning : typos, gaje

Rating : General

Disclaimer : Lee hyuk jae dan Member SJ lainnya, hanya milik Tuhan, super junior, SM ent, keluarganya, dan ELF. Sedangkan OC milik aku. FF ini hasil dari imajinasi otak aku, jadi kalo ada kesamaan alur, tokoh atau apa aja, tolong di maklumkan, hanya kebetulan semata. Aku gak menghasilkan uang dari ff ini, This just FF.

A/N : annyeong *bow*, Kim Okta back.. this my 3rd ff, dan tentunya masih perlu komen dan masukan dari para Sunbae dan reader skalian. Ok, happy reading..

*Author POV*

Lee Hye Eun adalah seorang anak dari pemilik SM ent, yaitu Lee soo man. Dan siapa yang tidak tau SM ent? SM ent adalah label tempat bernaungnya BB dan GB yang terpopuler di Asia, bahkan mancanegara, misalnya, Super Junior, SNSD, SHINee, f(x) dan lainnya. Lee Hye Eun dari kecil sudah terbiasa diperlakukan seperti Princess. Ya, Dia bisa mendapatkan apa saja yang dia mau. Kalau soal bertemu dengan artis-artis dibawah naungan SM ent. Sangat mudah bagi Hye Eun, ia tinggal datang sesuka hati nya. Hye Eun kuliah di Inha University, dia satu universitas dengan super junior’s Siwon. Dia Hoobae nya Siwon di Inha University.  Hye Eun mencintai Siwon, namun Siwon hanya menganggapnya sebagai dongsaeng saja. Yah bisa dibilang cinta Hye Eun bertepuk sebelah tangan. Tapi Hye Eun tidak menyerah, dia sering datang ke Dorm Super Junior untuk dekat dengan Siwon, namun tetap saja Siwon tidak menggubrisnya. Seperti saat ini.

*Lee Hye Eun POV*

Aku sedang menuju dorm super junior saat ini. Aku tahu hari ini mereka sedang tidak ada jadwal, maka aku berencana kesana dan membawa makanan yang cukup banyak. Setelah sampai di depan dorm suju, akupun memencet bel. Tak lama kemudian Siwon oppa membukakan pintu untukku. “oppa” kataku langsung memeluknya, diapun membalas pelukan ku. “ayo Hye Eun masuk ke dalam, eh? Kau membawa apa?” Tanya Siwon oppa, sambil menunjuk beberapa kantong yang dibawa asisten ku. “ah, itu hanya beberapa makanan untuk kalian “  kataku lalu masuk ke dalam dorm suju, aku sudah biasa ke sini. “annyeong oppadeul” kataku menyapa member suju, ya, di depan tv sedang ada Eunhyuk oppa, Donghae Oppa, dan Leeteuk oppa. “Hye Eun-ah. Annyeong” sapa mereka ketika menyadari kehadiran ku. “ kemana yang lain?” tanyaku sambil mencari keberadaan member lain “ah, Ryeowook sedang jalan-jalan bersama Yesung. Sungmin sedang di kamar mandi, Kyuhyun pastinya sedang berpacaran dengan PSP nya” jawab Donghae ringan, tiba-tiba Shindong oppa datang. “howah, Hye Eun kau membawa spaghetti ya?” kata Shindong oppa to the point. “ne” jawabku, “wah, gomawo Hye Eun, aku juga sedang lapar, karena wookie lagi jalan-jalan jadi ga ada yang masak deh, wah jeongmal gomawo” kata Shindong oppa girang, lalu membawa plastik-plastik itu ke meja makan. Akupun duduk di sofa, sambil menonton tv bersama yang lain. Disampingku ada Eunhyuk oppa. “Hye Eun aku pergi dulu ya, aku ada jadwal sebentar. Annyeong” kata Siwon oppa lalu pergi dari dorm ini. Hh, padahal tujuanku kesini ingin bersama Siwon oppa, tapi kalau aku pulang, aku bosan, lebih baik disini ber sama oppadeul.

*Siwon POV*

Aku malas kalau ada Hye Eun, pasti dia akan bermanja-manja dengan ku, aku tidak nyaman dengan kelakuannya itu. Lebih baik aku keluar saja, berpura-pura ada jadwal. “Hye Eun, aku pergi dulu ya, aku ada jadwal sebentar, annyeong” kataku sambil beranjak pergi dari Dorm.

*Lee Hye Eun POV*

Tiba-tiba handphone Leeteuk oppa bordering “yoboseyo?,……..” “ah, arra, tunggu ya” kata Leeteuk oppa sambil menutup pembicaraan di handphone. “ Ryeowook dan Yesung minta dijemput di kedai Handel and Greetels, aku pergi dulu ya” kata Leeteuk oppa. “ne hati-hati oppa” kataku, kulihat dibawah, Donghae oppa sudah tertidur, kami –aku dan Eunhyuk oppa-  saling bertatapan geli melihat Donghae oppa tertidur pulas, akhirnya Eunhyuk oppa beranjak dari duduk nya, dan menhampiri Donghae oppa. “yak Donghae, irreona, kalau mau tidur, di kamar saja, kau ini, lihat liurmu tesebar dimana-mana” kata Enhyuk oppa sambil menggoyang-goyangkan lengan donghae, dan berhasil,”ne aku pindah,” Dongahe oppa pindah ke kamarnya. Dan sekarang tinggalah aku dan Eunhyuk oppa. Setelah 10 menit menonton tv dalam diam seperti ini aku merasa bosan, eh? Kenapa EunHyuk oppa melihatku ? “kau bosan ya?” tanya Eunhyuk oppa, “ Ne, oppa. “ jawabku sambil cemberut. “Hye Eun jangan cemberut. Nanti cantiknya hilang loh?” kata Eunhyuk oppa sambil menjawil daguku. “hahahaha jinjja?”  kataku tertawa  “ jinjja. Kalau begitu ayo kita jalan-jalan. Kau mau kemana?” Eunhyuk oppa menawariku jalan-jalan. “ hmm, baiklah, kita ke mall ya, aku mau shopping.” Jawabku semangat. “ ok, khalkayo” kata Eunhyuk oppa.

*Lee Hyukjae POV*

Akhirnya aku bisa jalan-jalan dengan Hye Eun, ya, aku menyukai nya, bahkan aku menyayanginya. Bukan karena dia anak pemilik SM ent, tapi memang aku menyukainya. Meskipun aku tau dia menyukai Siwon, tapi aku tidak akan menyerah. Dan disinilah aku dan Hye Eun sekarang, di sebuah Mall di Seoul. Aku sudah memakai berbagai penyamaran seperti kacamata, dan syal yang menutupi mulutku. Yah memang harus kuakui, aku agak menyesal untuk mengajaknya jalan-jalan ke mall, kau tau? Dia seperti terhipnotis oleh barang-barang disini. Entah sudah berapa banyak barang yang sudah ia beli.”oppa, kau cape?”  tiba-tiba Hye Eun ada di depan ku. “eoh? Sebenarnya iya”  jawabku jujur. “hmm sudah kuduga, baiklah ayo kita balik ke dorm oppa, asisten Oh, taruh belanjaanku di mobil ya” katanya memerintah asistennya lalu menggandengku. Aku senang sekali “hmm,bagaimana kalau kita ke taman saja. Di Dorm kita pasti bosan” usulku, yah, kalo balik ke dorm, aku tidak bisa berduaan dengan nya lagi. “ hmm bukan ide yang buruk, kajja” katanya seraya berjalan. Hahaha dia benar-benar manis. Tak terasa aku tersenyum.

 # at Park #

“oppa, bolehkah aku bercerita padamu?” Tanya Hye Eun padaku, kini dia sedang menyenderkan kepalanya di bahuku. “ne, tentu saja, kau mau cerita apa?” tanyaku lembut. “kau tau oppa? Aku menyukai Siwon oppa, ah, ani, aku mencintai Siwon oppa, tapi sepertinya dia tidak.” Katanya sambil menunjukan wajah kecewa. “hmm, ne aku tau kau mencintainya. Siwon itu bukan tidak mencintaimu. Dia mencintaimu kok, tapi mungkin mencintai seperti oppa pada dongsaeng” kataku menjelsakan, lalu dia mengerutkan keningnya dan mengangkat kepalanya dari bahuku, dia duduk seperti biasa. “keunde oppa, aku mencintainya seperti yeoja pada namja” katanya menatapku. “ Hye Eun apa kau tau apa itu cinta?” dan ia tidak menjawab, dia malah termenung.

*Lee Hye Eun POV*

“ Hye Eun apa kau tau apa itu cinta?” Tanya Eunhyuk oppa padaku. Aku baru menyadarinya, aku tidak tau apa yang dimaksud cinta?  Dan yang aku pikirkan sekarang apa aku mencintai Siwon oppa? Diriku menjawab ‘ya’ tapi hatiku tidak yakin, entahlah,selama ini aku menyukai Siwon oppa karena dia tampan, tinggi, pintar, dan dia dari keluarga terpandang. Apa itu cinta? “ Hye Eun? Kenapa melamun?” Tanya Eunhyuk sambil mengibaskan tangannya di depan wajahku, “eoh? Gwaenchana oppa, aku baru menyadari betapa bodohnya aku, bahkan aku tidak tau apa itu cinta?” kataku jujur, lalu kembali menyenderkan kepalaku di bahu Eunhyuk oppa. “cinta adalah ketika kau menerima semua sifat yang ada pada diri seseorang, entah itu kebaikannya maupun keburukannya.” Kata Eunhyuk oppa, sambil menghela napas, dan melanjutkan perkataannya “ cinta bukan hanya melihat dari fisik atau status sosialnya, tapi semua yang ada pada dirinya, dirinya yang apa adanya” katanya lalu tersenyum padaku. Berarti perasaanku pada Siwon oppa bukan cinta? Lagi-lagi aku bertanya, ingin aku menanyakan jawaban dari semua ini, tapi hanya aku yang bisa menjawab pertanyaan ini. Tapi hatiku ingin sekali mendapatkan Siwon oppa. Akhirnya sebuah ide muncul di otaku. “oppa maukah kau membantuku?” tanyaku pada Eunhyuk oppa. “tentu, everything for you” katanya, akupun tersenyum. “ oppa, maukah kau menjadi namja-chinguku?” sudah kukira reaksinya akan seperti itu.

*Lee Hyuk Jae POV*

“ oppa, maukah kau menjadi namja-chinguku?” Tanya Hye Eun dengan wajah Innocent, ini seperti mimpi, tak terasa mataku membulat, dan mulutku menganga, aku shock sekaligus gembira. “iya, namja chiingu ku, tapi hanya namja-chingu bohongan, kita bersandiwara menjadi sepasang kekasih, aku ingin melihat apakah Siwon oppa akan cemburu padaku?” lanjutnya dengan wajah Innocent lagi. Setelah terbang ke langit  lalu terjun ke bumi dan masuk ke neraka. Itulah yang kurasakan, dan kurasa mataku memanas, oh andwae, jangan menangis di depannya pabo! Aku berteriak dalam hati, aku harus tegar, toh ini akan membuatnya senang. “n..ne, aku akan membantumu Hye Eun”. Dan dia langsung memelukku. “ gomawo oppa, saranghe” katanya padaku, ya aku tau kata ‘saranghe’ itu, seperti ucapan dari dongsaeng kepada oppa. aku rasa dia bahagia sekarang, meskimembantunya sama seperti mebunuh diriku sendiri secara perlahan, tapi, demi Hye Eun, aku akan melakukan nya.

# night at Dorm #

Aku sudah mengantar Hye Eun ke rumahnya, dan kini aku baru memasuki dorm dan langsung menuju kamarku dan Donghae. Namun kuurungkan ketika mencium bau makanan dari dapur “wookie, kau masak apa?” tanyaku dan wookie langsung menoleh padaku. “ah, hyung, kau sudah pulang? Aku sedang memasak Ramyeon”  kata wookie sambil melanjutkan masak nya. “aku mau juga dong wookie” kata Eunhyuk dan langsung duduk di meja makan. “ne chamkamman” kata wookie.

*Author POV*

 5 menit kemudian ramyeon ala Chef Wookie, sudah tersedia di meja makan “ jal makgetsemnida”. Eunhyuk langsung menyantap ramyeon itu tanpa ampun (?) , tidak sampai 5 menit ramyeon itu sudah habis  *buset dah,Hyukkie oppa, laper apa doyan?* sementara wookie, makan dengan tenang. “wookie, boleh aku bertanya?” Tanya Eunhyuk. Wookie hanya mengangguk. “ jika kau menyukai seorang yeoja, tapi yeoja itu menyukai orang lain, lalu dia meminta mu untuk membantunya mendekati namja yang ia suka, lalu kau membantunya, menurutmu bagaimana?” Tanya Eunhyuk bercerita panjang lebar. “hmm, jadi maksudmu cinta segitiga? Ah, kalau aku namja itu, aku tidak akan membantunya, tapi aku akan membuatnya mencintaiku, dan menyingkirkan namja itu.” Kata wookie santai. Lalu Eunhyuk menjitak wookie. “yak! Appo hyung! Aku kan menjawab pertanyaanmu” protes wookie. “ne kau memang menjawab tapi jawabanmu tidak bermutu, itu namanya egois kau tau?” Eunhyuk mulai menasihati wookie. “yang penting kan aku menjawabmu hyung” kata wookie lalu melanjutkan makannya, Eunhyuk pun menggelengkan kepalanya, dan memilih untukpergi ke kamarnya dan donghae. Ternyata di kamar, Donghae sedang membaca komik onepiece milik Eunhyuk. “hyukkie, selamat datang” kata Donghae menoleh pada Eunhyuk. “ne” kata Eunhyuk lalu langsung tiduran di ranjangnya, melihat ekspresi Eunhyuk yang agak murung donghae pun bertanya. “hyukkie? Waeyo? Ada masalahkah? Ceritakan saja padaku” kata donghae lalu duduk di sebelah ranjang Eunhyuk “aniyo, gwaenchana” kata Hyukkie, seperti biasa dia menolak untuk curhat pada couplenya ini. “hyukkie, kau selalu begitu, ayolah, akukan couplemu.” Kata Donghae menyenggol-nyenggol lengan Eunhyuk, dan akhirnya Eunhyuk pun menceritakan semuanya pada Donghae, termasuk tentang dia menyukai Hye Eun. “kau benar mencintainya hyuk?” Tanya Donghae tak percaya. “ ne, “ kata hyukkie sambil meanghela napas. “ ottohke?” katanya, “baiklah, ambil sisi positif nya hyuk, meskipun kau hanya menjadi namja-chingu bohongannya, kau bisa lebih dekat dengannya, anggaplah bahwa dia yeoja-chingu nyata mu. Dan berilah dia perilaku yang baik, hingga akhirnya dia akan luluh padamu, tunjukan kau lebih pantas dari Siwon.”jelas donghae, dan Eunhyuk megangguk setuju.

*Lee Hyuk Jae POV*

Donghae benar, semua yang dikatakan Donghae memang benar. “ kau benar hae,oh gomawo hae, kau memang couple ku” kataku kegirangan sambil memeluknya.

# Esoknya #

“jagiya, irreona, ini sudah siang.” aku mendengar suara Hye Eun, apa aku masih bermimpi? Akupun membuka mataku. Aku membelalakkan mataku, kenapa Hye Eun ada disini? “ Hye Eun apa yang kau lakukan disini?” tanyaku sambil duduk. “ untuk membangunkan mu tentunya” katanya sambil tersenyum. “sudahlah,oppa  mandi sana. Semua sudah di ruang makan, aku akan menunggumu di meja makan ya, ppali” katanya lalu pergi. Akupun pergi mandi, tetapi masih memikirkan kejadian tadi, mwo? Hye Eun memanggilku jagiya? Mungkin otakku sudah rusak pikirku, setelah mandi, aku bergegas ke meja makan, dan aku duduk bersebelahan dengan Hye Eun, di depan ku ada Siwon yang sedang makan dengan santai. Tiba-tiba Hye Eun berdiri. “oppadeul, aku ingin memberi pengumuman.” Kata Hye Eun, aku tak mengerti apa yang akan dia lakukan lalu dia menolehku dan mengedipkan 1 matanya. “mulai hari ini, aku dan Eunhyuk oppa adalah sepasang kekasih. “ katanya. Aku hanya melongo mendengar perkataannya. Hyungdeul dan dongsaengku langsung bersorak, dan satu-persatu mengucapkan selamat pada Hye Eun dan aku.

*Lee Hye eun POV*

. “mulai hari ini, aku dan Eunhyuk oppa adalah sepasang kekasih. “ kataku, dan oppadel bersorak, kulihat Eunhyuk oppa melongo, dan yang kulihat sekarang adalah Siwon oppa, dia terlihat teang-tenang saja, malah tampak tersenyum, aku kecewa, tidak ada raut cemburu di wajahnya, namun aku tidak menyerah sampai sini. “chukkae, hyuk. Wahhh, kau harus menjaga dongsaeng ku dengan baik ya” kata Siwon oppa pada Eunhyuk oppa, Eunhyuk oppa masih terlihat shock. Lalu setelah itu kami pun melanjutkan makan nya. aku pun masih penasaran dengan Siwon oppa. “oppa, aaaaa” kataku sambil menyuapkan bubur ke mulut Eunhyuk oppa, Eunhyuk oppa pun hanya menurut. “yaa, oppa, berantakan tuh” kataku sambil mengelap mulut nya dengan tisu. Dan aku kembali menoleh ke Siwon oppa. Tapi tetap saja, tidak terlihat raut cemburu di wajahnya, ia malah tertawa melihat tingkahku.setelah selesai makan akupun pergi ke sebuah taman dekat dorm suju. Saat sedang duduk sendiri, kata-kata Eunhyuk oppa kembali terngiang di telingaku. “Siwon itu bukan tidak mencintaimu. Dia mencintaimu kok, tapi mungkin mencintai seperti oppa pada dongsaeng”, hhh, aku menghela nafas, untuk menghilangkan rasa yang aku tidak tau ini. Tiba-tiba di depan ku berdiri seorang namja, akupun menolehkan kepalaku. “oppa” itu Eunhyuk oppa, ya, oppa yang selalu ada memang hanya Eunhyuk oppa. Lalu dia duduk di sebelahku. “apa yang kau lakukan?” Tanya Eunhyuk oppa. “aniyo, hanya mencari udara segar” kataku bohong. “ah, jadi menurutmu udara di dalam Dorm suju itu tercemar?” katanya sambil hamper terkekeh. “akan kuadukan ini pada Leeteuk hyung” kata Eunhyuk oppa. “hahaha aniyo, aku tidak bilang  begitu kau yang bilang oppa” kataku membela diri, yah, dekat dengan Eunhyuk oppa, bisa membuatku melupakan sejenak beban dipikiran ku. “ohya, yang tadi pagi itu hanya sandiwara ya?” Tanya Eunhyukoppa.”ne” kataku, lalu Eunhyuk oppa pun hanya ber oh ria sambil mengangguk.

*Lee Hyukjae POV*

sudah kuduga, ia hanya sandiwara. Daripada berada di taman seperti ini, membosankan. Lebih baik, jalan-jalan, tapi bukan shopping tentunya. “hei, kau mau es krim?.” Kataku. “eoh? Es Krim?? Aku mau.”  katanya, dan dia tersenyum. “ok, kajja” kataku, lalu dia menggandeng tanganku. Sebelumnya seperti biasa aku memakai alat penyamaranku, setelah selesai akupun memasuki kedai es krim itu, aku memesan rasa strawberry dan Hye Eun memesan rasa Coklat. Setelah mendapat es krim kami pun duduk di sebuah kursi dan menikmati es krim masing-masing. Setelah selesai memakan es krim. “hmm, jeongmal mashida” kata Hye Eun, haha lucu sekali dia, dia meninggalkan bekas es Krim di bibirnya. “hahahahahhahaa” tawaku memecah. “wae oppa?” Tanya Hye Eun Innocent. Akupun mengambil tisu dan mengelap bibirnya “kau meninggalkan sisa es krim di bibirmu jagi” kataku. Kulihat wajahnya sedang memerah. Eoh? Memerah? Kenapa?

*Lee Hye Eun POV*

Kenapa Eunhyuk oppa tertawa? Apa yang lucu? Lalu ia mengambil tisu dan tangannya yang sedang memegang tisu menyentuh bibirku.   “kau meninggalkan sisa es krim di bibirmu jagi”  ternyata ada sisa es krim di bibirku, eh? Kenapa perasaanku ini? Kurasa wajahku memerah sekarang. “bagaimana bisa seorang princess, meninggalkan sisa es krim di bibirnya?, dan mengapa wajahmu memerah? hahahahaha” seperti nya Eunhyuk oppa berhasil menggodaku habis-habisan, kenapa dia ini? Apa dia tertular virus Evil Kyu oppa? Ck, menyebalkan. Aku pun pura-pura ngambek, “sudahlah oppa, hentikanlah tawamu itu, gusimu sudah kering tuh” kataku. “hahaha jinjja? Biar saja, hahaha aku berhasil menggoda seorang princess, aku memang hebat” katanya melanjutkan tawanya. “ne, ne , miyan jagi” kata nya setelah tawanya reda. “ne, aku memaafkan mu oppa” kataku, bagaimana pun juga, aku tidak bisa marah padanya. Dan anehnya aku tidak risih dipanggil dengan embel-embel ‘jagi’, aku kenapa? Na do molla. “oppa kita mau kemana lagi?” tanyaku. “bagaimana kalau ke Sungai Han, di sore hari pemandangan nya indah” kata Eunhyuk oppa. “baiklah.” Dan kamipun pergi  ke sungai Han. Sesampainya disana, benar saja apa yang dikatakan Eunhyuk oppa. Pemandangannya sangat indah, aku suka tempat ini, dan seperti biasa, setelah duduk, aku menyenderkan kepalaku di bahu Eunhyuk oppa, posisi ini membuatku nyaman. “oppa, penyamaran mu payah, kau pasti bisa langsung dikenali oleh para ELF, terutama Jewels.” Komentarku. “jinjja? Habis, tadinya kan tidak berniat jalan-jalan.” Katanya. “ oh ia” katanya mengambil beberapa akar, dan bunga cantik di sekitar sungai Han, lalu ia membuatnya menjadi sebuah gelang, cantik sekali gelang itu. Lalu diapunmemegang tangan ku, dan memasang nya di tanganku. “cantik sekali” katanya sambil tersenyum. Pipiku pun kembali bersemu merah. “yang cantik itu gelangnya” lanjut Eunhyuk oppa, dan membuatku memanyunkan bibirku, “hahaha iya, gelangnya dan Hye Eun cantik, dan kau lebih cantik dari semuanya” katanya sambil mengacak pelan rambutku. Akupun tersenyum, “ohya, mau kopi? Aku membeli kopi dulu ya di kedai itu” katanya sambil menunjuk sebuah kedai kopi kecil di dekat sini. “ok”  kataku.”tunggu disitu ya, jangan kemana-mana” kata Eunhyuk oppa lagi sambil berjalan mundur dan kemudian berjalan lurus ke arah kedai kopi itu. Akupun menikmati pemandangan disni, angin nya sejuk. Lalu datanglah 2 orang yeoja. “hey kau, kami tau yang tadi itu Eunhyuk oppa. Kau siapanya?” Kata mereka sambil melipat tangan di dada. “aniyo, itu bukan Eunhyuk,  dasar pabo” kataku berbohong sambil mengalihkan pandangan ke sungai. “ ya! Apa kau bilang ? pabo?” kata salah satu yeoja itu tak terima. “ne, kalian pabo, tadi itu bukan Eunhyuk.” Jawabku bersandiwara. “hey, dengar ya, kami adalah Jewels, jadi kami tau benar Eunhyuk oppa.” Kata mereka. “terserahlah” kataku lalu beranjak pergi dan, ada yang memegang tangan ku “dengar ya! Tidak ada yang boleh merebut Eunhyuk oppa dari kami!” katanya. Lalu aku pun menoleh, salah satu dari yeoja itupun menamparku, PLAK! “jangan pernah mendekati Eunhyuk oppa lagi” sebelum aku menjawab aku di dorong dan tercebur ke Sungai, oh tidak, aku tidak bisa berenang. Aku mencoba untuk bergerak ke permukaan, sambil sesekali berteriak “tolong!”.. ‘apa aku akan mati???’

~To Be Continued ~